Provinsi Jambi Tetapkan Siaga Darurat Hidrometeorologi di 6 Daerah, Kerinci dan Sungai Penuh Tak Masuk

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAMBI- Pemerintah Provinsi Jambi resmi menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi untuk enam kabupaten dan kota.

Penetapan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi meningkatnya potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang masih berlangsung di wilayah Jambi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jambi, Ismail, mengatakan bahwa daerah yang telah menetapkan status siaga darurat tersebut meliputi Kabupaten Sarolangun, Merangin, Bungo, Tebo, Batang Hari, serta Kota Jambi. Penetapan ini dilakukan di tingkat kabupaten dan kota sesuai dengan kondisi kerawanan masing-masing wilayah.

Ismail menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang dipicu oleh aktivitas cuaca dan iklim, seperti curah hujan tinggi, siklus hidrologi, angin kencang, perubahan temperatur, dan tingkat kelembapan udara. Dampak dari bencana ini dapat berupa banjir, longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan, hingga kekeringan dan gelombang panas.

Baca Juga :  Kadis Perhubungan Kota Sungai Penuh Mundur, Fokus Hadapi Persoalan Hukum?

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah daerah di Provinsi Jambi memang telah merasakan dampak langsung dari cuaca ekstrem. Ismail menyebutkan bahwa banjir telah terjadi di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, meskipun kedua daerah tersebut belum menetapkan status siaga darurat hidrometeorologi secara resmi.

“Yang sudah terdampak banjir ada beberapa kabupaten, yaitu Kerinci dan Sungai Penuh. Kota Jambi juga sempat terdampak banjir pada 12 Desember lalu,” ujar Ismail saat dikonfirmasi.
Menindaklanjuti perkembangan tersebut, BPBD Provinsi Jambi menetapkan status siaga darurat hidrometeorologi di tingkat provinsi sejak 28 November hingga 31 Desember. Penetapan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan mempercepat penanganan apabila terjadi bencana di daerah rawan.

Baca Juga :  Terungkap Sosok Perempuan yang Diduga Melompat dari Jembatan Aurduri Jambi

Menurut Ismail, status siaga darurat di tingkat provinsi akan mempermudah koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kota, serta instansi terkait lainnya. Sinergi antar daerah menjadi kunci utama dalam penanganan dan mitigasi bencana hidrometeorologi.

Ia juga mengimbau masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat musim hujan masih berpotensi memicu bencana susulan. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi berwenang. (***)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.
Mensediar Raih Nilai Tertinggi, Tiga Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci Masuk Wawancara Akhir
Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh
Tokoh Pondok Tinggi Dukung Pembangunan Sungai Penuh, Wako Alfin dan Wawako Azhar Tampung Aspirasi
Jadwal Pengaliran Air Sungai Penuh 8 Oktober 2026, Cek Wilayah dan Jam Air Mengalir
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:56 WIB

ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi, Tiga Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci Masuk Wawancara Akhir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Berita Terbaru

Otomotif

Honda Umumkan Nama Baru Sistem Hybrid, Meluncur Mulai 2027

Sabtu, 10 Okt 2026 - 17:00 WIB