Setiap Kajari Sungai Penuh Baru, Selalu Ada Kasus Korupsi Yang Terungkap 

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Fenomena menarik kembali mencuat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, di mana setiap kali pergantian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) terjadi, selalu ada kasus korupsi yang berhasil diungkap oleh aparat penegak hukum. Masyarakat menilai kondisi ini sebagai tanda bahwa praktik tindak pidana korupsi di daerah tersebut masih berlangsung dan membutuhkan perhatian lebih serius dari berbagai pihak.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah Kajari yang bertugas di Kerinci dan Sungai Penuh kerap memulai masa jabatannya dengan membuka kembali berkas-berkas lama maupun menyoroti proyek anggaran berjalan. Langkah ini kemudian berujung pada pengungkapan kasus korupsi baru, mulai dari korupsi proyek infrastruktur, penyalahgunaan anggaran desa, hingga dugaan permainan pada proyek pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga :  Bilqis, Jambi, dan Dugaan Keterlibatan Kelompok SAD dalam Sindikat Perdagangan Anak

Setiap kali pejabat baru dilantik, ritme kerja di bidang pemberantasan korupsi biasanya langsung meningkat. Tim penyidik turun ke lapangan untuk melakukan klarifikasi, pemeriksaan dokumen, hingga pemanggilan sejumlah saksi. Bagi sebagian warga, munculnya kasus korupsi setiap pergantian Kajari menunjukkan bahwa banyak persoalan yang belum terselesaikan dan seperti menanti untuk dibuka kembali.

Meski begitu, kondisi ini sekaligus memperlihatkan komitmen para Kajari yang datang untuk menegakkan hukum secara tegas. Sejumlah kasus yang sempat mandek akhirnya kembali diproses, dan beberapa di antaranya telah berakhir pada tahap penetapan tersangka maupun putusan pengadilan. Setiap Kajari disebut membawa gaya kerja berbeda, tetapi tetap dalam satu garis tugas: memastikan anggaran negara tidak disalahgunakan.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Depan Kantor BPBD Kota Sungai Penuh

“Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh berharap agar langkah tegas kejaksaan tidak hanya muncul di awal masa jabatan, tetapi terus berlanjut hingga periode kepemimpinan berakhir,” ujar Yudhi Hermawan penggiat anti korupsi Sungai Penuh, Kerinci.

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Wabup Bungo Tiba-tiba Temui Wawako Sungai Penuh, Apa yang Mereka Bicarakan?
Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang
Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Pastikan Dibayar Besok atau Paling Lambat Minggu Ini
Distribusi Air Perumda Sungai Penuh Terganggu Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak dan Jadwal Normal Kembali
Wako Alfin dan Bupati Monadi Sepakat Bentuk LAAK Sakti Alam Kerinci, Adat Bersatu Kembali
Wakil Ketua DPRD II Emrizal Hadiri Pembukaan Sunatan Massal Kolaborasi Minker dan Pemkot
1 OPD di Sungai Penuh Hampir 2 Tahun Dipimpin Plt, Kinerja BKPSDM Dipertanyakan
Lelang Jabatan 8 Kepala OPD Sungai Penuh Belum Dijadwalkan, BKPSDM: Masih Menunggu Pansel
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:34 WIB

Wabup Bungo Tiba-tiba Temui Wawako Sungai Penuh, Apa yang Mereka Bicarakan?

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:33 WIB

Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:35 WIB

Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Pastikan Dibayar Besok atau Paling Lambat Minggu Ini

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:56 WIB

Distribusi Air Perumda Sungai Penuh Terganggu Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak dan Jadwal Normal Kembali

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:05 WIB

Wako Alfin dan Bupati Monadi Sepakat Bentuk LAAK Sakti Alam Kerinci, Adat Bersatu Kembali

Berita Terbaru