Jakarta-PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal mencapai Rp 3,5 triliun. Kabar ini langsung menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi harga saham GOTO yang selama beberapa bulan terakhir bergerak stagnan di level Rp 50 per lembar.
Manajemen GOTO menjelaskan bahwa aksi korporasi tersebut akan mulai dijalankan setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 18-19 Juni 2026. Jika disetujui, program buyback akan berlangsung selama 12 bulan hingga Juni 2027.
Buyback saham merupakan langkah yang sering dilakukan perusahaan besar ketika menilai harga saham di pasar berada di bawah nilai fundamentalnya. Dengan membeli kembali saham yang beredar, jumlah saham di pasar berkurang sehingga dapat meningkatkan nilai bagi pemegang saham yang tetap mempertahankan investasinya.
Bagi investor, pengumuman buyback biasanya dianggap sebagai sinyal positif. Pasalnya, perusahaan menunjukkan keyakinan terhadap kondisi keuangan dan prospek bisnis jangka panjang. Selain itu, aksi ini juga dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap kinerja perusahaan.
GOTO menyebut tujuan utama buyback adalah memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan modal sekaligus mengoptimalkan struktur permodalan perusahaan. Perseroan berharap langkah ini mampu mendukung harga saham agar lebih mencerminkan nilai bisnis yang sebenarnya.
Saat ini saham GOTO masih menghadapi tekanan cukup besar. Sepanjang 2026, saham perusahaan tercatat turun lebih dari 21 persen. Di sisi lain, investor asing juga melakukan aksi jual bersih senilai lebih dari Rp 1,6 triliun yang turut membebani pergerakan harga saham.
Meski demikian, sejumlah analis menilai buyback dapat menjadi katalis positif apabila kondisi pasar membaik. Investor kini menantikan hasil RUPSLB serta strategi bisnis GOTO dalam meningkatkan profitabilitas di tengah persaingan industri teknologi dan ekonomi digital Indonesia.
Selain faktor buyback, pelaku pasar juga memperhatikan perkembangan bisnis layanan transportasi online, e-commerce, fintech, hingga potensi pertumbuhan ekonomi digital nasional. Jika kinerja operasional membaik, peluang pemulihan harga saham GOTO pada jangka menengah hingga panjang semakin terbuka.
Banyak investor ritel kini mencari informasi mengenai saham teknologi terbaik, investasi saham jangka panjang, aplikasi trading saham terpercaya, hingga strategi membeli saham saat harga murah. Topik-topik tersebut menjadi perhatian karena dinilai memiliki potensi keuntungan yang menarik ketika pasar mulai pulih.
Keputusan akhir terkait buyback senilai Rp 3,5 triliun akan menjadi salah satu momen penting bagi GOTO pada tahun ini. Investor disarankan tetap memperhatikan fundamental perusahaan, laporan keuangan, dan kondisi pasar sebelum mengambil keputusan investasi.
FAQ
Apa itu buyback saham?
Buyback saham adalah aksi perusahaan membeli kembali saham yang beredar di pasar untuk mengurangi jumlah saham publik.
Berapa nilai buyback yang disiapkan GOTO?
GOTO menyiapkan dana maksimal Rp 3,5 triliun untuk program buyback saham.
Kapan buyback GOTO dilaksanakan?
Setelah mendapat persetujuan RUPSLB dan dapat berlangsung hingga 18 Juni 2027.
Apakah buyback bisa membuat harga saham naik?
Buyback sering dianggap sentimen positif karena mengurangi jumlah saham beredar dan meningkatkan kepercayaan investor.
Apakah saham GOTO layak dikoleksi?
Keputusan investasi harus mempertimbangkan risiko, fundamental perusahaan, kondisi pasar, dan tujuan keuangan masing-masing investor. tim









