Purbaya Dukung Efisiensi MBG, Tapi Ingatkan Jangan Korbankan Gizi Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dukungannya terhadap rencana efisiensi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ia menegaskan bahwa kualitas makanan dan nilai gizi bagi masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Ia menilai efisiensi program sah dilakukan selama tidak mengurangi manfaat yang diterima masyarakat.

“Selama ada efisiensinya, saya setuju saja, asalkan tidak mengurangi kualitas makanannya,” ujarnya.

🏛️ Usulan Efisiensi Berasal dari Badan Gizi Nasional

Purbaya menjelaskan bahwa inisiatif efisiensi program MBG bukan berasal dari Kementerian Keuangan, melainkan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Kumpulkan Kepsek SMA/SMK/SLB Jambi, Tegaskan Peran Strategis Pemimpin Sekolah

Dalam skema terbaru yang diusulkan, program MBG akan dijalankan dengan penyesuaian sebagai berikut:

Dilaksanakan lima hari dalam satu minggu

Disesuaikan dengan kondisi anggaran negara

Tetap berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat

Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan program dan beban fiskal pemerintah.

⚖️ Efisiensi Tanpa Mengurangi Manfaat

Menurut Purbaya, perubahan skema operasional tidak mengubah tujuan utama program MBG, yaitu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Baca Juga :  Asei Pasang Strategi Baru, Siap Raup Cuan dari Insentif Galangan Kapal

Ia menekankan bahwa pemerintah tengah melakukan penyesuaian kebijakan berdasarkan kondisi ekonomi terkini, sehingga program tetap berjalan optimal tanpa membebani anggaran negara secara berlebihan.

Program MBG sendiri menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang lebih baik.

📊 Kesimpulan

Kebijakan efisiensi program MBG menunjukkan upaya pemerintah untuk:

Menjaga keberlanjutan program sosial

Mengoptimalkan penggunaan anggaran negara

Tetap memastikan kualitas gizi masyarakat tidak menurun

Dengan pendekatan ini, program diharapkan tetap memberikan dampak positif tanpa mengorbankan kualitas layanan kepada masyarakat.

Berita Terkait

Efisiensi Anggaran! Menkeu Purbaya Pilih Mutasi Pegawai Ketimbang Rekrut PNS Baru
Izin Referral Dicabut OJK, Bank Neo Commerce Pastikan Layanan Aman
DJP Hapus Denda SPT Tahunan hingga 30 April 2026
Garuda Menggila! Indonesia Menang 4-0 dan Melaju ke Final FIFA Series
Fenomena Pink Moon 1–2 April 2026, Ini Fakta dan Tips Melihatnya di Indonesia
Halalbihalal di Cikeas: Anies Disebut Tidak Diundang, Demokrat Buka Suara
Buruan Daftar! PT Djarum Buka Banyak Lowongan Kerja
Siklon Tropis Narelle Picu Cuaca Ekstrem, Ini Wilayah yang Harus Waspada
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:00 WIB

Efisiensi Anggaran! Menkeu Purbaya Pilih Mutasi Pegawai Ketimbang Rekrut PNS Baru

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:03 WIB

Purbaya Dukung Efisiensi MBG, Tapi Ingatkan Jangan Korbankan Gizi Masyarakat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:00 WIB

Izin Referral Dicabut OJK, Bank Neo Commerce Pastikan Layanan Aman

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:01 WIB

DJP Hapus Denda SPT Tahunan hingga 30 April 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:00 WIB

Fenomena Pink Moon 1–2 April 2026, Ini Fakta dan Tips Melihatnya di Indonesia

Berita Terbaru

Ekonomi

DJP Hapus Denda SPT Tahunan hingga 30 April 2026

Sabtu, 28 Mar 2026 - 00:01 WIB