Pemprov Jambi Tegaskan Komitmen Reforma Agraria di Rakor Akhir GTRA 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI — Pemerintah Provinsi Jambi kembali menegaskan komitmen penyelesaian konflik lahan melalui Rapat Koordinasi Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2025. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Selasa (11/11/2025).

Rakor dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi, Arief Munandar, SE, mewakili Gubernur Jambi. Hadir pula Kepala Kanwil BPN Provinsi Jambi, Humaidi, A.Ptnh., M.M., unsur kementerian, pejabat daerah, serta perwakilan masyarakat penerima manfaat Reforma Agraria.

Rapat tersebut digelar untuk menyelaraskan langkah bersama terkait penataan aset, penyelesaian konflik agraria, redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), serta penguatan akses ekonomi masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa Reforma Agraria menjadi instrumen penting dalam pemerataan penguasaan tanah dan peningkatan kesejahteraan.

Baca Juga :  Bandingkan Era Zulkifli Nurdin, Warga Sungai Penuh Pertanyakan Minimnya Pejabat Eselon II di Pemprov Jambi Saat Ini

Asisten Arief Munandar menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi fase krusial setelah tujuh tahun implementasi Reforma Agraria di Jambi. Sejumlah capaian tercatat, mulai dari pendataan TORA di Kabupaten Merangin, redistribusi tanah di Kabupaten Tebo sebanyak 500 bidang, hingga program pemberdayaan masyarakat yang memperkuat penataan akses di beberapa wilayah.

Namun, Arief juga menyoroti beberapa kendala yang masih muncul, terutama terkait lokasi pelepasan kawasan hutan yang belum memperoleh keputusan resmi. Kondisi ini menghambat penyelesaian beberapa agenda Reforma Agraria.

“Reforma Agraria bukan hanya pembagian tanah. Ini langkah transformasi untuk memperbaiki struktur penguasaan lahan dan mendorong kesejahteraan. Karena itu, kerja kolaboratif harus terus diperkuat,” tegasnya.

Baca Juga :  Koordinasi GTK 2026, Gubernur Al Haris Bahas Solusi Guru Paruh Waktu

Kepala Kanwil BPN Provinsi Jambi, Humaidi, turut mendorong agar sinergi lintas sektor semakin solid. Menurutnya, rakor ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penyusunan strategi guna mempercepat program Reforma Agraria di tahun mendatang.

“Kita berharap pertemuan ini menghasilkan rekomendasi yang memperkuat pelaksanaan Reforma Agraria agar semakin inklusif, produktif, dan berkeadilan,” ujarnya.

Rakor ditutup dengan penyerahan rekomendasi dan komitmen bersama untuk mempercepat penyelesaian konflik lahan serta memastikan Reforma Agraria memberikan dampak nyata bagi masyarakat Jambi.(ded)

Berita Terkait

Beasiswa Pemprov Jambi 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu Bisa Daftar Gratis
Pemprov Jambi Gelar Program Apresiasi Taat Pajak 2026, Hadiah Emas hingga Motor Siap Dibagikan : Mulai 11 Maret – 30 Juni 2026
Jalan Kerinci–Bangko Longsor Lagi, Pengendara Harus Antre Berjam-Jam untuk Melintas
SIGINJAI Fest 2026 Resmi Dibuka, Al Haris Dorong Ekonomi Syariah
PKK Jambi dan Bunda PAUD Edukasi Gizi Lewat Program Berbagi
DPRD Jambi Beri Rekomendasi, Gubernur Al Haris Siapkan Langkah Perbaikan
Bank Jambi Didorong Mandiri, Gubernur Al Haris Tekankan Pembenahan Total
Dua Daerah di Jambi Berprestasi, Dapat Apresiasi Pemerintah Pusat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:01 WIB

Beasiswa Pemprov Jambi 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu Bisa Daftar Gratis

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00 WIB

Pemprov Jambi Gelar Program Apresiasi Taat Pajak 2026, Hadiah Emas hingga Motor Siap Dibagikan : Mulai 11 Maret – 30 Juni 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:47 WIB

Jalan Kerinci–Bangko Longsor Lagi, Pengendara Harus Antre Berjam-Jam untuk Melintas

Kamis, 30 April 2026 - 00:06 WIB

SIGINJAI Fest 2026 Resmi Dibuka, Al Haris Dorong Ekonomi Syariah

Rabu, 29 April 2026 - 23:45 WIB

PKK Jambi dan Bunda PAUD Edukasi Gizi Lewat Program Berbagi

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Bisnis

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB