Waspada! Muncul Modus Baru Maling Uang Lewat QRIS

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Modus penipuan keuangan kembali berkembang. Kali ini, pelaku memanfaatkan kode QRIS palsu untuk menguras rekening korbannya tanpa disadari. Penipuan dilakukan dengan menempelkan atau menyebarkan QR yang meniru identitas pedagang asli, mulai dari nama toko, jenis barang, hingga nominal transaksi.

Ketika korban memindai QRIS palsu tersebut, transaksi tidak tertuju ke rekening pedagang, melainkan ke rekening penipu. Akibatnya, uang di rekening korban bisa terkuras dalam hitungan detik tanpa jejak mencurigakan.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah mengingatkan soal maraknya modus penipuan berbasis QR ini. Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menegaskan bahwa QRIS dibangun dengan standar keamanan nasional yang mengacu pada praktik global. Namun, keamanan tetap menjadi tanggung jawab bersama antara BI, industri, pedagang, dan konsumen.

Baca Juga :  Revisi UU P2SK Disetujui! Bank Indonesia Kini Wajib Dukung Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi

Ia menjelaskan pedagang wajib memastikan QRIS yang dipajang berada dalam pengawasan mereka dan tidak diganti pihak lain. Pedagang juga diminta mengawasi setiap proses transaksi, baik melalui gambar QR maupun mesin EDC, serta selalu memeriksa status pembayaran melalui notifikasi resmi.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini Terbaru, 3 Juni 2026 Melemah hingga Rp17.930 per Dolar AS, Dekati Level Psikologis Rp18.000

Sementara itu, pembeli diminta lebih teliti sebelum melakukan pemindaian. Filianingsih menekankan pentingnya memastikan nama merchant sesuai dengan tempat pembelian. “Misalnya nama toko onderdil, jangan sampai yang muncul justru nama yayasan. Itu tidak pas,” ujarnya.

Ia menambahkan BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) terus melakukan pengawasan terhadap penyelenggara QRIS serta perlindungan konsumen. “Ini tanggung jawab kita bersama,” kata Filianingsih. (***)

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Jawab Kritik MBG, Singgung Kebocoran Kekayaan Negara
Mortgage Rates Today 2026: USA, Canada, Australia, and Singapore Compared – Which Country Offers the Lowest Home Loan Rates?
ASUS Ungkap Keunggulan Laptop Bisnis, Keamanan dan Ketahanan Lebih Baik dari Laptop Konsumer
Rekomendasi 5 Tablet Android Terbaik untuk Kerja Kantoran Tahun 2026
Xiaomi Pad 8 Pro Tawarkan Mode PC dan Konektivitas Apple, Tablet Premium untuk Kerja
Review Singkat REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Rp2 Jutaan dengan Fitur Lengkap
5 Merek Laptop Paling Awet yang Layak Dibeli, Service Center Mudah Ditemukan
5 Smartphone Android dengan Desain Premium Ala iPhone
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:02 WIB

Presiden Prabowo Jawab Kritik MBG, Singgung Kebocoran Kekayaan Negara

Selasa, 21 Juli 2026 - 03:02 WIB

Mortgage Rates Today 2026: USA, Canada, Australia, and Singapore Compared – Which Country Offers the Lowest Home Loan Rates?

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:08 WIB

ASUS Ungkap Keunggulan Laptop Bisnis, Keamanan dan Ketahanan Lebih Baik dari Laptop Konsumer

Senin, 20 Juli 2026 - 19:00 WIB

Rekomendasi 5 Tablet Android Terbaik untuk Kerja Kantoran Tahun 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 15:06 WIB

Xiaomi Pad 8 Pro Tawarkan Mode PC dan Konektivitas Apple, Tablet Premium untuk Kerja

Berita Terbaru