Biaya Operasi Tumor dan Kanker 2026 Terbaru, Mulai Jutaan hingga Ratusan Juta Rupiah, Apakah Ditanggung BPJS Kesehatan?

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Biaya operasi tumor dan kanker menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari masyarakat Indonesia. Pasalnya, tindakan operasi sering menjadi langkah utama dalam penanganan berbagai jenis tumor maupun kanker, mulai dari kanker payudara, kanker usus, kanker tiroid, kanker otak, hingga tumor jinak yang berpotensi berkembang menjadi ganas. Besarnya biaya operasi sangat bergantung pada jenis penyakit, tingkat keparahan, rumah sakit, dokter spesialis, teknologi yang digunakan, serta lama perawatan pasien.

Di Indonesia, biaya operasi tumor dan kanker sangat bervariasi. Untuk operasi tumor sederhana di rumah sakit pemerintah, biaya dapat dimulai dari sekitar Rp10 juta hingga Rp30 juta. Sementara itu, operasi kanker yang lebih kompleks di rumah sakit swasta dapat mencapai Rp50 juta hingga lebih dari Rp200 juta. Pada kasus tertentu, seperti operasi tumor otak, kanker pankreas, atau kanker hati, total biaya pengobatan dapat melebihi Rp300 juta apabila ditambah kemoterapi, radioterapi, pemeriksaan laboratorium, CT Scan, MRI, obat-obatan, dan rawat inap.

Selain tindakan operasi, pasien juga harus mempertimbangkan biaya pemeriksaan sebelum operasi. Dokter biasanya akan meminta pasien menjalani tes darah, biopsi, USG, CT Scan, MRI, rontgen, hingga konsultasi dengan dokter spesialis anestesi. Setelah operasi selesai, pasien masih memerlukan kontrol rutin, obat-obatan, rehabilitasi medis, bahkan terapi lanjutan apabila ditemukan sel kanker yang masih aktif.

Kabar baiknya, peserta BPJS Kesehatan dapat memperoleh layanan operasi tumor dan kanker tanpa dipungut biaya apabila memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku. BPJS Kesehatan menanggung operasi kanker maupun tumor yang memiliki indikasi medis sesuai ketentuan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Peserta wajib memiliki status kepesertaan aktif dan mengikuti alur pelayanan mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), kemudian mendapatkan rujukan ke rumah sakit yang memiliki dokter spesialis bedah onkologi atau spesialis terkait.

Baca Juga :  Premi Mulai Rp100 Ribu, Ini Asuransi Kesehatan Terbaik 2026 yang Layak Dipertimbangkan untuk Perlindungan Keluarga

Apabila pasien datang melalui prosedur yang benar, BPJS Kesehatan juga dapat menanggung berbagai pemeriksaan penunjang, tindakan operasi, rawat inap sesuai kelas kepesertaan, obat-obatan yang masuk dalam formularium nasional, hingga kemoterapi maupun radioterapi sesuai indikasi medis. Namun, layanan di luar ketentuan JKN, seperti naik kelas perawatan atas permintaan sendiri atau penggunaan obat tertentu yang tidak masuk dalam daftar manfaat, dapat dikenakan biaya tambahan kepada pasien.

Biaya operasi kanker juga berbeda berdasarkan jenis penyakit. Operasi kanker payudara umumnya berkisar Rp20 juta hingga Rp80 juta untuk pasien umum. Operasi kanker tiroid dapat mencapai Rp25 juta hingga Rp70 juta. Operasi kanker usus besar berkisar Rp40 juta hingga Rp150 juta. Sementara operasi tumor otak menjadi salah satu yang paling mahal dengan kisaran Rp80 juta hingga lebih dari Rp300 juta tergantung tingkat kesulitan operasi dan fasilitas rumah sakit. Harga tersebut hanyalah estimasi karena setiap rumah sakit memiliki tarif pelayanan yang berbeda.

Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan ketika muncul gejala yang mengarah pada tumor atau kanker. Benjolan yang terus membesar, perdarahan tanpa sebab jelas, berat badan turun drastis, nyeri berkepanjangan, batuk tidak kunjung sembuh, perubahan bentuk tahi lalat, hingga gangguan pencernaan yang berlangsung lama perlu segera diperiksa. Semakin cepat kanker ditemukan, semakin besar peluang keberhasilan pengobatan dan semakin rendah risiko komplikasi.

Selain menjalani operasi, pasien juga disarankan menerapkan pola hidup sehat selama masa pemulihan. Konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, berhenti merokok, membatasi konsumsi alkohol, menjaga berat badan ideal, serta rutin melakukan kontrol ke dokter menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan. Dukungan keluarga juga berperan besar untuk membantu pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.

