JAKARTA-Nama besar Sinar Mas Group sudah lama mewarnai peta bisnis Indonesia. Namun, dari keluarga konglomerat ini lahir sosok generasi baru yang memilih jalur berbeda. Dia adalah Christilia Angelica Widjaja, cucu dari pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja, yang kini dikenal sebagai salah satu figur muda paling berpengaruh di sektor fintech.
Alih-alih hanya melanjutkan bisnis keluarga, Christilia memilih terjun ke dunia teknologi keuangan. Ia melihat masih banyak masyarakat Indonesia, khususnya pekerja migran, yang belum memiliki akses layanan keuangan yang mudah, aman, dan terjangkau.
Lahir pada 1991, Christilia menyelesaikan pendidikan bisnis di Seattle University. Pengalaman internasional tersebut membuka wawasannya tentang pentingnya sistem keuangan digital yang inklusif. Sepulangnya ke Indonesia, ia mulai fokus pada pengembangan solusi keuangan berbasis teknologi.
Pada 2018, Christilia mendirikan Yourpay, sebuah platform neobank yang dirancang khusus untuk membantu pekerja migran Indonesia (PMI) mengelola keuangan mereka. Platform ini mempermudah pengiriman uang ke tanah air, menabung, hingga mengakses layanan keuangan lainnya langsung dari ponsel.
Ide membangun Yourpay berawal dari keprihatinannya terhadap banyaknya PMI yang terjebak biaya remitansi tinggi serta minim perlindungan finansial. Ia melihat bahwa persoalan tersebut bukan sekadar tentang uang, tetapi soal keamanan, edukasi, dan masa depan keluarga para pekerja migran.
Kini, Yourpay telah beroperasi di beberapa negara dan didukung puluhan ribu agen yang tersebar di Indonesia, Taiwan, Singapura, hingga Hong Kong. Perusahaan ini juga berhasil menarik investasi jutaan dolar dari investor luar negeri dan mencatat nilai transaksi ratusan juta dolar.
Tak berhenti di situ, langkah strategis lain yang diambil Christilia adalah masuk ke sektor perbankan. Ia mengakuisisi saham mayoritas PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Berkat Artha Melimpah, dan menjadi salah satu figur penting dalam proses transformasi bank tersebut.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk keseriusannya dalam membangun ekosistem keuangan digital yang lebih luas, mulai dari perbankan konvensional hingga layanan digital modern.
Dengan visi sosial dan pendekatan teknologi, Christilia Angelica Widjaja perlahan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tokoh muda yang mengubah wajah industri keuangan Indonesia.(***)









