Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Selasa, 28 Juli 2026, dengan pergerakan positif setelah sempat berada di zona merah. Sesaat setelah pembukaan, IHSG berhasil rebound sekitar 0,03 persen ke level 6.187 dan kemudian bergerak menguat seiring meningkatnya aktivitas beli pada sejumlah saham unggulan.
Sentimen positif juga tercermin pada Indeks Bisnis-27 yang berbalik menguat sekitar 0,11 persen. Dari seluruh konstituen indeks tersebut, sebanyak 14 saham berada di zona hijau, 10 saham melemah, sementara tiga saham lainnya bergerak stagnan. Kondisi ini menunjukkan optimisme investor mulai kembali muncul di awal sesi perdagangan.
Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menjadi bintang pada perdagangan pagi dengan kenaikan sekitar 2,52 persen ke level Rp8.150 per saham. Penguatan tersebut menjadikan INKP sebagai emiten dengan performa terbaik di Indeks Bisnis-27 pada awal perdagangan hari ini.
Selain INKP, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) juga menarik perhatian setelah naik sekitar 1,81 persen ke level Rp450. Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat sekitar 1,18 persen ke level Rp172 per saham. Kenaikan ketiga saham tersebut menjadi pendorong utama penguatan indeks pada sesi pembukaan.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut mencatatkan kenaikan. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menguat sekitar 0,72 persen ke level Rp7.000 per saham, sedangkan saham PT Astra International Tbk (ASII) naik sekitar 0,61 persen menjadi Rp4.940 per saham. Pergerakan ini memberikan tambahan tenaga bagi laju IHSG.
Meski demikian, tidak semua saham bergerak positif. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menjadi salah satu yang mengalami tekanan dengan penurunan sekitar 2,31 persen ke level Rp1.270. Selain itu, saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun sekitar 1,03 persen dan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah sekitar 1,01 persen.
Data perdagangan menunjukkan sebanyak 235 saham menguat, 154 saham melemah, dan 248 saham bergerak mendatar. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat berada di kisaran Rp10.898 triliun. Kondisi tersebut menunjukkan minat beli investor mulai mendominasi perdagangan pagi.
Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati berbagai sentimen global maupun domestik sepanjang hari, termasuk perkembangan ekonomi, nilai tukar rupiah, harga komoditas, hingga arah kebijakan moneter. Investor tetap disarankan melakukan analisis fundamental dan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi karena pergerakan pasar saham dapat berubah sewaktu-waktu.
FAQ
1. Berapa posisi IHSG hari ini?
IHSG dibuka rebound sekitar 0,03 persen ke level 6.187 pada perdagangan Selasa, 28 Juli 2026.
2. Saham apa yang paling menguat pagi ini?
Saham INKP menjadi penguat terbesar di Indeks Bisnis-27, disusul DEWA dan BUMI.
3. Mengapa IHSG bergerak menguat?
Penguatan didorong oleh meningkatnya aksi beli pada sejumlah saham unggulan serta membaiknya sentimen pasar di awal perdagangan.
4. Saham apa yang mengalami pelemahan?
Beberapa saham yang terkoreksi antara lain MEDC, AKRA, dan ANTM.
5. Apakah saat IHSG naik merupakan waktu yang tepat membeli saham?
Belum tentu. Keputusan investasi sebaiknya mempertimbangkan analisis fundamental, teknikal, profil risiko, dan tujuan investasi masing-masing. Artikel ini bukan merupakan ajakan membeli atau menjual saham. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









