Spekulasi Reshuffle Mencuat, Mensesneg: “Belum Ada Pembahasan”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Spekulasi publik mengenai kemungkinan reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat pada Rabu (28/1/2026). Namun, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dengan tegas membantah adanya agenda pergantian menteri pada hari tersebut.

Saat ditemui wartawan di lingkungan Istana Kepresidenan, Prasetyo—yang akrab disapa Pras—menyampaikan bahwa tidak ada rencana Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.

“Gak ada reshuffle,” ujar Pras sambil menegaskan bahwa isu yang beredar di publik tidak akurat.

Ia menjelaskan bahwa wacana perubahan kabinet mungkin muncul akibat adanya pergantian jabatan terkait proses penugasan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono, yang kini tengah menjalani tahapan menuju jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Baca Juga :  Pemprov Jambi dan BI Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Daerah

“Kalau maknanya reshuffle adalah karena ada proses beralihnya jabatan Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia yang kemarin telah melalui proses fit and proper test di DPR, itu benar artinya ada berkaitan,” katanya.

Pras menerangkan bahwa kekosongan posisi Wamenkeu yang ditinggalkan Thomas adalah konsekuensi dari penugasan barunya di Bank Indonesia.

“Ada jabatan wamenkeu yang ditinggalkan oleh beliau karena penugasan ke tempat yang lain,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah posisi tersebut akan segera diisi, Pras menyebut proses belum memungkinkan untuk dilakukan pengangkatan pejabat baru.

“Kan belum selesai proses deputi Gubernur BI-nya kan belum selesai,” jelasnya.

Ia juga menolak memberi bocoran mengenai berapa jumlah kandidat yang dipertimbangkan, maupun apakah nantinya Kementerian Keuangan akan memiliki dua atau tiga wakil menteri. Menurut Pras, semua itu menjadi kewenangan Presiden Prabowo setelah menerima pertimbangan dari Menteri Keuangan.

Baca Juga :  BI Rate Diprediksi Naik Lagi Juni, Simak Dampaknya ke KPR, Kredit Usaha, Deposito hingga Nilai Tukar Rupiah

“Belum, belum. Setelah proses itu kan nanti Bapak Presiden pasti akan melakukan semacam kajian dan meminta pendapat tentunya dengan Menteri Keuangan mengenai pengisian kembali jabatan Wakil Menteri Keuangan yang tadinya diisi oleh Pak Thomas Djiwandono yang sekarang akan bertugas di Bank Indonesia,” tuturnya.

Dengan pernyataan tersebut, Pras menegaskan bahwa seluruh spekulasi publik mengenai reshuffle hari ini tidak memiliki dasar.

Pemerintah menunggu tuntasnya proses di Bank Indonesia sebelum mempertimbangkan pengisian posisi Wamenkeu yang kini kosong.

Berita Terkait

Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota RI, Apakah Pembangunan IKN Berhenti? Ini Penjelasannya
BGN Suspensi 8.182 Dapur MBG, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak Ditemukan
Gaji Ke-13 ASN Cair Mulai Besok 2 Juni 2026! Cek Daftar Penerima, Nominal Lengkap, dan Siapa yang Tidak Kebagian
BGN Tegaskan Sasaran Utama MBG adalah Balita dan Ibu Hamil, Bukan Siswa Sekolah
PT PP Urban Menangi Tender Rp138,9 Miliar, Renovasi RSUD Kerinci Segera Dimulai
Tim Film Pesta Babi Respons Sikap Mama Yasinta
Anak Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah? Ini Aturan Terbaru Komdigi untuk Usia di Bawah 17 Tahun
Jadwal Libur Nasional Juni 2026 Resmi, Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend yang Wajib Dicatat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:00 WIB

Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota RI, Apakah Pembangunan IKN Berhenti? Ini Penjelasannya

Senin, 1 Juni 2026 - 21:08 WIB

BGN Suspensi 8.182 Dapur MBG, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak Ditemukan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:05 WIB

Gaji Ke-13 ASN Cair Mulai Besok 2 Juni 2026! Cek Daftar Penerima, Nominal Lengkap, dan Siapa yang Tidak Kebagian

Senin, 1 Juni 2026 - 02:00 WIB

BGN Tegaskan Sasaran Utama MBG adalah Balita dan Ibu Hamil, Bukan Siswa Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

PT PP Urban Menangi Tender Rp138,9 Miliar, Renovasi RSUD Kerinci Segera Dimulai

Berita Terbaru