OLAHRAGA — Derby Manchester pada pekan ke-22 Liga Inggris 2025/2026 menghadirkan drama luar biasa di Old Trafford. Manchester United sukses menaklukkan rival beratnya, Manchester City, dengan skor meyakinkan 2-0. Pertandingan yang berlangsung Sabtu (17/1/2026) malam WIB itu dipenuhi tensi tinggi, dua gol dianulir VAR, aksi penyelamatan krusial, hingga serangan balik mematikan yang menjadi kunci kemenangan tuan rumah.
Laga ini juga menjadi momentum kebangkitan United di bawah tekanan kompetisi ketat Premier League. Tambahan tiga poin membuat mereka menembus empat besar, sementara City harus menelan kekalahan pahit yang memperlebar jarak mereka dari puncak klasemen.
Babak Pertama: Dua Gol Dianulir VAR, United Hanya Bisa Menahan Frustrasi
Pertandingan langsung berjalan dengan ritme cepat. Sejak menit pertama, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi yang menggambarkan rivalitas klasik mereka.
Manchester United mendapatkan peluang emas paling awal pada menit ketiga. Berawal dari sepak pojok Bruno Fernandes, Harry Maguire melompat lebih tinggi daripada para pemain City dan menanduk bola dengan keras. Namun, sundulan itu hanya membentur mistar gawang Gianluigi Donnarumma, membuat tribune Old Trafford hampir meledak.
City kemudian mencoba memperlambat tempo dengan menguasai bola. Kombinasi Jeremy Doku dan Bernardo Silva di sayap sering menyulitkan Dalot. Pada menit ke-15, Bernardo menyambut umpan silang Semenyo dengan sundulan, tetapi bola masih melayang di atas gawang Onana.
Tensi pertandingan naik ketika Diogo Dalot melakukan tekel keras pada Doku. VAR melakukan peninjauan, tetapi keputusan kartu kuning tetap dipertahankan, memicu reaksi dari pemain City.
United sebenarnya sempat unggul pada menit ke-34 ketika Amad Diallo berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan terobosan Fernandes. Namun, VAR kembali berbicara—offside tipis, gol dianulir.
Tak cukup sampai di situ, di menit ke-41, Bruno Fernandes juga berhasil mengoyak jala City lewat sebuah skema cantik. Tetapi VAR kembali membatalkan gol itu karena sang kapten MU berada dalam posisi offside beberapa sentimeter.
Babak pertama pun berakhir 0-0, dengan United menciptakan peluang lebih berbahaya, sementara City unggul dalam penguasaan bola.
Babak Kedua: Serangan Balik Mematikan dan Peran Besar Donnarumma Tak Mampu Selamatkan City
Manchester City tampil lebih agresif di awal babak kedua. Mereka menekan MU dari berbagai sisi, menempatkan Haaland sebagai target utama di kotak penalti. Pada menit ke-54, Haaland nyaris membuat publik Old Trafford terdiam setelah menerima umpan terobosan, tetapi tekel heroik Lisandro Martinez menggagalkan peluang emas itu.
United membalas lewat skema cepat pada menit ke-58. Dua peluang berturut-turut tercipta, tetapi Donnarumma melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan Amad Diallo dan Casemiro. Sang kiper Italia menjadi alasan skor masih imbang saat itu.
Namun, ketangguhan Donnarumma akhirnya runtuh di menit ke-65. Lewat skema serangan balik cepat, Fernandes memberikan umpan terukur ke Bryan Mbeumo. Mbeumo mengontrol bola dengan baik dan melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut bawah gawang City. Old Trafford bergemuruh—United unggul 1-0.
Tertinggal, City meningkatkan tekanan. Mereka memasukkan pemain ofensif tambahan, tetapi meninggalkan ruang kosong yang kembali dimanfaatkan United.
Pada menit ke-76, Cunha mengecoh bek City dan mengirim umpan tarik ke dalam kotak penalti. Patrick Dorgu muncul dari lini kedua dan menyambar bola dengan akurat, membawa MU unggul 2-0. Gol ini memaksa City bermain lebih terbuka, tetapi pertahanan United tampil sangat rapat dan terorganisir.
Amad Diallo hampir memperbesar keunggulan MU di menit ke-84, tetapi masih bisa digagalkan Donnarumma. Di masa injury time, Mason Mount sempat mencetak gol ketiga untuk MU, namun kembali dianulir VAR karena offside.
Hingga peluit akhir berbunyi, City gagal menembus lini pertahanan MU. Kemenangan 2-0 menjadi bukti bahwa United tampil lebih efisien, lebih klinis, dan lebih siap secara mental.
Implikasi Klasemen: MU Masuk Empat Besar, City Gagal Menjaga Jarak
Dengan kemenangan ini, Manchester United kini mengoleksi 25 poin dari 22 pertandingan dan naik ke posisi empat besar. Hasil ini menjadi dorongan moral besar bagi skuad Setan Merah yang tengah berjuang kembali ke jalur persaingan papan atas.
Sementara itu, Manchester City tetap berada di posisi kedua dengan 43 poin. Kekalahan ini membuat mereka semakin tertekan dalam perburuan gelar dan memperbesar beban jelang laga-laga penting berikutnya, termasuk di Liga Champions.









