JAMBI – Universitas Jambi kembali mencatatkan pencapaian penting di dunia pendidikan tinggi. Sebanyak empat dosen dari berbagai fakultas resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Rapat Terbuka Senat Universitas Jambi yang akan digelar pada Senin, 25 Mei 2026. Pengukuhan ini menjadi simbol penguatan kualitas akademik sekaligus dorongan bagi kemajuan riset dan inovasi di lingkungan kampus.
Empat akademisi yang akan menerima gelar profesor tersebut berasal dari Fakultas Peternakan, Fakultas Hukum, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Mairizal, M.Si., Prof. Dr. Retno Kusniati, S.H., M.Hum., Prof. Dr. A. Zarkasi, S.H., M.Hum., dan Prof. Dr. Drs. Hary Soedarto Harjono, M.Pd. Prosesi pengukuhan dijadwalkan berlangsung di Gedung Unifac Lantai 1 Universitas Jambi.
Penambahan Guru Besar dinilai menjadi langkah strategis bagi perkembangan perguruan tinggi di daerah. Status profesor bukan hanya bentuk penghargaan akademik tertinggi, tetapi juga mencerminkan kapasitas keilmuan, produktivitas riset, hingga kontribusi nyata dalam pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran lebih banyak Guru Besar juga diyakini mampu meningkatkan daya saing kampus di tingkat nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan tenaga akademik berkualifikasi profesor terus menjadi perhatian pemerintah. Guru Besar memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul, memperkuat publikasi ilmiah internasional, hingga mendorong inovasi berbasis riset yang berdampak langsung bagi masyarakat dan dunia industri.
Pengukuhan empat profesor baru ini juga menjadi kabar positif bagi perkembangan pendidikan tinggi di Provinsi Jambi. Universitas Jambi dinilai terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan mutu akademik, kualitas penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin kompetitif.
Selain memperkuat reputasi kampus, kehadiran Guru Besar baru diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi riset lebih luas dengan berbagai institusi nasional maupun internasional. Hal tersebut penting untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, hingga inovasi di berbagai bidang strategis.
Momentum pengukuhan ini turut mendapat perhatian dari sivitas akademika dan masyarakat pendidikan di Jambi. Banyak pihak berharap para profesor baru dapat terus melahirkan gagasan, penelitian, dan kontribusi nyata yang mampu memberikan manfaat luas bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Dengan bertambahnya empat Guru Besar baru, Universitas Jambi semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang aktif mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Pengukuhan ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda akademisi untuk terus berprestasi dan berkontribusi di dunia pendidikan.
FAQ
Apa itu Guru Besar di perguruan tinggi?
Guru Besar atau profesor merupakan jabatan akademik tertinggi bagi dosen di perguruan tinggi.
Kapan pengukuhan Guru Besar Universitas Jambi digelar?
Pengukuhan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026.
Di mana lokasi acara pengukuhan berlangsung?
Acara digelar di Gedung Unifac Lantai 1 Universitas Jambi.
Siapa saja dosen yang dikukuhkan menjadi Guru Besar?
Prof. Dr. Ir. Mairizal, M.Si., Prof. Dr. Retno Kusniati, S.H., M.Hum., Prof. Dr. A. Zarkasi, S.H., M.Hum., dan Prof. Dr. Drs. Hary Soedarto Harjono, M.Pd.
Mengapa penambahan Guru Besar penting bagi kampus?
Karena Guru Besar berperan penting dalam pengembangan riset, pendidikan, publikasi ilmiah, dan inovasi kampus.









