Pemprov Jambi dan BI Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI — Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan komitmen kuat antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama melalui upaya pengendalian inflasi di berbagai wilayah kabupaten/kota. Hal itu disampaikannya dalam acara Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi yang digelar di Swiss-Belhotel Jambi, Senin (26/01/2026).

Al Haris menyebut kerja sama Pemprov Jambi dengan BI bukan hanya sebatas koordinasi teknis, tetapi sudah menyentuh sektor riil hingga masyarakat tingkat bawah. Program pembinaan UMKM, pendampingan petani, dan penguatan usaha rumahan menjadi bentuk nyata bagaimana BI hadir langsung membantu pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Gubernur, kontribusi BI sangat terasa dalam memperkuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), termasuk melalui operasional toko inflasi di sejumlah pasar untuk menjaga harga komoditas pokok agar tetap stabil. Ia memberikan apresiasi kepada jajaran BI Jambi yang dinilai konsisten menjaga ritme pertumbuhan ekonomi provinsi.

Dalam sambutannya, Al Haris juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BI Jambi sebelumnya, Warsono, atas dedikasi dan hubungan koordinatif yang dibangunnya bersama Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menyebut Warsono sebagai figur yang bekerja “dengan jiwa,” dan berharap tugas barunya dapat dijalani dengan sukses.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Hadiri Indonesia’s Geopark Leader Forum

Gubernur juga menekankan bahwa kondisi ekonomi Jambi cukup stabil meski sempat tertekan oleh naik turunnya harga komoditas tertentu seperti cabai, yang sering mengalami fluktuasi akibat distribusi ke provinsi tetangga. Meski demikian, inflasi tahunan pada Desember 2025 tercatat sebesar 3,71 persen, relatif terjaga di tengah ketidakpastian harga pangan nasional.

Pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan III 2025 mencapai 4,77 persen, sebuah capaian yang menurut Al Haris merupakan hasil kolaborasi erat antara Pemprov Jambi, BI, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia menambahkan bahwa daya beli masyarakat terus membaik, disertai penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.

Pada sesi wawancara, Al Haris kembali menyoroti peran BI dalam mendorong ekonomi inklusif berbasis UMKM dan ekonomi kerakyatan. Ia juga menyambut kehadiran Kepala Perwakilan BI Jambi yang baru, Tedy Arief Budiman, dan berharap kerja sama yang sudah terbina selama ini dapat semakin diperkuat melalui inovasi baru di sektor keuangan daerah.

Baca Juga :  Tingkatkan PAD, Sungai Penuh Evaluasi Pajak dan Retribusi Daerah

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Jambi terhadap BI. Ia menjelaskan bahwa promosi Warsono merupakan bentuk kepercayaan BI setelah ditempa melalui tugas di Jambi. Perry juga memaparkan lima fokus kerja BI di Jambi, mulai dari penyediaan uang layak edar hingga digitalisasi sistem pembayaran melalui pemanfaatan QRIS dan elektronifikasi transaksi pemerintah.

Perry turut memperkenalkan Tedy Arief Budiman sebagai pimpinan baru BI Jambi, menyebutnya sebagai pejabat yang telah ditempa pengalaman panjang di berbagai kantor perwakilan. Ia optimistis Tedy dapat melanjutkan kerja-kerja strategis BI dalam memperkuat stabilitas ekonomi di Provinsi Jambi.

Berita Terkait

Paska Serangan Siber : Bank Jambi Ganti Saldo Nasabah Hilang dan Perkuat Keamanan Sistem
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Raup Laba Bersih Rp1,70 Triliun Sepanjang 2025
Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 27 Februari 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp3,283 Juta
Anak Usaha BRI Sumbang Rp10 Triliun Laba
THR Lebaran 2026 untuk PPPK dan PPPK Paruh Waktu, Cair Kapan? Ini Kata BKN
Resmi Masuk Indonesia, Ini Harga Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra
LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:00 WIB

Paska Serangan Siber : Bank Jambi Ganti Saldo Nasabah Hilang dan Perkuat Keamanan Sistem

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:00 WIB

PT Bank Maybank Indonesia Tbk Raup Laba Bersih Rp1,70 Triliun Sepanjang 2025

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:00 WIB

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:53 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 27 Februari 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp3,283 Juta

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:04 WIB

Anak Usaha BRI Sumbang Rp10 Triliun Laba

Berita Terbaru