BSI Tingkatkan Kualitas BYOND 2026, Transaksi Makin Cepat dan Stabil untuk 23 Juta Nasabah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat transformasi digitalnya dengan meningkatkan kualitas layanan aplikasi BYOND. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengalaman transaksi yang lebih cepat, aman, dan stabil bagi jutaan nasabah di seluruh Indonesia.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan peningkatan kualitas layanan digital telah dilakukan sejak April 2026. Modernisasi infrastruktur teknologi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadapi lonjakan transaksi dan pertumbuhan jumlah pengguna aplikasi BYOND.

Menurut Anggoro, kapasitas sistem teknologi informasi BSI saat ini berada pada tingkat pemanfaatan sekitar 2,5 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa BSI memiliki ruang kapasitas yang sangat besar untuk mengakomodasi peningkatan aktivitas transaksi tanpa mengganggu kenyamanan nasabah.

Perbaikan infrastruktur juga berdampak langsung terhadap kecepatan proses operasional. Salah satunya terlihat pada proses akhir bulan yang kini dapat diselesaikan jauh lebih cepat dibandingkan sistem sebelumnya. Hal ini menjadi penting mengingat transaksi digital terus meningkat dari waktu ke waktu.

Data per Maret 2026 menunjukkan jumlah pengguna aktif bulanan BYOND mencapai 9,8 juta orang. Angka tersebut melonjak sekitar 180 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 3,5 juta pengguna. Seiring pertumbuhan tersebut, total transaksi digital melalui BYOND mencapai 199 juta transaksi dengan nilai sekitar Rp200 triliun.

Baca Juga :  Masa Depan QRIS dan Pembayaran Digital di Indonesia, Peluang Besar bagi UMKM dan Industri Fintech

BSI saat ini juga melayani lebih dari 23 juta nasabah. Karena itu, perusahaan memastikan sistem digital yang digunakan mampu menjaga stabilitas layanan meski terjadi lonjakan transaksi pada momen tertentu seperti awal bulan, hari raya, maupun periode pembayaran gaji.

Selain meningkatkan performa aplikasi, BSI menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih nyaman melalui konsep seamless banking. Nasabah dapat mengakses berbagai layanan seperti transfer, pembayaran, zakat, investasi emas digital, hingga kebutuhan sosial keuangan syariah dalam satu aplikasi tanpa proses yang rumit.

Di sisi inovasi, sistem baru berbasis data memungkinkan BSI mempercepat pengembangan berbagai layanan digital. Beberapa layanan yang terus diperkuat antara lain investasi emas digital, pendaftaran haji dan umrah, serta fitur ZISWAF yang lebih personal dan transparan bagi masyarakat.

Untuk menjaga keamanan data nasabah, BSI menerapkan sistem perlindungan berlapis yang didukung teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Teknologi ini mampu mendeteksi aktivitas transaksi yang tidak wajar secara real time sehingga potensi risiko keamanan dapat diminimalkan.

Baca Juga :  Pinjam Uang Online di Shopee via SPinjam, Ini Syarat dan Caranya

Komitmen transformasi digital tersebut juga didukung peningkatan investasi teknologi informasi secara berkelanjutan. Setelah mengalokasikan investasi IT sebesar Rp1,12 triliun pada 2023 dan meningkat menjadi Rp1,55 triliun pada 2025, BSI memastikan modernisasi sistem, penguatan keamanan siber, dan pengembangan jaringan digital akan terus menjadi prioritas utama pada tahun 2026.

FAQ

Apa itu BYOND by BSI?
BYOND adalah aplikasi superapp perbankan digital milik BSI yang menggantikan BSI Mobile secara bertahap sejak November 2024.

Berapa jumlah pengguna BYOND saat ini?
Per Maret 2026, pengguna aktif bulanan BYOND mencapai 9,8 juta orang.

Berapa nilai transaksi BYOND?
Total transaksi melalui BYOND mencapai 199 juta transaksi dengan nilai sekitar Rp200 triliun.

Apa keunggulan terbaru BYOND?
Lebih cepat, stabil, aman, memiliki sistem keamanan berbasis AI, serta mendukung berbagai layanan keuangan syariah dalam satu aplikasi.

Bagaimana keamanan data nasabah?
BSI menggunakan sistem keamanan berlapis dan Fraud Detection System berbasis AI yang memantau transaksi secara real time. (Tim)

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi
Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Jadi Ketua IDA22, Ini Tugasnya
Pemerintah Gratiskan Sertifikat Hak Milik 2026, Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya
PKH hingga BPNT Masih Cair Agustus 2026, Simak Cara Cek Status Penerima
8 Motor Listrik TKDN 40 Persen Terbaik 2026, Siap Bersaing dan Berpotensi Dapat Subsidi
MK Putuskan Dana Pendidikan Tak Boleh Lagi Biayai Program MBG
Superbank Raup Laba Rp182,6 Miliar pada Semester I 2026
BLT Kesra Rp900.000 Agustus 2026 Cair atau Tidak? Simak Informasi Terbarunya
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Jadi Ketua IDA22, Ini Tugasnya

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Pemerintah Gratiskan Sertifikat Hak Milik 2026, Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya

Senin, 3 Agustus 2026 - 00:05 WIB

PKH hingga BPNT Masih Cair Agustus 2026, Simak Cara Cek Status Penerima

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:00 WIB

8 Motor Listrik TKDN 40 Persen Terbaik 2026, Siap Bersaing dan Berpotensi Dapat Subsidi

Berita Terbaru