Kurs Dolar AS Hari Ini 25 Agustus 2026: Cek Kurs Mandiri, BCA, BNI dan BRI

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian pasar pada perdagangan Selasa, 25 Agustus 2026. Berdasarkan data Google Finance yang dikutip Bisnis.com, rupiah berada di level Rp17.734 per dolar AS, melemah sekitar 0,04% dibandingkan posisi sebelumnya.

Di tengah pergerakan rupiah tersebut, kurs dolar AS di sejumlah bank besar Indonesia juga menjadi perhatian masyarakat, terutama nasabah yang akan melakukan transaksi valuta asing, pembayaran internasional, perjalanan ke luar negeri, hingga kebutuhan bisnis.

Bank Mandiri, BNI, BCA, dan BRI masing-masing menetapkan kurs dolar AS dengan harga yang berbeda sesuai jenis transaksi dan waktu pembaruan.

Kurs dolar AS hari ini 25 Agustus 2026

Berikut perbandingan kurs dolar AS di empat bank besar berdasarkan data yang tersedia pada Selasa, 25 Agustus 2026:

Bank Jenis Kurs Kurs Beli Kurs Jual Waktu Pembaruan
Bank Mandiri Special Rate Rp17.670 Rp17.700 08.59 WIB
Bank Mandiri TT Counter Rp17.480 Rp17.780 09.51 WIB
Bank Mandiri Bank Notes Rp17.480 Rp17.780 11.04 WIB
BNI Special Rates Rp17.655 Rp17.755 11.05 WIB
BNI TT Counter Rp17.490 Rp17.790 11.05 WIB
BNI Bank Notes Rp17.490 Rp17.790 11.05 WIB
BCA e-Rate Rp17.665 Rp17.755 11.12 WIB
BCA TT Counter Rp17.510 Rp17.790 11.12 WIB
BCA Bank Notes Rp17.510 Rp17.790 11.12 WIB
BRI e-Rate Rp17.678 Rp17.734 11.16 WIB
BRI TT Counter Rp17.565 Rp17.865 11.16 WIB

Catatan: kurs dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan masing-masing bank dan kondisi pasar.

Kurs jual dolar AS tertinggi hari ini

Dari data tersebut, kurs jual dolar AS tertinggi untuk transaksi TT Counter berada di BRI sebesar Rp17.865 per US$1.

Sementara itu, Bank Mandiri mencatat kurs jual TT Counter sebesar Rp17.780, BNI Rp17.790, dan BCA Rp17.790.

Perbedaan kurs beberapa puluh rupiah mungkin terlihat kecil, tetapi dapat menjadi signifikan apabila transaksi dilakukan dalam jumlah dolar yang besar.

Sebagai contoh, selisih Rp85 per dolar pada transaksi US$1.000 berarti terdapat perbedaan sekitar Rp85.000.

Kurs beli dolar AS: BRI paling tinggi dalam data e-Rate

Untuk kurs beli e-Rate yang tersedia dalam data tersebut, BRI berada di level Rp17.678 per US$1.

BCA menetapkan Rp17.665, BNI Rp17.655, sedangkan Bank Mandiri melalui special rate tercatat Rp17.670.

Kurs beli biasanya menjadi perhatian bagi masyarakat yang hendak menjual dolar AS dan menerima pembayaran dalam rupiah.

Rupiah melemah ke Rp17.734 per dolar AS

Pergerakan rupiah pada Selasa turut dipengaruhi oleh perkembangan pasar global.

Data yang dikutip dari Google Finance menunjukkan rupiah melemah 0,04% ke level Rp17.734 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS tercatat berada di sekitar 100,40, atau turun sekitar 0,10%.

Baca Juga :  Emas Antam Melemah Rp13 Ribu, Cek Harga Semua Pecahan Hari Ini

Pasar juga mencermati perkembangan geopolitik, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta situasi di sekitar Selat Hormuz.

Sentimen geopolitik menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pergerakan aset keuangan global, termasuk nilai tukar dan harga komoditas.

Mengapa kurs dolar di setiap bank berbeda?