Baca Juga :  Kemensos Ungkap Syarat Reaktivasi BPJS PBI: Wajib Foto Rumah dan Token Listrik

Bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan, biaya operasi tumor dan kanker dapat menjadi beban finansial yang sangat besar. Oleh karena itu, memiliki perlindungan kesehatan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko pengeluaran medis yang tinggi di masa mendatang. Dengan mengikuti prosedur pelayanan yang benar, peserta BPJS Kesehatan berkesempatan memperoleh layanan operasi kanker secara komprehensif tanpa harus mengeluarkan biaya operasi.

Meskipun demikian, setiap pasien memiliki kondisi medis yang berbeda. Jenis operasi, lama tindakan, teknologi yang digunakan, hingga terapi lanjutan akan ditentukan oleh dokter berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh. Karena itu, masyarakat disarankan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis apabila mengalami gejala yang mengarah pada tumor atau kanker agar mendapatkan diagnosis dan penanganan sedini mungkin.

FAQ

1. Berapa biaya operasi tumor di Indonesia?
Biaya operasi tumor berkisar mulai Rp10 juta hingga lebih dari Rp100 juta, tergantung jenis tumor, rumah sakit, dan tingkat kesulitan operasi.

2. Berapa biaya operasi kanker?
Operasi kanker dapat menghabiskan biaya sekitar Rp20 juta hingga lebih dari Rp300 juta, tergantung lokasi kanker, metode operasi, dan terapi lanjutan.

3. Apakah operasi tumor ditanggung BPJS Kesehatan?
Ya. Operasi tumor ditanggung BPJS Kesehatan apabila memiliki indikasi medis dan pasien mengikuti prosedur rujukan JKN.

4. Apakah operasi kanker gratis dengan BPJS?
Peserta BPJS Kesehatan dapat memperoleh layanan operasi kanker tanpa biaya sesuai manfaat yang dijamin Program JKN.

5. Apa saja yang memengaruhi biaya operasi kanker?
Jenis kanker, stadium penyakit, rumah sakit, dokter spesialis, teknologi operasi, lama rawat inap, obat-obatan, dan terapi lanjutan.

6. Apakah kemoterapi juga ditanggung BPJS?
Kemoterapi dan radioterapi dapat ditanggung BPJS Kesehatan sesuai indikasi medis dan ketentuan yang berlaku. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Biaya Operasi Amandel 2026: Mulai Rp5 Juta hingga Rp30 Juta, Bisa Gratis Pakai BPJS Kesehatan
Biaya Operasi Batu Ginjal 2026 Terbaru: Mulai Rp6 Juta hingga Rp150 Juta, Bisakah Gratis Pakai BPJS?
Biaya Operasi Hernia 2026 Terbaru, Mulai Rp7 Juta hingga Rp30 Juta, Gratis dengan BPJS? Ini Penjelasan Lengkapnya
Medical Check-Up Tahunan, Berapa Biayanya dan Apa Saja Manfaatnya?
Inflasi Medis 2026 Naik, Mengapa Premi Asuransi Kesehatan Ikut Mahal?
BPJS Kesehatan Bakal Dapat Tambahan Dana Tahun Depan, Simak Dampaknya bagi Peserta
RSPI Group Rekrut Karyawan Baru, Simak Daftar Posisi dan Kualifikasinya
Saldo JHT Bisa Dicairkan Saat Masih Bekerja, Ini Syarat dan Caranya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:00 WIB

Biaya Operasi Tumor dan Kanker 2026 Terbaru, Mulai Jutaan hingga Ratusan Juta Rupiah, Apakah Ditanggung BPJS Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:30 WIB

Biaya Operasi Amandel 2026: Mulai Rp5 Juta hingga Rp30 Juta, Bisa Gratis Pakai BPJS Kesehatan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:23 WIB

Biaya Operasi Batu Ginjal 2026 Terbaru: Mulai Rp6 Juta hingga Rp150 Juta, Bisakah Gratis Pakai BPJS?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 03:00 WIB

Biaya Operasi Hernia 2026 Terbaru, Mulai Rp7 Juta hingga Rp30 Juta, Gratis dengan BPJS? Ini Penjelasan Lengkapnya

Senin, 29 Juni 2026 - 17:00 WIB

Medical Check-Up Tahunan, Berapa Biayanya dan Apa Saja Manfaatnya?

Berita Terbaru

Ekonomi

GoTo Buka Suara soal Isu PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:00 WIB