Kemarau Jambi hingga September, Ancaman Karhutla Meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Musim kemarau di Provinsi Jambi diperkirakan masih berlangsung hingga September 2026. Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG memprediksi puncak musim kemarau 2026 berlangsung pada Juli hingga September. Untuk Jambi, periode Agustus-September menjadi masa yang perlu mendapat perhatian karena curah hujan cenderung menurun.

Ancaman karhutla juga terlihat dari kemunculan titik panas di sejumlah wilayah Jambi. Kabupaten Muaro Jambi menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena sebelumnya terdeteksi ratusan hotspot.

Baca Juga :  Keturunan Minang-Kerinci, Alumni SMA PGRI 1 Sungai Penuh Kini Duduk di DPR RI

Risiko semakin serius karena lahan gambut dapat mengering selama periode kemarau. Kebakaran di lahan gambut juga berpotensi menyebar luas dan membutuhkan proses pendinginan lebih lama.

BMKG sebelumnya memetakan Jambi sebagai salah satu wilayah yang memiliki risiko tinggi kejadian hotspot pada periode Juli-September 2026. Kondisi ini membuat pencegahan menjadi langkah penting sebelum api berkembang menjadi karhutla besar.

Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan sejumlah instansi terkait telah meningkatkan kesiapsiagaan. Satgas Karhutla Jambi juga menyiagakan puluhan pos penanganan di daerah rawan.

Baca Juga :  Wagub Abdullah Sani: Pendidikan Qur’ani Investasi Terbaik Dunia-Akhirat

Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga perlu segera melaporkan apabila menemukan titik api agar petugas dapat melakukan penanganan lebih cepat.

Kewaspadaan perlu dipertahankan hingga musim hujan kembali lebih merata. BMKG memproyeksikan kondisi kemarau dan kekeringan masih menjadi perhatian pada periode ini, terutama ketika pengaruh El Niño tetap berlangsung. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Keinginan Pisah dari Jambi dan Gabung Kembali ke Sumbar Kian Menguat? Edmanuddin dan Rombongan Kunjungi DPRD Sumbar
Antrian Pengambilan Gaji ASN di Bank Jambi Masih Terjadi, Nasabah Pertanyakan Kapan M-Banking Kembali Aktif
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya
BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026
Gubernur Al Haris Lantik 31 Kepala SMA-SMK di Jambi, Ini Daftar Lengkap Namanya
Karhutla Jambi Kembali Membara, Lahan Gambut Muaro Jambi dan Sarolangun Terbakar
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:40 WIB

Keinginan Pisah dari Jambi dan Gabung Kembali ke Sumbar Kian Menguat? Edmanuddin dan Rombongan Kunjungi DPRD Sumbar

Kamis, 3 September 2026 - 05:00 WIB

Antrian Pengambilan Gaji ASN di Bank Jambi Masih Terjadi, Nasabah Pertanyakan Kapan M-Banking Kembali Aktif

Selasa, 1 September 2026 - 21:36 WIB

ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:55 WIB

BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026

Berita Terbaru