Kurs dolar AS tidak selalu sama di setiap bank karena masing-masing bank memiliki kebijakan penetapan kurs, jenis transaksi, spread, biaya, serta waktu pembaruan yang berbeda.

Selain itu, terdapat perbedaan antara:

  • Kurs beli, yaitu harga ketika bank membeli dolar dari nasabah.
  • Kurs jual, yaitu harga ketika bank menjual dolar kepada nasabah.
  • TT Counter, yang berkaitan dengan transaksi melalui mekanisme transfer.
  • Bank Notes, yang digunakan untuk transaksi uang kertas valuta asing.
  • e-Rate atau special rate, yang dapat memiliki ketentuan dan kanal transaksi tertentu.

Karena itu, nasabah sebaiknya tidak hanya melihat angka kurs, tetapi juga memastikan jenis kurs dan kanal transaksi yang digunakan.

Cara mendapatkan kurs dolar yang lebih menguntungkan

Bagi masyarakat yang akan membeli atau menjual dolar AS, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan nilai transaksi yang lebih efisien.

Pertama, bandingkan kurs beberapa bank. Selisih kurs dapat memberikan dampak cukup besar untuk transaksi bernilai tinggi.

Kedua, perhatikan jenis transaksi. Kurs e-Rate, special rate, TT Counter, dan Bank Notes dapat berbeda.

Ketiga, cek kurs menjelang transaksi. Nilai tukar dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Keempat, hitung total biaya transaksi. Jangan hanya melihat kurs karena biaya administrasi atau biaya layanan tertentu dapat memengaruhi nilai akhir.

Kelima, bagi pelaku usaha, pertimbangkan risiko nilai tukar. Perubahan kurs dapat memengaruhi biaya impor, pembayaran vendor luar negeri, maupun penerimaan ekspor.

Contoh perhitungan membeli US$1.000

Sebagai gambaran, jika seseorang membeli US$1.000 menggunakan kurs jual TT Counter:

  • Bank Mandiri: sekitar Rp17.780.000
  • BNI: sekitar Rp17.790.000
  • BCA: sekitar Rp17.790.000
  • BRI: sekitar Rp17.865.000

Perhitungan tersebut merupakan nilai berdasarkan kurs yang tercantum dan belum memperhitungkan kemungkinan biaya tambahan.

Dari perbandingan tersebut, selisih antara kurs jual TT Counter terendah dan tertinggi mencapai Rp85 per dolar.

Untuk transaksi US$10.000, selisih tersebut secara matematis dapat mencapai Rp850.000 sebelum memperhitungkan biaya transaksi lainnya.

Apakah kurs dolar akan naik atau turun?

Tidak ada yang dapat memastikan secara akurat arah kurs dolar dalam jangka pendek.

Pergerakan rupiah dapat dipengaruhi berbagai faktor, antara lain kebijakan suku bunga bank sentral, inflasi, arus modal asing, kondisi ekonomi Indonesia, data ekonomi Amerika Serikat, harga komoditas, serta perkembangan geopolitik global.

Karena itu, masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi dolar sebaiknya memperhatikan kurs secara berkala dan mempertimbangkan kebutuhan transaksi, bukan sekadar mencoba menebak titik tertinggi atau terendah pasar.

Baca Juga :  Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.840 per Dolar AS, Simak Penyebab dan Proyeksi Kurs Besok

Kesimpulan

Kurs dolar AS hari ini, Selasa 25 Agustus 2026, berada di sekitar Rp17.734 per dolar AS, dengan rupiah tercatat melemah 0,04%.

Di perbankan, kurs jual dolar berbeda antara satu bank dengan lainnya. Berdasarkan data yang tersedia, kurs jual TT Counter tertinggi berada di BRI sebesar Rp17.865 per US$1, sedangkan Bank Mandiri Rp17.780, BNI Rp17.790, dan BCA Rp17.790.

Nasabah sebaiknya selalu memeriksa kurs terbaru sebelum melakukan transaksi karena nilai tukar dapat berubah sewaktu-waktu.

FAQ Kurs Dolar Hari Ini 25 Agustus 2026

Berapa kurs dolar AS hari ini?

Nilai tukar rupiah yang dikutip dari Google Finance pada Selasa, 25 Agustus 2026, berada di sekitar Rp17.734 per dolar AS.

