Emas Antam Kembali Naik, Ini Daftar Harga Lengkap Terbaru Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025). Setelah sempat stagnan sehari sebelumnya, harga emas 24 karat kini naik Rp6.000 menjadi Rp2.470.000 per gram.

Mengacu pada laman resmi Logam Mulia Antam, kenaikan juga terjadi pada harga jual kembali (buyback) emas. Buyback emas Antam hari ini berada di level Rp2.330.000 per gram, atau naik Rp6.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Untuk ukuran terkecil, emas Antam 0,5 gram dijual seharga Rp1.285.000. Sementara itu, emas ukuran besar 1 kilogram (1.000 gram) dibanderol Rp2.410.600.000.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina 16 Maret 2026 di Sumut, Sumbar dan Jambi: Pertamax hingga Dexlite Naik

Pergerakan Harga Emas Antam

Dalam rentang sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp2.416.000–Rp2.470.000 per gram. Sedangkan dalam satu bulan terakhir, pergerakannya berada pada rentang Rp2.322.000–Rp2.470.000 per gram, menunjukkan tren penguatan yang cukup konsisten.

Ketentuan Pajak Buyback

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi penjualan kembali (buyback) emas dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi saat buyback dilakukan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam 14 Januari 2026 Tembus Rp 2,665 Juta per Gram

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (Rabu, 17 Desember 2025)

0,5 gram: Rp1.285.000

1 gram: Rp2.470.000

2 gram: Rp4.880.000

3 gram: Rp7.295.000

5 gram: Rp12.125.000

10 gram: Rp24.195.000

25 gram: Rp60.362.000

50 gram: Rp120.645.000

100 gram: Rp241.212.000

250 gram: Rp602.765.000

500 gram: Rp1.205.320.000

1.000 gram: Rp2.410.600.000

Kenaikan harga emas ini kembali menjadikan logam mulia sebagai salah satu instrumen investasi yang diminati di tengah dinamika ekonomi global.

Berita Terkait

Cara Melindungi Aset dari Inflasi, Strategi Investasi yang Banyak Dicari pada 2026
Dreame Rilis 3 Smart Home Premium di Indonesia, Robot Vacuum hingga Air Purifier Canggih
Laba Manulife Indonesia Melonjak 161,5% Jadi Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025
BCA Resmi Membagikan Dividen Interim Rp2,46 Triliun, Pemegang Saham BBCA Cairkan Dana Mulai 26 Juni 2026
Industri Kayu Bangkit! BRI Siapkan Kredit Bunga 6% dan Solusi Digital QLola, Peluang Bisnis Miliaran Terbuka di 2026
Health Insurance Premiums Keep Climbing, Forcing Americans to Review Their Coverage
IHSG Ambruk ke Level Terendah 5 Tahun, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun, Ancaman MSCI Bikin Pasar Berguncang
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ini 5 Dampak Besar yang Mengancam Ekonomi Indonesia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:00 WIB

Cara Melindungi Aset dari Inflasi, Strategi Investasi yang Banyak Dicari pada 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Dreame Rilis 3 Smart Home Premium di Indonesia, Robot Vacuum hingga Air Purifier Canggih

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:30 WIB

Laba Manulife Indonesia Melonjak 161,5% Jadi Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:17 WIB

BCA Resmi Membagikan Dividen Interim Rp2,46 Triliun, Pemegang Saham BBCA Cairkan Dana Mulai 26 Juni 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

Industri Kayu Bangkit! BRI Siapkan Kredit Bunga 6% dan Solusi Digital QLola, Peluang Bisnis Miliaran Terbuka di 2026

Berita Terbaru