Arab Saudi Umumkan Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Terbaik Dari Negara Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBAL-Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi mengumumkan para penerima penghargaan Labbaitom Award 2026, sebuah ajang apresiasi bergengsi yang diberikan kepada negara, maskapai penerbangan, dan penyelenggara layanan haji yang dinilai berhasil memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah selama musim haji 1447 Hijriah.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara tahunan Khatama Musk yang berlangsung di Kota Makkah dan dihadiri langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, bersama para pejabat serta perwakilan kantor urusan haji dari berbagai negara.

Dalam hasil penghargaan tahun ini, Malaysia kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan tertinggi atau Diamond Award. Sementara Indonesia, yang merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, belum berhasil masuk dalam daftar penerima penghargaan di berbagai kategori yang diumumkan.

Malaysia Kembali Jadi Penyelenggara Haji Terbaik

Berdasarkan hasil resmi Labbaitom Award 2026, penghargaan Diamond Award diberikan kepada tiga negara yang dinilai memiliki tata kelola layanan haji terbaik, yakni Malaysia, Irak, dan Ethiopia.

Keberhasilan Malaysia mempertahankan penghargaan tersebut menjadi sorotan karena merupakan kali kelima secara berturut-turut negara jiran itu menerima pengakuan dari Pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga :  Aturan Baru Umrah 2026: Jemaah Wajib Pulang Sebelum 18 April

Selain kategori Diamond Award, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah negara lain dalam kategori emas, perak, dan perunggu berdasarkan kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah haji.

Daftar Penerima Labbaitom Award 2026

Diamond Award

  • Malaysia
  • Republik Irak
  • Ethiopia

Penghargaan Emas

  • Djibouti
  • Uni Komoro
  • Turki

Penghargaan Perak

  • Maroko
  • Oman
  • Mesir

Penghargaan Perunggu

  • Aljazair
  • Tunisia
  • Singapura

Teknologi AI Jadi Kunci Keberhasilan Malaysia

Menteri di Jabatan Perdana Menteri Malaysia, Dr. Zulkifli Hasan, menyebut keberhasilan negaranya tidak lepas dari inovasi layanan yang dilakukan oleh Lembaga Tabung Haji Malaysia.

Menurutnya, pengelolaan haji Malaysia saat ini menggabungkan sistem pelayanan konvensional dengan teknologi digital modern, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Teknologi tersebut diterapkan melalui berbagai aplikasi digital yang membantu menjawab kebutuhan jemaah secara cepat dan real time selama berada di Tanah Suci.

Selain pemanfaatan AI, Malaysia juga menjalankan sejumlah program pendukung seperti Green Hajj, kampanye kebersihan lingkungan, peningkatan layanan kesehatan, hingga evaluasi menyeluruh setiap musim haji sebagai dasar perbaikan layanan tahun berikutnya.

Baca Juga :  Rezeki Nomplok Jemaah Haji Aceh 2026, Tiap Orang Terima Rp9,2 Juta dari Wakaf Baitul Asyi di Makkah

Indonesia Belum Masuk Daftar Penghargaan

Absennya nama Indonesia dalam daftar penerima penghargaan menjadi perhatian mengingat Indonesia merupakan negara dengan kuota jemaah haji terbesar di dunia setiap tahunnya.

Meski demikian, tidak masuknya Indonesia dalam daftar penghargaan bukan berarti kualitas layanan haji nasional buruk. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah indikator tertentu yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, termasuk aspek inovasi, komunikasi, efisiensi pelayanan, serta kepuasan jemaah.

Pemerintah Indonesia sendiri terus melakukan berbagai pembenahan dalam penyelenggaraan ibadah haji, termasuk peningkatan layanan akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga digitalisasi sistem pelayanan jemaah.

Arab Saudi Mulai Persiapan Haji 1448 H

Dalam kesempatan yang sama, Arab Saudi juga menyerahkan dokumen pengaturan awal kepada seluruh kantor urusan haji negara peserta sebagai tanda dimulainya persiapan musim haji 1448 Hijriah.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses kontrak layanan, akomodasi, transportasi, serta kebutuhan operasional lainnya dapat disiapkan lebih awal dan lebih terstruktur.

Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan jemaah akan terus menjadi prioritas utama sejalan dengan visi modernisasi pelayanan haji yang dicanangkan dalam Saudi Vision 2030.

Berita Terkait

10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements
WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya
Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap
APBN Malaysia 2027: Subsidi Diperketat, Penghematan Dikembalikan ke Rakyat, Biaya Hidup Jadi Fokus
US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026
Ronaldo Cetak Rekor Baru
Kisah Hui Ka Yan: Dari Miliarder Dunia, Kini Divonis Seumur Hidup
Guardiola Ungkap Masa Sulit di Man City
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 05:00 WIB

10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements

Kamis, 3 September 2026 - 18:04 WIB

WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya

Selasa, 1 September 2026 - 19:12 WIB

Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap

Selasa, 1 September 2026 - 07:00 WIB

APBN Malaysia 2027: Subsidi Diperketat, Penghematan Dikembalikan ke Rakyat, Biaya Hidup Jadi Fokus

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:05 WIB

US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026

Berita Terbaru

oppo_0

Sungai Penuh

Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:33 WIB