IHSG Hari Ini Terbaru 26 Mei 2026 Rontok 1,23% ke 6.130, Saham Astra hingga Vale Berguguran di Tengah Tekanan Pasar Global

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/5/2026) ditutup berdarah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 1,23% ke level 6.130,19 setelah dihantam aksi jual investor di hampir seluruh sektor.

Tekanan pasar kali ini menyeret sejumlah saham unggulan kapitalisasi besar. Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi salah satu yang paling terpukul setelah anjlok lebih dari 10% ke level Rp 4.890. Tak hanya itu, saham PT Astra International Tbk (ASII) juga ikut tertekan hingga turun 8,48% ke Rp 5.125 per saham.

Data perdagangan menunjukkan IHSG sempat bergerak di rentang 6.124 hingga 6.286 sepanjang sesi perdagangan. Namun tekanan jual yang terus meningkat membuat indeks gagal bertahan di zona hijau. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 461 saham melemah, 258 menguat, dan sisanya stagnan.

Selain INCO dan ASII, saham ritel PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) ikut longsor lebih dari 8%. Saham sektor tambang seperti MDKA dan MBMA juga mengalami koreksi tajam seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi global dan harga komoditas.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini Terbaru, 3 Juni 2026 Melemah hingga Rp17.930 per Dolar AS, Dekati Level Psikologis Rp18.000

Di tengah pelemahan IHSG, beberapa saham masih berhasil mencuri perhatian investor. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melesat lebih dari 5% ke Rp 3.090. Kenaikan juga terjadi pada saham BRPT dan CUAN yang masih mampu bertahan di zona hijau saat pasar bergerak volatil.

Analis menilai tekanan terhadap IHSG dipengaruhi sejumlah sentimen eksternal. Mulai dari negosiasi geopolitik Iran-Amerika Serikat, rebalancing indeks MSCI, hingga aksi profit taking menjelang libur panjang bursa. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor yang memperbesar tekanan di pasar saham domestik.

Meski demikian, pelaku pasar masih melihat peluang rebound terbatas apabila IHSG mampu bertahan di area support 6.100. Investor kini menanti arah kebijakan global berikutnya sambil memantau pergerakan dana asing di pasar modal Indonesia.

Baca Juga :  Saham Astra International (ASII) Buyback Rp8 Triliun, Investor Bidik Peluang Cuan di Tengah Tren IHSG 2026

Kondisi pasar yang fluktuatif membuat investor disarankan lebih selektif memilih saham. Emiten dengan fundamental kuat dan kinerja stabil dinilai masih memiliki prospek menarik untuk jangka panjang meskipun pasar sedang bergejolak.

FAQ

Kenapa IHSG turun hari ini?
IHSG turun akibat tekanan jual investor, sentimen global, pelemahan rupiah, dan aksi profit taking.

Saham apa yang paling anjlok?
INCO, ASII, dan AMRT menjadi saham yang mengalami penurunan terbesar pada perdagangan hari ini.

Apakah IHSG masih bisa rebound?
Analis melihat peluang rebound terbatas jika IHSG mampu bertahan di atas level support 6.100.

Apa dampak pelemahan rupiah terhadap saham?
Pelemahan rupiah dapat meningkatkan kekhawatiran investor asing sehingga memicu aksi jual di pasar saham.

Saham apa yang masih menguat?
TLKM, BRPT, dan CUAN termasuk saham yang masih mencatat kenaikan di tengah pelemahan IHSG. Tim

Berita Terkait

Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar dari 22 Persen Jadi 8 Persen, Pelaku Usaha Mikro Bisa Bernapas Lega
10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun
Kredit Bermasalah Jadi Sorotan, OJK Ungkap 42 Multifinance Punya NPF di Atas 5 Persen
IPO RANS Entertainment Resmi Melantai di Bursa, Dihadiri Haji Isam dan Boy Thohir
Kredit Macet Paylater Naik Jadi 3,44 Persen, OJK Ungkap Kemampuan Bayar Masyarakat Melemah
BRI Tawarkan Take Over KPR Bunga Mulai 3 Persen, Kesempatan Ringankan Cicilan Rumah
Mengenal O!Save, Minimarket Baru Penantang Alfamart dan Indomaret di Indonesia
Promo Gadget PRJ 2026 Bikin Heboh, Beli HP Gratis TV dan Diskon hingga 86 Persen
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:08 WIB

Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar dari 22 Persen Jadi 8 Persen, Pelaku Usaha Mikro Bisa Bernapas Lega

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:03 WIB

10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:00 WIB

Kredit Bermasalah Jadi Sorotan, OJK Ungkap 42 Multifinance Punya NPF di Atas 5 Persen

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:00 WIB

IPO RANS Entertainment Resmi Melantai di Bursa, Dihadiri Haji Isam dan Boy Thohir

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:00 WIB

Kredit Macet Paylater Naik Jadi 3,44 Persen, OJK Ungkap Kemampuan Bayar Masyarakat Melemah

Berita Terbaru