Jakarta-Harga Bitcoin hari ini, Selasa 28 Juli 2026, kembali bergerak di zona merah. Berdasarkan data pasar kripto global, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran US$63.333 atau sekitar Rp1,142 miliar per BTC. Penurunan sekitar 2,98 persen dalam 24 jam terakhir membuat sentimen pasar kembali berhati-hati setelah reli yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Tekanan tidak hanya dialami Bitcoin. Hampir seluruh aset kripto berkapitalisasi besar ikut terkoreksi. Ethereum (ETH) turun 3,67 persen ke level US$1.881, sementara Solana (SOL) melemah 4,01 persen. XRP kehilangan 4,39 persen, Cardano (ADA) turun 6,32 persen, Dogecoin (DOGE) terkoreksi 3,53 persen, dan Chainlink (LINK) merosot 4,94 persen. Kondisi ini menunjukkan aksi jual terjadi secara luas di pasar aset digital.
Meski harga turun, dominasi Bitcoin justru masih tinggi. Saat ini dominasi BTC mencapai sekitar 58,6 persen, sedangkan Ethereum berada di kisaran 10,6 persen. Kapitalisasi pasar kripto global tercatat sekitar US$2,22 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai US$56,59 miliar. Angka tersebut menunjukkan aktivitas transaksi masih cukup besar meskipun investor cenderung mengurangi risiko.
Analis menilai pelemahan pasar kripto dipengaruhi oleh meningkatnya kehati-hatian investor menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Selain itu, pelaku pasar juga menunggu petunjuk terbaru mengenai arah kebijakan moneter yang akan memengaruhi aset berisiko, termasuk mata uang kripto.
Di sisi lain, stablecoin seperti Tether (USDT) dan USDC tetap stabil di sekitar level US$1. Stabilnya harga stablecoin menunjukkan sebagian investor memilih mengamankan dana sambil menunggu kepastian arah pasar sebelum kembali membeli aset kripto.
Sementara itu, beberapa aset masih mampu mencatatkan penguatan terbatas. UNUS SED LEO (LEO) naik sekitar 0,25 persen, sedangkan beberapa token dengan kapitalisasi lebih kecil bergerak bervariasi. Namun secara keseluruhan, sentimen pasar masih didominasi aksi ambil untung setelah reli sebelumnya.
Bagi investor, kondisi seperti ini menjadi pengingat bahwa pasar kripto memiliki volatilitas yang sangat tinggi. Pergerakan harga dapat berubah dalam waktu singkat akibat sentimen ekonomi global, regulasi, arus dana institusi, hingga perkembangan geopolitik internasional. Karena itu, manajemen risiko tetap menjadi faktor penting sebelum mengambil keputusan investasi.
Pelaku pasar kini akan mencermati perkembangan kebijakan The Fed, arus dana ke ETF Bitcoin, serta kondisi ekonomi global. Jika sentimen membaik, Bitcoin berpeluang kembali menguji level psikologis yang lebih tinggi. Sebaliknya, apabila tekanan ekonomi meningkat, pasar kripto masih berpotensi mengalami koreksi lanjutan dalam jangka pendek.
FAQ
1. Berapa harga Bitcoin hari ini 28 Juli 2026?
Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$63.333 atau sekitar Rp1,142 miliar per BTC.
2. Mengapa harga Bitcoin turun hari ini?
Penurunan dipicu aksi ambil untung dan sikap hati-hati investor menjelang keputusan suku bunga The Fed serta sentimen makroekonomi global.
3. Altcoin apa saja yang ikut turun?
Ethereum, Solana, XRP, Cardano, Dogecoin, Chainlink, Hyperliquid, dan sejumlah aset kripto lainnya sama-sama mengalami koreksi.
4. Berapa kapitalisasi pasar kripto global saat ini?
Kapitalisasi pasar kripto global berada di kisaran US$2,22 triliun dengan volume perdagangan harian sekitar US$56,59 miliar.
5. Apakah saat ini waktu yang tepat membeli Bitcoin?
Keputusan investasi bergantung pada profil risiko masing-masing investor. Mengingat volatilitas masih tinggi, investor disarankan melakukan riset dan menerapkan manajemen risiko sebelum membeli aset kripto. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









