Anugerah KPID 2025 Dorong Transparansi dan Mutu Penyiaran, Wagub Sani Beri Apresiasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 03:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI — Malam Anugerah KPID Provinsi Jambi Tahun 2025 berlangsung meriah di Gedung Putih Grand Kemas. Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang dinilai berkontribusi meningkatkan kualitas informasi publik dan penyiaran di daerah.

Dalam pidatonya, Wagub Sani menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi dorongan untuk memperkuat ekosistem informasi publik. “Selamat kepada seluruh badan publik dan lembaga penyiaran yang malam ini menerima penghargaan. Mereka telah menunjukkan komitmen sebagai lembaga yang informatif, transparan, dan berupaya meningkatkan kualitas layanan informasi,” ujar Sani.

Ia menekankan bahwa transparansi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. “Badan publik harus menyediakan informasi yang valid dan mudah diakses. Pelayanan informasi harus transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Baca Juga :  Wagub Sani: MTQ Bukan Hanya Lomba, Tapi Fondasi Peradaban Berbasis Al-Qur’an

Wagub Sani juga mengingatkan tantangan yang dihadapi media daerah di tengah derasnya konten digital yang tidak selalu mengikuti aturan penyiaran. “Lembaga penyiaran di daerah harus menjawab tantangan digital. Mereka harus profesional dan menjaga etika siaran agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan berimbang,” katanya.

Ketua KPID Provinsi Jambi, Kemas Al Fajri, menegaskan bahwa Anugerah KPID merupakan bagian dari evaluasi kepatuhan lembaga penyiaran pada regulasi. “Jika suatu program melanggar P3SPS, tentu tidak bisa dinominasikan. Anugerah ini memastikan lembaga penyiaran berjalan sesuai aturan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jambi Mantapkan Penerapan Pidana Kerja Sosial, Al Haris: Lebih Humanis dan Efektif

Ia menambahkan bahwa dominasi platform digital menjadi ancaman bagi penyiaran konvensional yang diwajibkan membayar izin dan mengikuti regulasi ketat. “Platform digital sering terbuka tanpa batasan. Karena itu lembaga penyiaran harus menjaga kualitas dan marwah penyiaran daerah,” katanya.

Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, mengapresiasi komitmen Jambi dalam menjaga kualitas siaran. “Penyiaran bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menggerakkan potensi daerah. Televisi dan radio harus mampu memperkuat jati diri daerah,” ujarnya.

Anugerah KPID 2025 memberikan 23 penghargaan, termasuk kategori Kepala Daerah Peduli Penyiaran, Program Berita Terbaik, Program Bahasa Daerah Terbaik, hingga Lembaga Penyiaran Terbaik seperti Jek TV, TVRI Jambi, Indosiar, dan sejumlah radio lokal.(ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Kisah Warga Jambi Korban Penipuan di Kamboja, Dipulangkan dengan Bantuan Gubernur
Wako Alfin Temui Wamenkes, Usulkan Tambahan Dokter Spesialis
Gubernur Al Haris Targetkan HKTI Jadi Penggerak Ekonomi Pertanian
Program Kampung Bahagia Jambi Dapat Apresiasi Wamendagri
Buku “Babad Alas” Dibedah di UNJA, Bima Arya Ungkap Realita Kepemimpinan
Gubernur Al Haris Tegaskan RKPD Jambi Harus Selaras dengan Program Nasional
Marak Penipuan Digital, TP-PKK Jambi Edukasi Investasi Aman dan Legal
Nilai IPS Jambi 2,68, Sekda Sudirman Dorong OPD Tingkatkan Kualitas Data Statistik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:00 WIB

Kisah Warga Jambi Korban Penipuan di Kamboja, Dipulangkan dengan Bantuan Gubernur

Kamis, 16 April 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Temui Wamenkes, Usulkan Tambahan Dokter Spesialis

Kamis, 16 April 2026 - 06:00 WIB

Gubernur Al Haris Targetkan HKTI Jadi Penggerak Ekonomi Pertanian

Kamis, 16 April 2026 - 04:00 WIB

Program Kampung Bahagia Jambi Dapat Apresiasi Wamendagri

Kamis, 16 April 2026 - 02:16 WIB

Buku “Babad Alas” Dibedah di UNJA, Bima Arya Ungkap Realita Kepemimpinan

Berita Terbaru