Berapa kurs dolar di Bank Mandiri hari ini?

Bank Mandiri mencatat special rate dolar AS sebesar Rp17.670 untuk beli dan Rp17.700 untuk jual. Untuk TT Counter, kurs beli Rp17.480 dan kurs jual Rp17.780.

Berapa kurs dolar di BCA hari ini?

BCA mencatat e-Rate dolar AS sebesar Rp17.665 untuk beli dan Rp17.755 untuk jual. Sementara TT Counter berada di Rp17.510 untuk beli dan Rp17.790 untuk jual.

Berapa kurs dolar di BNI hari ini?

BNI mencatat special rates sebesar Rp17.655 untuk beli dan Rp17.755 untuk jual. Untuk TT Counter, kurs beli Rp17.490 dan kurs jual Rp17.790.

Berapa kurs dolar di BRI hari ini?

BRI mencatat e-Rate sebesar Rp17.678 untuk beli dan Rp17.734 untuk jual. Untuk TT Counter, kurs beli Rp17.565 dan kurs jual Rp17.865.

Bank mana yang memiliki kurs jual dolar tertinggi?

Berdasarkan data TT Counter yang tersedia, BRI memiliki kurs jual tertinggi, yakni Rp17.865 per US$1.

Apakah kurs dolar di bank bisa berubah?

Ya. Kurs dapat berubah mengikuti kondisi pasar valuta asing dan kebijakan masing-masing bank. Karena itu, angka pada pagi hari belum tentu sama dengan kurs beberapa jam kemudian.

Apa perbedaan kurs beli dan kurs jual?

Kurs beli adalah harga ketika bank membeli dolar dari nasabah, sedangkan kurs jual adalah harga ketika bank menjual dolar kepada nasabah.

Apakah kurs bank sama dengan kurs Google?

Belum tentu. Kurs yang ditampilkan layanan pasar atau Google Finance dapat berbeda dengan kurs transaksi bank karena bank menetapkan harga berdasarkan jenis transaksi, spread, waktu pembaruan, dan kebijakan masing-masing.

Apa yang harus diperhatikan sebelum menukar dolar?

Bandingkan kurs beberapa bank, periksa jenis kurs yang berlaku, cek waktu pembaruan, dan hitung seluruh biaya transaksi sebelum melakukan penukaran. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Harga BBM 25 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Bengkulu: Pertamax hingga Solar Terbaru
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 25 Agustus 2026 Naik: Antam, UBS, Galeri24 Lengkap dan Harga Antam Resmi
Suku Bunga The Fed September 2026: Jadwal, Prediksi Keputusan, dan Dampaknya ke Rupiah, Emas, serta IHSG
Bisnis-27 Ditutup Turun 0,12% Hari Ini, Ini Daftar Saham yang Menguat
10 Game Gratis Terbaru Android Hari Ini 24 Agustus 2026, Wajib Coba!
IHSG Hari Ini 24 Agustus 2026 Menguat ke 6.528, Saham TPIA DSSA dan AMMN Jadi Sorotan
Kurs Dolar AS Hari Ini 24 Agustus 2026: Cek Kurs BCA, Mandiri, BRI dan BNI
Harga Buyback Emas Logam Mulia Naik Jadi Rp2,61 Juta per Gram Hari Ini, 24 Agustus 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini 25 Agustus 2026: Cek Kurs Mandiri, BCA, BNI dan BRI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Harga BBM 25 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Bengkulu: Pertamax hingga Solar Terbaru

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 25 Agustus 2026 Naik: Antam, UBS, Galeri24 Lengkap dan Harga Antam Resmi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:02 WIB

Suku Bunga The Fed September 2026: Jadwal, Prediksi Keputusan, dan Dampaknya ke Rupiah, Emas, serta IHSG

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Bisnis-27 Ditutup Turun 0,12% Hari Ini, Ini Daftar Saham yang Menguat

Berita Terbaru

Oplus_131074

Sungai Penuh

Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:05 WIB

Otomotif

Mazda 6e Fastback, Sedan Listrik Premium dengan Tenaga 258 PS

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:00 WIB