KAYONEWS– Kondisi kebersihan di pusat Kota Sungai Penuh kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah warga menilai kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sungai Penuh mengalami penurunan pasca pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV yang dilakukan Pemerintah Kota Sungai Penuh beberapa waktu lalu.
Warga menyebutkan, pengangkutan sampah yang sebelumnya berjalan rutin dan terjadwal kini mulai tidak teratur. Tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik pusat kota, memunculkan kesan lemahnya pengawasan dan penurunan ritme kerja petugas kebersihan di lapangan.
Kondisi tersebut dinilai kontras dibandingkan awal masa pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Alfin dan Azhar, serta menjelang pelantikan pejabat. Pada periode tersebut, respons Dinas Lingkungan Hidup terhadap keluhan masyarakat dinilai lebih cepat dan sigap.
“Sampah sekarang mulai diangkut tidak rutin. Beda sekali perlakuan dahulu dengan sekarang, terutama sebelum pelantikan,” ujar Antoni, salah seorang warga Kota Sungai Penuh, saat dimintai tanggapan.
Ia menilai, menurunnya kinerja tersebut diduga berkaitan dengan rasa aman sejumlah pejabat setelah pelantikan. Menurutnya, kondisi jabatan yang dianggap sudah tidak lagi terancam dapat memengaruhi semangat kerja dan sensitivitas terhadap pelayanan publik.
Pendapat serupa disampaikan Andi, warga lainnya. Ia mengatakan bahwa penurunan ritme kerja kebersihan sudah mulai terasa paska pelantikan resmi dilaksanakan. Situasi ini, menurutnya, menjadi indikator lemahnya konsistensi pelayanan di sektor kebersihan.
“Agak terasa juga, setelah pelantikan ini tampak jelas adanya penurunan ritme kerja kebersihan,” katanya. Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi agar pelayanan publik kembali berjalan optimal.
Sejumlah warga berharap, fenomena menurunnya kinerja pasca pelantikan perlu menjadi perhatian serius kepala daerah. Evaluasi berkala dan pengawasan internal dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi kelalaian pelayanan yang berpotensi merugikan masyarakat. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









