QRIS Segera Hadir di India, Arab Saudi, dan Hong Kong, Ini Keuntungan Besarnya bagi WNI

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Bank Indonesia (BI) terus memperluas layanan pembayaran digital lintas negara melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Setelah berhasil diterapkan di beberapa negara Asia, kini BI tengah menjajaki kerja sama baru dengan India, Arab Saudi, dan Hong Kong. Langkah ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat Indonesia melakukan transaksi saat berada di luar negeri.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan pembahasan dengan India masih terus berlangsung. Sementara itu, diskusi mendalam juga dilakukan bersama otoritas Arab Saudi dan Hong Kong. Meski demikian, belum ada tanggal resmi peluncuran karena implementasi bergantung pada kesiapan regulasi, infrastruktur, serta koordinasi antarlembaga di masing-masing negara.

Saat ini, layanan QRIS lintas negara telah dapat digunakan di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China. Kehadiran jaringan baru akan memperluas kemudahan pembayaran digital bagi wisatawan, pelaku usaha, hingga pekerja Indonesia di luar negeri.

Bagi masyarakat Indonesia, perluasan QRIS memberikan sejumlah keuntungan. Pengguna tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar atau menukar mata uang sebelum bepergian. Cukup menggunakan aplikasi mobile banking atau dompet digital yang mendukung QRIS, transaksi dapat dilakukan melalui pemindaian kode QR di merchant yang telah bekerja sama.

Baca Juga :  QRIS Dipakai untuk Judi Online? BI Siapkan Sanksi hingga Cabut Izin

Perluasan ini juga dinilai penting bagi jutaan WNI yang setiap tahun melakukan perjalanan ke India, Arab Saudi, dan Hong Kong. Jemaah umrah, wisatawan, mahasiswa, hingga pekerja migran berpotensi menikmati sistem pembayaran yang lebih cepat, aman, dan praktis ketika kerja sama resmi mulai diterapkan.

Kinerja QRIS antarnegara juga menunjukkan tren positif. Pada triwulan II 2026, nilai transaksi QRIS lintas negara secara net inbound mencapai Rp1,52 triliun. Nilai tersebut berasal dari transaksi wisatawan asing di Indonesia sebesar Rp1,85 triliun dan transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri sekitar Rp330 miliar. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap sistem pembayaran digital Indonesia.

Bank Indonesia menilai pengembangan QRIS antarnegara bukan hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendorong sektor pariwisata, UMKM, perdagangan, dan ekonomi digital nasional. Semakin banyak negara yang terhubung, semakin besar peluang pelaku usaha Indonesia menerima pembayaran dari wisatawan mancanegara tanpa hambatan.

Baca Juga :  Emas Antam Kembali Naik, Ini Daftar Harga Lengkap Terbaru Hari Ini

Ke depan, masyarakat diharapkan menunggu pengumuman resmi terkait penyelesaian kerja sama dengan India, Arab Saudi, dan Hong Kong. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, QRIS akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai sistem pembayaran digital Indonesia yang mampu digunakan di berbagai negara dan mendukung transaksi lintas batas yang lebih efisien.

FAQ

Apakah QRIS sudah bisa digunakan di India, Arab Saudi, dan Hong Kong?
Belum. Saat ini Bank Indonesia masih dalam tahap pembahasan dan penjajakan kerja sama dengan otoritas di ketiga wilayah tersebut.

Negara mana saja yang sudah mendukung QRIS lintas negara?
Saat ini QRIS telah beroperasi di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China.

Apa manfaat QRIS bagi WNI di luar negeri?
Memudahkan pembayaran tanpa membawa banyak uang tunai, mempercepat transaksi, dan memanfaatkan aplikasi pembayaran Indonesia yang mendukung QRIS. (Tim)

Berita Terkait

Besok 1 November 2026, Apakah Harga BBM Naik? Ini Daftar
Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam
Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat
Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah
IHSG Dibuka Menguat ke 5.286, Saham GOTO dan BUMI Naik, The Fed Jadi Sorotan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Oktober 2026: Antam Rp2,6 Juta, Cek Tabel UBS dan Galeri 24
The Fed Tahan Suku Bunga di 4%, Rupiah Tertekan dan Investor Menanti Keputusan Berikutnya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Besok 1 November 2026, Apakah Harga BBM Naik? Ini Daftar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah

Berita Terbaru

Bisnis

Besok 1 November 2026, Apakah Harga BBM Naik? Ini Daftar

Sabtu, 31 Okt 2026 - 21:00 WIB