Resmi! Pemerintah Salurkan Bantuan Rp2 Juta per Guru Terdampak Bencana

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menyalurkan bantuan langsung kepada guru yang terdampak bencana alam di berbagai daerah. Program ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjaga keberlangsungan pendidikan, sekaligus membantu pemulihan kondisi ekonomi para pendidik yang terdampak secara langsung.

Bantuan yang diberikan sebesar Rp2.000.000 per guru, tanpa membedakan status kepegawaian. Guru ASN maupun non-ASN yang mengajar di satuan pendidikan terdampak bencana masuk dalam skema penerima bantuan, selama memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.

Pendanaan program ini bersumber dari APBN Kemdikdasmen, sehingga memiliki dasar hukum dan alokasi anggaran yang jelas. Pemerintah menegaskan bahwa bantuan ini bukan bersifat pinjaman atau pengganti gaji, melainkan bantuan pemulihan untuk meringankan beban guru akibat kondisi darurat.

Baca Juga :  Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Honduras 2-1 dalam Laga Dramatis Piala Dunia U-17 2025

Penyaluran dana dilakukan secara bertahap menyesuaikan proses verifikasi data dari daerah. Data penerima dihimpun melalui satuan pendidikan dan dinas terkait agar bantuan tepat sasaran serta menghindari tumpang tindih penerima.

Salah satu keunggulan program ini adalah mekanisme pencairan yang ditransfer langsung ke rekening guru. Dengan sistem transfer langsung, pemerintah berharap proses penyaluran lebih transparan, cepat, dan meminimalkan potensi keterlambatan maupun kendala administratif.

Sekolah yang berada di wilayah terdampak bencana memiliki peran penting dalam memastikan data guru yang diajukan benar dan mutakhir.

Baca Juga :  Langsung Datang ke Padang, Gubernur Banten Andra Soni Bantu Rp. 1 Milyar Untuk Korban Bencana Sumbar

Koordinasi antara sekolah, dinas pendidikan, dan kementerian menjadi kunci agar bantuan dapat diterima sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Bagi para guru, bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak, baik pemulihan ekonomi keluarga maupun menunjang aktivitas mengajar pascabencana.

Pemerintah menilai stabilitas guru sangat berpengaruh terhadap kelangsungan proses belajar peserta didik.

Melalui kebijakan ini, Kemdikdasmen menegaskan komitmennya untuk menjaga mutu pendidikan nasional, bahkan dalam situasi krisis. Pemerintah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk bersama-sama memastikan bantuan sampai kepada guru yang benar-benar membutuhkan. (***)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu
LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara
Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia
MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 
Tiba di Tanjung Priok, Harga Pikap Impor India untuk Koperasi Merah Putih Diperkirakan Rp 200 Jutaan
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia, Tutup Usia 76 Tahun
Menu MBG Selama Ramadan Disesuaikan, Orang Tua Siswa Soroti Kesegaran Buah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:00 WIB

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:09 WIB

LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:09 WIB

Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:59 WIB

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:55 WIB

MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 

Berita Terbaru