Jakarta-Nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah masih menjadi perhatian pelaku usaha, investor, hingga masyarakat yang akan melakukan transaksi valuta asing. Memasuki Sabtu, 27 Juni 2026, sejumlah bank besar di Indonesia memperbarui kurs dolar dengan selisih harga yang cukup beragam, tergantung jenis transaksi yang dipilih nasabah.
Berdasarkan pembaruan terbaru, kurs beli dolar AS di bank-bank besar berada pada kisaran Rp17.730 hingga Rp17.970 per dolar AS. Sementara itu, kurs jual bergerak di rentang Rp17.845 hingga Rp18.075. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh jenis layanan yang digunakan, mulai dari transaksi digital, transfer melalui teller, hingga penukaran uang tunai.
Bank BCA mencatat e-Rate dengan kurs beli Rp17.830 dan kurs jual Rp17.930 per dolar AS. Untuk transaksi melalui TT Counter maupun Bank Notes, BCA menetapkan kurs beli Rp17.800 dan kurs jual Rp18.075. e-Rate biasanya digunakan untuk transaksi melalui aplikasi atau layanan digital sehingga menawarkan harga yang lebih kompetitif dibanding transaksi tunai.
Sementara itu, Bank Mandiri menawarkan Special Rate dengan kurs beli tertinggi di antara bank besar lainnya, yakni Rp17.970 dan kurs jual Rp18.000. Untuk layanan TT Counter dan Bank Notes, kurs beli berada di Rp17.730 sedangkan kurs jual Rp18.030. Special Rate umumnya berlaku untuk transaksi digital dengan nominal tertentu.
Di Bank BRI, kurs umum dolar AS dipatok pada Rp17.848 untuk kurs beli dan Rp18.000 untuk kurs jual. Adapun Bank BNI melalui layanan Special Rates menawarkan kurs beli Rp17.745 dan kurs jual Rp17.845. Angka tersebut menjadikan BNI sebagai salah satu bank dengan kurs jual paling rendah pada pembaruan kali ini.
Bagi masyarakat yang ingin membeli dolar AS untuk keperluan perjalanan, pendidikan, bisnis, maupun investasi, membandingkan kurs di beberapa bank dapat membantu menghemat biaya transaksi. Selisih puluhan hingga ratusan rupiah per dolar akan terasa signifikan terutama untuk transaksi dalam jumlah besar.
Selain membandingkan kurs, nasabah juga disarankan memperhatikan jenis layanan yang digunakan. e-Rate atau Special Rate biasanya menawarkan harga lebih menarik dibandingkan transaksi tunai. Namun, syarat dan ketentuannya dapat berbeda di setiap bank sehingga perlu dicek sebelum melakukan transaksi.
Pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS masih dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, kondisi ekonomi global, hingga sentimen pasar keuangan domestik. Karena itu, nilai tukar dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar. Nasabah disarankan memantau pembaruan kurs resmi dari masing-masing bank sebelum melakukan transaksi agar memperoleh harga terbaik.
FAQ
1. Berapa kurs dolar hari ini 27 Juni 2026?
Kurs dolar berada di kisaran Rp17.730-Rp17.970 untuk kurs beli dan Rp17.845-Rp18.075 untuk kurs jual.
2. Bank mana yang menawarkan kurs beli tertinggi?
Bank Mandiri melalui Special Rate dengan kurs beli Rp17.970 per dolar AS.
3. Bank mana yang memiliki kurs jual paling rendah?
Bank BNI melalui Special Rates dengan kurs jual Rp17.845 per dolar AS.
4. Apa perbedaan e-Rate dan Bank Notes?
e-Rate berlaku untuk transaksi digital, sedangkan Bank Notes digunakan untuk transaksi uang tunai.
5. Mengapa kurs dolar di setiap bank berbeda?
Karena setiap bank memiliki kebijakan penetapan harga berdasarkan kondisi pasar, likuiditas, dan jenis transaksi. Tim









