Saham ANTM dan UNTR Tetap Menguat Saat Bisnis-27 dan IHSG Tertekan, Ini Daftarnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pergerakan pasar saham Indonesia kembali berada dalam tekanan pada perdagangan Kamis, 10 September 2026. Indeks Bisnis-27 dan IHSG sama-sama ditutup melemah, tetapi sejumlah saham konstituen justru mampu mencatat penguatan.

Mengacu pada data perdagangan yang dikutip dari IDX Mobile, Indeks Bisnis-27 terkoreksi 1,28% ke level 450,52 pada akhir perdagangan hari ini.

Dari 27 saham yang menjadi konstituen indeks tersebut, hanya lima saham yang berhasil ditutup di zona hijau, sementara 21 saham melemah dan satu saham stagnan.

ANTM dan UNTR Jadi Penopang

Di tengah tekanan indeks, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi salah satu yang mencuri perhatian.

Saham ANTM ditutup naik 2,19% menjadi Rp3.270 per saham.

Selain ANTM, sejumlah saham lain juga berhasil mencatat kenaikan, yakni:

  • ASII naik 0,41% menjadi Rp4.870.
  • CPIN menguat 0,61% menjadi Rp3.280.
  • MAPI naik 0,74% menjadi Rp1.370.
  • UNTR menguat 1,44% menjadi Rp26.375.

Kinerja saham-saham tersebut menjadi kontras dengan pelemahan mayoritas saham yang tergabung dalam Indeks Bisnis-27.

Big Bank Kompak Melemah

Sementara itu, kelompok saham perbankan besar justru mengalami tekanan pada perdagangan hari ini.

Baca Juga :  ETF Emas Rilis 10 Agustus 2026, Begini Cara Beli, Keuntungan, dan Risikonya

Saham BBCA terkoreksi 1,43% ke Rp6.425. Kemudian BBNI turun 0,52% ke Rp3.800.

Tekanan lebih dalam terjadi pada BBRI, yang melemah 2,92% menjadi Rp3.320. Adapun BMRI turun 0,46% ke level Rp4.370.

Pergerakan saham perbankan tersebut turut memberikan tekanan terhadap indeks utama pasar saham Indonesia.

IHSG Turun 1,33%

Sejalan dengan Indeks Bisnis-27, IHSG juga berakhir di zona merah.

IHSG ditutup turun 1,33% ke level 6.589,34.

Tekanan pasar terlihat dari jumlah saham yang mengalami penurunan. Sebanyak 543 saham ditutup melemah, sedangkan 259 saham stagnan dan hanya 161 saham yang berhasil menguat.

Dengan demikian, tekanan pasar pada perdagangan Kamis terbilang cukup luas, meskipun beberapa saham seperti ANTM dan UNTR masih mampu mencatatkan kenaikan.

Investor Masih Wait and See

Pelemahan IHSG hari ini juga menjadi penurunan dua hari berturut-turut.

Pada perdagangan Rabu, 9 September 2026, IHSG sebelumnya terkoreksi 0,12% ke level 6.678.

Tim riset Sinarmas Sekuritas menilai investor masih mengambil sikap wait and see menjelang rilis sejumlah indikator ekonomi domestik.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini 9 September 2026 Dibuka Turun Tipis, EMTK hingga KLBF Tertekan

Salah satu data yang menjadi perhatian pasar adalah consumer confidence Agustus. Kondisi tersebut menjadi penting karena indeks kepercayaan konsumen pada Juli telah berada di posisi terendah dalam 15 bulan.

Investor juga mencermati perkembangan harga minyak dunia.

Harga minyak yang bergerak mendekati US$100 per barel meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global. Kondisi ini berpotensi memengaruhi ekspektasi pasar terhadap ruang penurunan suku bunga di berbagai negara.

Apa Artinya bagi Investor?

Penguatan ANTM dan UNTR ketika IHSG serta Indeks Bisnis-27 melemah menunjukkan bahwa pergerakan pasar tidak selalu seragam.

Investor perlu melihat kinerja masing-masing emiten, sektor, sentimen komoditas, serta prospek fundamental perusahaan, bukan hanya arah indeks secara keseluruhan.

Untuk perdagangan berikutnya, pelaku pasar akan mencermati perkembangan data ekonomi domestik, harga minyak, inflasi global, serta arah kebijakan suku bunga.

Catatan: Informasi ini merupakan pemberitaan pasar dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor dengan mempertimbangkan profil risiko dan kondisi pasar.

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Investor Waspadai Tekanan Global dan Risiko Fiskal
KPR Ditolak Bank Padahal Gaji Cukup? Cek Faktor Ini
Kredit Tiba-Tiba Ditolak? Bisa Jadi Ini Penyebabnya di SLIK OJK
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 6.697,75, CUAN hingga ISAT Jadi Sorotan
Rupiah Hari Ini 10 September 2026 Melemah ke Rp17.512, Dolar AS Naik? Ini Prediksi Kurs Selanjutnya
Singapore Property & Mortgage 2026: Are Home Loan Rates About to Rise Again?
Harga Emas ANTAM Hari Ini 10 September 2026 Tembus Rp2,6 Juta per Gram, Cek Daftar Lengkap dan Simulasi Beli
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, 10 September 2026: Turun Rp17.000, Cek Harga 0,5 Gram hingga 100 Gram
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:12 WIB

Saham ANTM dan UNTR Tetap Menguat Saat Bisnis-27 dan IHSG Tertekan, Ini Daftarnya

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WIB

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Investor Waspadai Tekanan Global dan Risiko Fiskal

Kamis, 10 September 2026 - 15:00 WIB

KPR Ditolak Bank Padahal Gaji Cukup? Cek Faktor Ini

Kamis, 10 September 2026 - 14:00 WIB

Kredit Tiba-Tiba Ditolak? Bisa Jadi Ini Penyebabnya di SLIK OJK

Kamis, 10 September 2026 - 10:07 WIB

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 6.697,75, CUAN hingga ISAT Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bisnis

KPR Ditolak Bank Padahal Gaji Cukup? Cek Faktor Ini

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:00 WIB