Danantara Bentuk Raksasa Manajemen Aset BUMN Lewat Merger 4 Perusahaan Pelat Merah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI-Danantara Indonesia resmi melakukan konsolidasi besar di sektor pengelolaan investasi dengan menggabungkan empat perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang manajemen aset menjadi satu entitas.

Empat perusahaan yang digabungkan meliputi PNM Investment Management, BNI Asset Management, BRI Manajemen Investasi, dan Mandiri Manajemen Investasi.

Dalam proses merger tersebut, Mandiri Manajemen Investasi ditetapkan sebagai surviving entity, yaitu perusahaan yang tetap berdiri dan menjadi entitas utama hasil penggabungan.

Keputusan ini diambil dalam rapat yang dihadiri CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir pada Selasa (7/7/2026).


Tujuan Merger Empat BUMN Manajemen Aset

Danantara menjelaskan bahwa merger ini merupakan bagian dari strategi transformasi BUMN untuk membangun sistem pengelolaan aset negara yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi.

Melalui konsolidasi tersebut, seluruh portofolio investasi dari perusahaan-perusahaan yang bergabung diharapkan dapat dikelola secara lebih profesional sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi negara.

Selain meningkatkan efisiensi operasional, langkah ini juga bertujuan memperkuat tata kelola perusahaan dan meningkatkan daya saing industri pengelolaan investasi nasional.


Dony Oskaria: Bukan Sekadar Penyederhanaan

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa proses penyederhanaan struktur perusahaan bukan menjadi tujuan utama.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina Terbaru 25 Maret 2026, Cek Pertamax, Dexlite di Jakarta, Sumbar, Jambi

Menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana aset-aset milik BUMN dapat dikelola secara optimal sehingga mampu menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi negara.

Ia menyebut pengelolaan aset yang terintegrasi akan membuka peluang peningkatan produktivitas sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.


Berpotensi Menjadi Perusahaan Manajemen Aset Terbesar di Indonesia

Dengan bergabungnya empat perusahaan pelat merah tersebut, Danantara menargetkan terbentuknya perusahaan manajemen aset terbesar di Indonesia.

Perusahaan hasil merger diharapkan memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:

Integrasi Portofolio Investasi

Seluruh aset investasi BUMN dapat dikelola dalam satu sistem yang lebih terkoordinasi.

Efisiensi Operasional

Penggabungan perusahaan memungkinkan pengurangan biaya operasional serta menghilangkan duplikasi fungsi yang selama ini terjadi.

Tata Kelola Lebih Profesional

Struktur organisasi yang lebih sederhana diharapkan meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan dan transparansi pengelolaan investasi.

Meningkatkan Daya Tarik Investor

Skala perusahaan yang lebih besar diyakini mampu meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun internasional terhadap pengelolaan aset negara.


Dampak bagi Perekonomian Nasional

Danantara berharap konsolidasi ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.

Optimalisasi pengelolaan aset negara diyakini akan meningkatkan produktivitas BUMN, memperbesar potensi investasi, serta mendukung pembiayaan berbagai proyek strategis nasional.

Selain itu, perusahaan hasil merger diharapkan mampu menjadi pemain utama di industri manajemen investasi Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia di sektor jasa keuangan.

Baca Juga :  Premi Asuransi Mobil TLO 2026 Mulai Rp500 Ribu, Simak Rinciannya

Bagian dari Transformasi Besar BUMN

Merger empat perusahaan manajemen aset ini menjadi salah satu langkah lanjutan transformasi BUMN yang tengah dijalankan Danantara.

Sebelumnya, pemerintah juga melakukan berbagai konsolidasi di sejumlah sektor strategis untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola perusahaan, dan mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan BUMN yang lebih kompetitif, profesional, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun global.

FAQ

Perusahaan mana saja yang digabungkan Danantara?

PNM Investment Management, BNI Asset Management, BRI Manajemen Investasi, dan Mandiri Manajemen Investasi.

Perusahaan mana yang menjadi entitas utama?

Mandiri Manajemen Investasi ditetapkan sebagai surviving entity dalam proses merger.

Apa tujuan merger ini?

Untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, mengintegrasikan pengelolaan aset negara, serta meningkatkan daya tarik investasi.

Apakah merger memengaruhi layanan kepada nasabah?

Belum ada informasi mengenai perubahan layanan. Proses konsolidasi difokuskan pada penguatan struktur perusahaan dan pengelolaan aset.

Apa manfaat merger bagi negara?

Merger diharapkan mengoptimalkan pengelolaan aset BUMN, meningkatkan produktivitas, memperbesar nilai investasi, dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

OJK Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok Sensus Ekonomi 2026
Ancaman AI Canggih Bikin Bank Waspada, Layanan ATM dan M-Banking Bisa Dihentikan
Kepala BKN Perjuangkan Single Salary ASN, Benarkah PNS dan PPPK Tak Lagi Menderita Saat Pensiun?
81 BPR dan BPRS Resmi Digabung, OJK Perkuat Perbankan Daerah Lewat Konsolidasi
SPTJM Insentif Guru Non ASN 2026 Belum Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
BI Siapkan Skema Win-Win, Perry Warjiyo Janji Naikkan Bunga Simpanan Pemerintah
Daftar Mi Instan Terbaik Dunia 2026 Versi Smarter Ranking, Indomie Masuk 2 Besar
Nasib Pensiun PPPK Mulai Terungkap, Pemerintah Siapkan Skema Penghargaan ASN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Danantara Bentuk Raksasa Manajemen Aset BUMN Lewat Merger 4 Perusahaan Pelat Merah

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:00 WIB

OJK Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kepala BKN Perjuangkan Single Salary ASN, Benarkah PNS dan PPPK Tak Lagi Menderita Saat Pensiun?

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

81 BPR dan BPRS Resmi Digabung, OJK Perkuat Perbankan Daerah Lewat Konsolidasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:00 WIB

SPTJM Insentif Guru Non ASN 2026 Belum Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru