Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp100 Triliun, OJK Ungkap Kondisi Terbaru

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI – Otoritas Jasa Keuangan mengungkap total outstanding pinjaman daring atau pinjaman online (pinjol) masyarakat Indonesia telah menembus Rp100 triliun.

Berdasarkan data terbaru per April 2026, outstanding pembiayaan industri pinjaman daring tercatat mencapai Rp102,07 triliun.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan industri pembiayaan digital masih berlangsung cukup tinggi di tengah tantangan ekonomi dan meningkatnya risiko kredit macet.

Pinjol Tumbuh Lebih dari 26 Persen

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan pertumbuhan pembiayaan pinjaman daring mencapai 26,11 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Meski pertumbuhannya tinggi, tingkat risiko kredit macet agregat atau TWP90 masih dinilai terkendali.

Per April 2026, rasio TWP90 tercatat berada di level 4,62 persen, sedikit naik dibanding Maret 2026 yang berada di angka 4,52 persen.

Sejumlah Perusahaan Belum Penuhi Modal Minimum

Selain mengungkap lonjakan utang pinjol masyarakat, OJK juga mencatat masih ada sejumlah perusahaan pembiayaan dan penyelenggara pinjaman daring yang belum memenuhi ketentuan modal minimum.

Baca Juga :  Premi Ringan! Ini 5 Asuransi TLO Terbaik untuk Mobil Anda

Tercatat:

  • 8 dari 144 perusahaan pembiayaan belum memenuhi kewajiban ekuitas minimum Rp100 miliar
  • 11 dari 94 penyelenggara pinjaman daring belum memenuhi ekuitas minimum Rp12,5 miliar

Menurut Agusman, seluruh perusahaan tersebut telah menyampaikan rencana aksi kepada OJK untuk memenuhi aturan modal minimum.

Langkah yang dilakukan antara lain:

  • Penambahan modal dari pemegang saham
  • Mencari investor strategis
  • Melakukan merger atau penggabungan usaha

Piutang Pembiayaan Ikut Tumbuh

OJK juga mencatat piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 2,08 persen yoy menjadi Rp514,09 triliun pada April 2026.

Pertumbuhan tersebut terutama didorong peningkatan pembiayaan modal kerja yang naik sekitar 10 persen.

Sementara itu, rasio Non Performing Financing (NPF) gross tercatat sebesar 2,89 persen dan NPF net sebesar 0,78 persen.

OJK Ingatkan Masyarakat Bijak Gunakan Pinjol

Meningkatnya jumlah utang pinjaman online menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan layanan keuangan digital.

Baca Juga :  Polis Asuransi Bakal Dijamin LPS Mulai 2028, Nasabah Wajib Tahu Syarat dan Perusahaan yang Bisa Ikut

Masyarakat diminta memastikan kemampuan membayar sebelum mengajukan pinjaman serta menggunakan layanan pinjaman online legal yang terdaftar dan diawasi OJK.

FAQ

Berapa total utang pinjol masyarakat Indonesia saat ini?

Per April 2026, total outstanding pinjaman online masyarakat Indonesia mencapai sekitar Rp102,07 triliun.

Apa itu outstanding pinjol?

Outstanding pinjol adalah total pinjaman yang masih berjalan dan belum dilunasi oleh para peminjam.

Apa arti TWP90 dalam pinjol?

TWP90 adalah tingkat kredit macet pinjaman online yang keterlambatan pembayarannya lebih dari 90 hari.

Apakah kredit macet pinjol masih aman?

Menurut OJK, tingkat risiko kredit macet agregat masih terkendali dengan rasio TWP90 sebesar 4,62 persen.

Apa imbauan OJK terkait pinjol?

OJK meminta masyarakat menggunakan layanan pinjol legal dan meminjam sesuai kemampuan membayar agar terhindar dari masalah keuangan.

Berita Terkait

Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB
Morgan Stanley Genggam 7,59 Persen Saham GOTO Setelah Tambah 21,92 Miliar Saham
Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu
Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Cara Menurunkan Desil Lewat HP September 2026, Cek DTSEN dan Bansos
Harga BBM Hari Ini 3 September 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertamax, Pertalite hingga Dexlite
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WIB

Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB

Kamis, 10 September 2026 - 06:10 WIB

Morgan Stanley Genggam 7,59 Persen Saham GOTO Setelah Tambah 21,92 Miliar Saham

Kamis, 10 September 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya

Minggu, 6 September 2026 - 10:00 WIB

5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun

Berita Terbaru