Rupiah Terpuruk di Awal Juni 2026, Ini Daftar Kurs Dolar di BCA hingga BNI

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Melemahnya nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian pasar pada awal Juni 2026. Rupiah dibuka di level Rp17.882 per dolar AS setelah tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Kondisi ini membuat kurs dolar di bank-bank besar nasional ikut menjadi sorotan masyarakat, pelaku usaha, hingga investor.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, tekanan terhadap rupiah dipicu oleh menguatnya indeks dolar AS yang didukung data ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan pasar. Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut mendorong investor global memburu aset safe haven seperti dolar AS.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi valas, investasi dolar, pembayaran impor, biaya pendidikan luar negeri, hingga perjalanan internasional perlu memantau pergerakan kurs secara berkala. Selisih kurs antarbank dapat memberikan perbedaan nilai yang cukup besar, terutama untuk transaksi bernilai tinggi.

Berikut daftar kurs dolar AS di sejumlah bank besar Indonesia per 2 Juni 2026:

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini 20 Mei 2026 Menguat ke Rp17.654 per Dolar AS Hari Ini, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen

BCA

  • E-rate: Beli Rp17.852 | Jual Rp17.872
  • TT Counter: Beli Rp17.690 | Jual Rp17.940

BRI

  • E-rate: Beli Rp17.788 | Jual Rp17.990
  • TT Counter: Beli Rp17.740 | Jual Rp18.040

Bank Mandiri

  • Special Rate: Beli Rp17.865 | Jual Rp17.895
  • TT Counter: Beli Rp17.640 | Jual Rp17.940

BNI

  • Special Rate: Beli Rp17.845 | Jual Rp17.865
  • TT Counter: Beli Rp17.815 | Jual Rp17.925

Kondisi rupiah yang mendekati level Rp18.000 per dolar AS berpotensi memengaruhi berbagai sektor ekonomi. Biaya impor bahan baku dapat meningkat, harga produk elektronik dan barang impor berpotensi naik, sementara masyarakat yang memiliki cicilan atau kewajiban dalam mata uang dolar harus menyiapkan dana lebih besar.

Di sisi lain, pelemahan rupiah juga dapat menjadi kabar positif bagi eksportir. Pendapatan dalam dolar AS akan bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke rupiah sehingga berpotensi meningkatkan kinerja perusahaan berorientasi ekspor.

Analis memperkirakan pergerakan rupiah masih akan fluktuatif dalam beberapa hari ke depan. Pasar saat ini menunggu perkembangan geopolitik global serta arah kebijakan moneter Amerika Serikat yang berpotensi menentukan arah dolar AS dalam jangka pendek.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Simak Dampaknya untuk Kredit, Investasi, dan Harga Barang

FAQ

Mengapa rupiah melemah pada awal Juni 2026?

Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS, data ekonomi Amerika Serikat yang kuat, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Berapa kurs dolar AS hari ini?

Rupiah dibuka di kisaran Rp17.882 per dolar AS pada perdagangan 2 Juni 2026.

Bank mana yang menawarkan kurs jual dolar tertinggi?

BRI mencatat kurs jual TT Counter sebesar Rp18.040 per dolar AS, menjadi salah satu yang tertinggi pada hari ini.

Apa dampak dolar mendekati Rp18.000?

Dampaknya dapat dirasakan pada biaya impor, harga barang elektronik, biaya pendidikan luar negeri, perjalanan internasional, hingga cicilan berbasis dolar.

Apakah sekarang waktu yang tepat membeli dolar?

Keputusan membeli dolar sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan investasi masing-masing. Investor perlu mempertimbangkan risiko fluktuasi nilai tukar serta kondisi pasar global.

serta dampaknya bagi masyarakat dan investor. Tim

Berita Terkait

Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Cara Menurunkan Desil Lewat HP September 2026, Cek DTSEN dan Bansos
Harga BBM Hari Ini 3 September 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertamax, Pertalite hingga Dexlite
Skema Bagi Hasil Ojol Berubah, GoTo Mulai Kurangi Ketergantungan pada Gojek
Gudang Garam Tunda Pembelian Tembakau hingga 2030
Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya

Minggu, 6 September 2026 - 10:00 WIB

5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 08:00 WIB

KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar

Sabtu, 5 September 2026 - 20:30 WIB

Cara Menurunkan Desil Lewat HP September 2026, Cek DTSEN dan Bansos

Kamis, 3 September 2026 - 09:33 WIB

Harga BBM Hari Ini 3 September 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertamax, Pertalite hingga Dexlite

Berita Terbaru