5 Tips Investasi Emas Saat Harga Volatil, Strategi Cerdas agar Tetap Untung pada 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Harga emas masih mengalami pergerakan yang fluktuatif sepanjang 2026. Setelah sempat mencetak rekor tertinggi, harga logam mulia kini mengalami koreksi. Meski demikian, banyak analis menilai prospek emas dalam jangka panjang tetap positif sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Kondisi tersebut justru dapat dimanfaatkan investor untuk menyusun strategi investasi yang lebih bijak. Dibanding panik saat harga turun, investor disarankan fokus pada tujuan investasi jangka panjang dan pengelolaan risiko.

Berikut lima tips investasi emas agar tetap cuan meski harga sedang volatil.

1. Manfaatkan Koreksi Harga untuk Membeli Bertahap

Penurunan harga emas tidak selalu menjadi sinyal negatif. Koreksi sering terjadi akibat aksi ambil untung atau kebutuhan likuiditas investor. Oleh karena itu, membeli secara bertahap (dollar cost averaging) dapat menjadi strategi untuk memperoleh harga rata-rata yang lebih baik.

2. Hindari Membeli karena FOMO

Saat harga emas melonjak tajam, banyak investor tergoda ikut membeli karena takut ketinggalan momentum. Padahal, kenaikan yang terlalu cepat biasanya diikuti fase koreksi. Membeli secara disiplin sesuai rencana investasi dinilai lebih aman dibanding mengejar harga.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina Juli 2026 Resmi Turun! Cek Daftar Lengkap Seluruh Indonesia, Pertamax Turbo hingga Dexlite Lebih Murah

3. Pantau Kebijakan Suku Bunga Amerika Serikat

Pergerakan harga emas sangat dipengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Jika suku bunga turun, harga emas berpotensi menguat karena biaya peluang memegang emas menjadi lebih rendah. Sebaliknya, kenaikan suku bunga dapat menekan harga emas.

4. Gunakan Emas sebagai Diversifikasi Portofolio

Emas sebaiknya tidak menjadi satu-satunya instrumen investasi. Kehadiran emas dalam portofolio dapat membantu mengurangi risiko ketika pasar saham atau obligasi mengalami tekanan. Banyak perencana keuangan menyarankan emas sebagai pelengkap investasi jangka panjang.

5. Sesuaikan Porsi Investasi dengan Profil Risiko

Investor tidak dianjurkan menempatkan seluruh dana pada emas. Alokasi sekitar 3 hingga 10 persen dari total portofolio umumnya dinilai cukup, tergantung tujuan investasi, usia, dan toleransi terhadap risiko.

Meski harga emas sempat terkoreksi dari level tertingginya, optimisme terhadap logam mulia masih cukup besar. Permintaan dari bank sentral, investor institusi, hingga meningkatnya kebutuhan aset lindung nilai diperkirakan tetap menjadi penopang harga emas hingga akhir 2026.

Baca Juga :  Ingin Finansial Aman dan Bertumbuh di 2026? Ini Strategi Investasi Versi Pakar

FAQ

Apakah sekarang waktu yang tepat membeli emas?
Jika berinvestasi untuk jangka panjang, koreksi harga dapat menjadi peluang membeli secara bertahap.

Mengapa harga emas naik dan turun?
Harga emas dipengaruhi suku bunga, nilai dolar AS, inflasi, permintaan global, dan kondisi geopolitik.

Berapa persen dana sebaiknya ditempatkan di emas?
Umumnya antara 3–10 persen dari total portofolio, tergantung profil risiko investor.

Apakah emas cocok untuk pemula?
Ya. Emas termasuk instrumen investasi yang relatif mudah dipahami dan cocok sebagai diversifikasi.

Mana yang lebih baik, emas fisik atau emas digital?
Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Emas fisik memberikan kepemilikan langsung, sedangkan emas digital lebih praktis untuk transaksi dan investasi rutin. Tim

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Utang Sudah Lunas? Mulai Juli 2026 Data SLIK Wajib Diperbarui Maksimal 3 Hari
Investasi Obligasi: Panduan Lengkap Cara Memulai, Keuntungan, Risiko, dan Tips Memilih Obligasi untuk Pemula
Harga BBM Pertamina Juli 2026 Resmi Turun! Cek Daftar Lengkap Seluruh Indonesia, Pertamax Turbo hingga Dexlite Lebih Murah
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 Juni 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap Semua Kadar
Kode Redeem Free Fire Terbaru 28 Juni 2026, Buruan Klaim Sebelum Hangus! Ada Bundle, Skin hingga Emote Gratis
Rekrutmen Bina BNI Teller 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Tegaskan Harga Ikuti Mekanisme Pasar
IHSG Terbang 4,12% Hari Ini, Saham Prajogo Pangestu dan Hapsoro Pimpin Reli Bursa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:00 WIB

5 Tips Investasi Emas Saat Harga Volatil, Strategi Cerdas agar Tetap Untung pada 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:00 WIB

Utang Sudah Lunas? Mulai Juli 2026 Data SLIK Wajib Diperbarui Maksimal 3 Hari

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:01 WIB

Investasi Obligasi: Panduan Lengkap Cara Memulai, Keuntungan, Risiko, dan Tips Memilih Obligasi untuk Pemula

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:23 WIB

Harga BBM Pertamina Juli 2026 Resmi Turun! Cek Daftar Lengkap Seluruh Indonesia, Pertamax Turbo hingga Dexlite Lebih Murah

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:37 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 Juni 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap Semua Kadar

Berita Terbaru

Ekonomi

Cara Top Up Saldo DANA untuk Investasi Online dengan Mudah

Sabtu, 18 Jul 2026 - 19:00 WIB