Sampah Menumpuk di Lempur, Warga Desak Penyemprotan Pestisida demi Cegah Penyakit

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – Di tengah geliat wisata Lempur, Kecamatan Gunung Raya, persoalan sampah kembali mencuat. Area tempat pembuangan akhir (TPA) di kawasan tersebut dikeluhkan warga karena belum dilakukan penyemprotan pestisida untuk menekan populasi lalat dan nyamuk yang muncul dari timbunan sampah.

Jon Hendri, warga yang pertama kali melaporkan kondisi ini, menyebut situasi tersebut cukup mengkhawatirkan. Menurutnya, tanpa penanganan segera, kawasan TPA bisa menjadi sumber penyakit bagi warga sekitar maupun pengunjung.

Baca Juga :  Pengabdian Berbuah Manis, Pidsus Kejari Sungai Penuh Sabet Peringkat I Wilayah Hukum Kejati Jambi

“Jika tidak disemprot, dikhawatirkan membawa dampak buruk bagi kesehatan. Lalat dan nyamuk dari tumpukan sampah bisa menyebarkan berbagai jenis penyakit,” ujarnya, Sabtu (22/11).

Ancaman Bagi Kawasan Wisata

Lempur selama ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk wisata alam Gunung Raya, mulai dari Danau Kaco hingga jalur pendakian. Warga menilai citra wisata daerah dapat terganggu jika kebersihan lingkungan tidak terjaga.

“Kawasan wisata itu harus bersih dan sehat. Sampah yang tidak tertangani dengan baik bisa merusak kesan wisatawan dan membahayakan masyarakat,” kata Jon Hendri.

Baca Juga :  Pembinaan Sepak Bola Kerinci Dipertanyakan, Tim Hilir Tak Masuk Daftar Peserta JSFL

Warga berharap pemerintah setempat segera melakukan penyemprotan pestisida, penataan ulang pengelolaan sampah, serta pengawasan rutin agar masalah kesehatan dan estetika kawasan wisata dapat dihindari.

Hingga kini, pemerintah kecamatan maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Namun warga berharap respons cepat demi menjaga kebersihan dan citra wisata Lempur.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Rahasia Panen Kayu Manis Kerinci: Kulit Halus, Wangi Tahan Lama
Mobil Terjun ke Jurang di Pendakian Bukit Tengah Siulak, Sopir Dilarikan ke Puskesmas
Pipa 400 Inci Pecah di Jernih Jaya, Distribusi Air Perumda Cabang Gunung Tujuh Sementara Terganggu
School of Leadership Warnai Milad ke-79 HMI di Sungai Penuh
Murison Hadiri Rakerda LPTQ Jambi 2026, Kerinci Siap Perkuat Pembinaan Qurani
RDTR 2026 Disusun, Pemkot Sungai Penuh Tekankan Zonasi Jelas
Pemkab Kerinci dan PT KMH Tebar Ikan Endemik di Danau Kerinci
Distribusi Air Terganggu, Perumda Jadwalkan Pengurasan IPA Pendung Semurup 15 Februari 2026
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:07 WIB

Rahasia Panen Kayu Manis Kerinci: Kulit Halus, Wangi Tahan Lama

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:47 WIB

Mobil Terjun ke Jurang di Pendakian Bukit Tengah Siulak, Sopir Dilarikan ke Puskesmas

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:58 WIB

Pipa 400 Inci Pecah di Jernih Jaya, Distribusi Air Perumda Cabang Gunung Tujuh Sementara Terganggu

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:28 WIB

School of Leadership Warnai Milad ke-79 HMI di Sungai Penuh

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:30 WIB

Murison Hadiri Rakerda LPTQ Jambi 2026, Kerinci Siap Perkuat Pembinaan Qurani

Berita Terbaru

Nasional

Fenomena Blood Moon Akan Terangi Langit Indonesia Awal Maret

Sabtu, 28 Feb 2026 - 03:02 WIB

Teknologi

Layak Ganti? Ini Beda Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra

Jumat, 27 Feb 2026 - 23:30 WIB