Temui Dirjen Kemendagri, Wako Alfin Perjuangkan Peningkatan Dana Transfer Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, terus bergerak secara aktif dikementerian dan lembaga ditingkat pusat dalam rangka memperjuangkan dukungan pemerintah pusat bagi pembangunan Kota Sungai Penuh.Kali ini Wako Alfin didampingi Sekda, Alpian, SE.MM, menyambangi Kementerian dalam negeri RI, melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Senin (25/11).

Kedatangan Wako Alfin tersebut diterima langsung Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si bersama Direktur Fasilitasi Transfer dan pembiayaan utang daerah, Nasrun. SH dan Kasubdit Fasilitasi Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Umum (DAU), Azwirman.

Baca Juga :  Harga Cabai di Sungai Penuh Melonjak ke Rp80.000 per Kg, Ibu Rumah Tangga Keluhkan Beban Belanja

Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka memperjuangkan peningkatan Dana Transfer Daerah Tahun Anggaran 2026/2027, menyusul adanya kebijakan efisiensi yang berdampak pada kondisi keuangan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Wako Alfin menyampaikan bahwa penyesuaian dan efisiensi anggaran yang terjadi belakangan ini perlu direspons dengan langkah-langkah strategis agar pelayanan publik dan pembangunan daerah tetap berjalan optimal.

“Kami mengajukan penyesuaian dan penguatan dana transfer untuk menjaga stabilitas keuangan daerah. Efisiensi anggaran yang terjadi cukup berpengaruh pada beberapa sektor prioritas, sehingga perlu adanya perhatian dari pemerintah pusat,” ujar Wako Alfin dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Mulai Tahun Baru 2026, ASN Bengkulu Resmi Bekerja dari Mana Saja Dua Hari Sepekan

Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, menyambut baik upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dan memberikan arahan agar pengajuan kebutuhan daerah disertai data pendukung yang komprehensif, termasuk proyeksi fiskal, beban belanja wajib, serta rencana strategis pembangunan daerah.Lebih lanjut, pihak Kemendagri menyatakan akan menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut dalam pembahasan skema dana transfer pada tahun anggaran mendatang.

Dengan dilaksanakannya koordinasi ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap dapat memperoleh alokasi dana yang lebih proporsional, sehingga mampu mengatasi tekanan fiskal dan tetap menjaga keberlanjutan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.(***)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Harapan Pemekaran Kerinci Hilir Menguat, DPR RI Desak Pemerintah Tuntaskan Aturan Daerah Otonom Baru
Lowongan Anggota Badan Supervisi OJK Dibuka, Simak Syarat Lengkapnya
Tito Karnavian Larang Kepala Daerah Rekrut Honorer Baru, APBD Terancam Membengkak
PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu Jadi Sorotan, Wali Kota Alfin Dorong Kepastian Status Tenaga Honorer
Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
Program MBG Tak Lagi Bergantung Dapur Baru, Kantin Sekolah Jadi Solusi
Prabowo Resmi Terapkan Ekspor Sawit dan Batu Bara Satu Pintu via BUMN
Aturan Mutasi PNS 10 Tahun Digugat ke MK
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:41 WIB

Harapan Pemekaran Kerinci Hilir Menguat, DPR RI Desak Pemerintah Tuntaskan Aturan Daerah Otonom Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 16:00 WIB

Lowongan Anggota Badan Supervisi OJK Dibuka, Simak Syarat Lengkapnya

Senin, 8 Juni 2026 - 15:37 WIB

Tito Karnavian Larang Kepala Daerah Rekrut Honorer Baru, APBD Terancam Membengkak

Senin, 8 Juni 2026 - 13:34 WIB

PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu Jadi Sorotan, Wali Kota Alfin Dorong Kepastian Status Tenaga Honorer

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Berita Terbaru