Keyboard BlackBerry Kembali Populer

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI-Dominasi smartphone layar sentuh penuh mulai mendapat tantangan baru. Setelah bertahun-tahun dianggap sebagai teknologi usang, keyboard fisik ala BlackBerry kini kembali menarik perhatian pasar teknologi global.

Sejumlah perusahaan teknologi mulai menghidupkan kembali pengalaman mengetik menggunakan tombol fisik yang sempat populer sebelum era iPhone.

Dua perusahaan yang paling agresif di segmen ini adalah Clicks Technology dan Unihertz. Keduanya meluncurkan perangkat dan aksesori smartphone berkeyboard fisik untuk memenuhi permintaan pengguna yang ternyata masih cukup besar.

Nostalgia Bukan Satu-satunya Alasan

Fenomena ini muncul hampir dua dekade setelah Apple memperkenalkan iPhone pertama pada 2007 yang mengubah arah industri smartphone menuju desain layar sentuh penuh.

Meski begitu, komunitas penggemar BlackBerry ternyata tetap bertahan. Bahkan, terdapat komunitas online dengan puluhan ribu anggota yang masih aktif berbagi tips serta pengalaman menggunakan perangkat keyboard fisik.

Menurut profesor komunikasi dari Nanyang Technological University, Jung Younbo, kebangkitan tren ini menunjukkan bahwa smartphone kini juga menjadi bagian dari ekspresi gaya hidup dan mode.

“Kita cenderung menggunakan smartphone sebagai sarana untuk mengekspresikan diri,” ujarnya.

Keyboard Fisik Dinilai Lebih Fokus

Salah satu pendiri Clicks Technology, Jeff Gadway, mengatakan banyak pengguna tertarik bukan karena nostalgia, melainkan karena ingin pengalaman penggunaan yang lebih fokus.

Baca Juga :  Strategi Baru Vivo: Bocoran Vivo X500 Series Gunakan Dua Chipset Flagship

Menariknya, sekitar 45 persen pelanggan Clicks disebut belum pernah menggunakan ponsel keyboard fisik sebelumnya.

Menurut Gadway, keyboard fisik membantu pengguna lebih terarah ketika memakai smartphone dan mengurangi distraksi dari media sosial maupun aplikasi lain.

Bantu Kurangi Screentime

Penggunaan smartphone keyboard fisik juga disebut dapat membantu mengurangi screentime atau waktu menatap layar.

Konten kreator berusia 23 tahun, Chonnie Alfonso, mengaku beralih ke perangkat keyboard fisik membuatnya lebih mudah mengontrol penggunaan media sosial.

Ia menilai aktivitas doomscrolling terasa kurang nyaman dilakukan pada ponsel berbentuk kotak ala BlackBerry.

Selain itu, perangkat keyboard fisik biasanya lebih fokus pada fungsi utama seperti pesan, telepon, dan produktivitas dibanding hiburan tanpa batas.

Fitur Lama yang Kini Dicari Lagi

Tidak hanya keyboard fisik, perangkat-perangkat ini juga membawa kembali fitur yang mulai hilang dari smartphone modern.

Beberapa fitur tersebut antara lain:

  • Jack audio 3,5 mm
  • Slot kartu memori eksternal
  • Penutup belakang yang dapat diganti
  • Dukungan headphone kabel

Bagi sebagian pengguna, fitur-fitur tersebut justru dianggap lebih praktis dibanding teknologi nirkabel modern.

Penggemar audio bernama Wei Lun menyebut headphone kabel lebih stabil dan tidak mudah hilang dibanding earbud nirkabel.

Baca Juga :  Bocoran iPhone 18: Dynamic Island Lebih Kecil, Desain Makin Futuristik

Selain itu, harga headphone kabel juga jauh lebih murah dibanding perangkat Bluetooth premium seperti AirPods milik Apple.

Ramah untuk Aksesibilitas

Keyboard fisik juga dinilai membantu pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas tertentu.

Menurut Gadway, sebagian pengguna dengan gangguan penglihatan atau kendala motorik merasa lebih nyaman mengetik menggunakan tombol fisik dibanding layar sentuh.

Hal tersebut membuat perangkat keyboard fisik kembali relevan di tengah perkembangan smartphone modern.

Pasar Mulai Memanas

Selain Clicks dan Unihertz, perusahaan lain seperti Zinwa Technologies dan iKKO juga mulai meluncurkan smartphone berkeyboard fisik.

Minat pasar terhadap perangkat ini ternyata cukup tinggi. Kampanye Kickstarter untuk Titan 2 dari Unihertz berhasil menarik lebih dari 8.200 pendukung dan mengumpulkan dana lebih dari 4,8 juta dolar AS.

Clicks Technology juga mengaku berhasil melampaui target pemesanan awal enam bulan hanya dalam waktu 30 hari.

Meski demikian, produsen masih menghadapi tantangan berupa kenaikan harga komponen akibat tingginya permintaan infrastruktur AI global yang memengaruhi pasokan memori dan chip.

Namun, di tengah dominasi smartphone layar penuh yang seragam, kebangkitan keyboard fisik menunjukkan bahwa sebagian pengguna masih merindukan pengalaman mengetik yang lebih nyata, fokus, dan personal.

Berita Terkait

Apple Kembali Buat Kejutan
Vivo X300 FE vs Xiaomi 17, Duel HP Flagship Kamera ZEISS dan Leica
Xiaomi 17 Jadi Andalan Konten Kreator, Laura Basuki Pamer Hasil Kamera Leica
Huawei Watch Fit 5 Series Resmi Hadir di Indonesia
Earbud Noise Cancelling Terbaik 2026 di Tokopedia, Harga Mulai Rp300 Ribuan
Apple Gandeng Intel Produksi Chip MacBook Neo, Tinggalkan TSMC?
Smartwatch Baru Huawei Watch Fit 5 Pro Punya Fitur Deteksi Diabetes
Cara Mudah Login WA Web di Laptop dan HP Kedua dengan Mudah, Praktis untuk Kerja dan Chatting
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00 WIB

Apple Kembali Buat Kejutan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:00 WIB

Keyboard BlackBerry Kembali Populer

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

Vivo X300 FE vs Xiaomi 17, Duel HP Flagship Kamera ZEISS dan Leica

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:00 WIB

Xiaomi 17 Jadi Andalan Konten Kreator, Laura Basuki Pamer Hasil Kamera Leica

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:00 WIB

Huawei Watch Fit 5 Series Resmi Hadir di Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Apple Kembali Buat Kejutan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00 WIB

Teknologi

Keyboard BlackBerry Kembali Populer

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:00 WIB