Jambi – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Provinsi Jambi. Kali ini, kebakaran melanda kawasan lahan gambut di Kabupaten Muaro Jambi dan Sarolangun.
Tim Satgas Karhutla Jambi masih melakukan pemadaman dan pendinginan di dua lokasi tersebut pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kondisi lahan gambut membuat proses penanganan membutuhkan perhatian khusus karena api dapat membakar lapisan bawah tanah.
Di Muaro Jambi, asap kembali muncul di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, sekitar pukul 10.39 WIB. Petugas belum melihat api di permukaan karena kebakaran diduga masih terjadi di bawah lapisan gambut.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan lokasi tersebut sebelumnya telah diblok oleh tim. Namun, asap kembali muncul di area yang berdekatan dengan titik kebakaran sebelumnya.
Sementara itu, kebakaran di Desa Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, telah berlangsung sekitar tiga hari. Petugas masih melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk mencegah munculnya kembali bara api.
Berdasarkan data BPBD Jambi, Muaro Jambi tercatat memiliki luas lahan terbakar terbesar, yakni 264,78 hektare. Sarolangun berada di posisi berikutnya dengan 143,61 hektare, sedangkan Batang Hari mencapai 95,35 hektare.
Secara keseluruhan, luas karhutla yang tercatat mencapai 658,29 hektare. Namun, angka tersebut masih berpotensi meningkat karena luas kebakaran terbaru di Muaro Jambi dan Sarolangun belum masuk dalam perhitungan.
Kondisi ini membuat penanganan karhutla Jambi perlu terus dilakukan, terutama pada kawasan gambut. Selain ancaman api, asap kebakaran juga dapat mengganggu kualitas udara dan aktivitas masyarakat. Warga sebaiknya mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan mengurangi aktivitas luar ruangan ketika kondisi udara memburuk.
FAQ
Berapa luas karhutla di Jambi?
Data BPBD Jambi yang dikutip dalam laporan tersebut mencapai 658,29 hektare. Angka ini masih dapat bertambah.
Di mana karhutla terbaru terjadi?
Kebakaran terbaru dilaporkan terjadi di Desa Persiapan Air Merah, Muaro Jambi, dan Desa Air Hitam, Sarolangun.
Mengapa kebakaran lahan gambut sulit dipadamkan?
Api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan gambut sehingga asap bisa muncul kembali setelah api permukaan padam.
Apakah asap karhutla berbahaya?
Asap karhutla dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu kesehatan. Masyarakat perlu memperhatikan informasi kualitas udara resmi.
Apa yang dilakukan Satgas Karhutla?
Tim melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan bara api tidak kembali memicu kebakaran. (*)
Editor : Fanda Yosephta









