PT KMH Ungkap Grafik Air Danau Kerinci, Tegaskan Operasional PLTA Bukan Penyebab Penyusutan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oppo_0

oppo_0

KERINCI – PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) membeberkan data teknis pemantauan elevasi Danau Kerinci di hadapan media dan LSM dalam kegiatan coffee morning di Aula Hotel Mahkota, Kamis (5/2/2026). Penjelasan ini disampaikan untuk merespons kekhawatiran publik terkait penyusutan muka air danau yang belakangan menjadi sorotan.

Manager PT KMH, Asroli, menyampaikan bahwa perusahaan memantau secara berkala grafik elevasi, inflow, dan outflow Danau Kerinci sejak awal Januari 2026.

“Dari grafik yang kami pantau, penurunan muka air berlangsung bertahap. Tidak ada pola ekstrem yang menunjukkan pelepasan air berlebihan,” ujar Asroli.

Ia menekankan bahwa kebutuhan air PLTA Merangin memang mencapai 100 meter kubik per detik, namun sumber pasokannya tidak dominan dari danau.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci dan PT KMH Tebar Ikan Endemik di Danau Kerinci

“Air dari Danau Kerinci hanya sekitar 40 persen. Selebihnya berasal dari Sungai Batang Merangin dan anak-anak sungainya,” katanya.

Asroli menilai, persepsi yang berkembang di masyarakat seolah-olah PLTA sepenuhnya bergantung pada danau perlu diluruskan dengan data teknis.

“Secara hidrologis, danau bukan satu-satunya sumber utama penggerak turbin,” tegasnya.

Ia menjelaskan, faktor paling berpengaruh terhadap kondisi air danau adalah rendahnya curah hujan di wilayah tangkapan air dalam beberapa waktu terakhir.

“Inflow air yang masuk ke danau memang rendah dan tidak stabil. Ini sejalan dengan defisit hujan yang terjadi,” jelas Asroli.

Selain faktor iklim, ia juga menyinggung adanya kebijakan modifikasi cuaca di wilayah Sumatera yang bertujuan mengurangi potensi hujan ekstrem.

Baca Juga :  Babak Baru Layanan Kesehatan untuk Masyarakat Kerinci

“Modifikasi cuaca tentu berdampak pada pola hujan regional, termasuk di wilayah tangkapan air Danau Kerinci,” ucapnya.

Menurutnya, debit air keluar dari danau tetap dikendalikan sesuai dengan ketersediaan air yang masuk.

“Outflow selalu kami sesuaikan. Tidak ada pelepasan air yang tidak terkendali,” katanya.

Asroli juga memastikan bahwa produksi listrik PLTA mengikuti kondisi air yang tersedia.

“Saat air berkurang, produksi juga ikut diturunkan. Kami tidak memaksakan operasional turbin,” tambahnya.

Dari hasil kajian internal perusahaan, penyusutan muka air dinilai sebagai fenomena alami akibat kondisi iklim.

“Ini respons alamiah terhadap rendahnya curah hujan, bukan akibat kesalahan operasional PLTA,” pungkasnya.

Berita Terkait

“Kembalikan Kami ke Sumbar!” Pernyataan Edminuddin Disambut Ramai Netizen Sumbar
Pengurus IBI Cabang Kerinci Dikukuhkan, Bupati Monadi Dorong Penurunan Stunting dan Kematian Ibu-Bayi
Festival Kopi Kerinci 2026 di Kayu Aro, Ada Kompetisi Barista hingga Field Trip Kebun Kopi
Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk
Perumda Tirta Sakti Kerinci Bentuk Satgas Kemarau, Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Air Bersih
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
579 Pejabat Fungsional Pemkab Kerinci Dilantik, Bupati Monadi Tekankan Integritas dan Pelayanan Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:02 WIB

“Kembalikan Kami ke Sumbar!” Pernyataan Edminuddin Disambut Ramai Netizen Sumbar

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

Pengurus IBI Cabang Kerinci Dikukuhkan, Bupati Monadi Dorong Penurunan Stunting dan Kematian Ibu-Bayi

Jumat, 11 September 2026 - 14:55 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 di Kayu Aro, Ada Kompetisi Barista hingga Field Trip Kebun Kopi

Sabtu, 5 September 2026 - 19:40 WIB

Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk

Jumat, 4 September 2026 - 17:51 WIB

Perumda Tirta Sakti Kerinci Bentuk Satgas Kemarau, Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Air Bersih

Berita Terbaru