IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 5.820,79, Saham BBCA, BREN, dan TPIA Jadi Penekan Utama

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Senin (29/6/2026). Tekanan jual yang terjadi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar membuat indeks kehilangan lebih dari satu persen dan gagal mempertahankan penguatan yang sempat terjadi di awal perdagangan.

IHSG ditutup melemah 1,28 persen atau turun 75,34 poin ke posisi 5.820,79. Sepanjang perdagangan, indeks sempat dibuka di level 5.932,02 dan bergerak hingga menyentuh 5.942,77, namun tekanan jual yang meningkat membuat indeks terus terkoreksi hingga penutupan.

Data perdagangan menunjukkan 214 saham menguat, 449 saham melemah, dan 149 saham bergerak stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sekitar Rp10.205,34 triliun, mencerminkan masih tingginya aktivitas transaksi meski pasar berada dalam tekanan.

Pelemahan IHSG dipicu aksi jual pada sejumlah saham unggulan. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 4,74 persen, disusul PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang melemah 4,48 persen. Tekanan juga terjadi pada PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang sama-sama ditutup di zona negatif.

Baca Juga :  Purbaya Tarik Dana Rp300 Triliun dari Bank BUMN, Apa Dampaknya bagi Kredit dan Suku Bunga?

Di tengah tekanan tersebut, beberapa emiten masih mampu mencatatkan kenaikan. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menguat 2,31 persen, sementara PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 1,23 persen. Namun, penguatan tersebut belum cukup untuk mengangkat kinerja indeks secara keseluruhan.

Analis menilai pelemahan sektor keuangan dan infrastruktur menjadi penyebab utama terkoreksinya IHSG. Aksi ambil untung pada saham-saham perbankan besar membuat sentimen pasar melemah. Di sisi lain, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang masih mampu bertahan di zona hijau.

Pelaku pasar kini menunggu sentimen baru, baik dari dalam negeri maupun global, termasuk arah suku bunga, nilai tukar rupiah, arus dana asing, hingga perkembangan ekonomi dunia. Faktor-faktor tersebut diperkirakan masih akan memengaruhi pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan.

Bagi investor, kondisi seperti ini sering dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi portofolio dan mencari peluang pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat. Meski pasar sedang terkoreksi, banyak analis menilai volatilitas juga dapat membuka kesempatan investasi jangka panjang apabila dilakukan dengan manajemen risiko yang baik.

Baca Juga :  Lazada Lakukan PHK Massal di Asia Tenggara, Apakah Indonesia Ikut Terdampak?

FAQ

1. Mengapa IHSG turun hari ini?
IHSG melemah karena tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan, energi, dan infrastruktur.

2. Saham apa yang paling menekan IHSG?
Di antaranya TPIA, BREN, BBCA, PANI, dan TLKM.

3. Berapa posisi penutupan IHSG hari ini?
IHSG ditutup di level 5.820,79, turun 1,28 persen dibanding perdagangan sebelumnya.

4. Apakah saat IHSG turun menjadi waktu yang tepat membeli saham?
Hal itu bergantung pada profil risiko dan tujuan investasi masing-masing. Investor sebaiknya melakukan analisis fundamental sebelum mengambil keputusan.

5. Faktor apa yang memengaruhi pergerakan IHSG selanjutnya?
Pergerakan dana asing, kebijakan suku bunga, kondisi ekonomi global, nilai tukar rupiah, serta kinerja emiten akan menjadi faktor utama yang menentukan arah IHSG berikutnya. Tim

Berita Terkait

Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 17 Agustus 2026, RM1 = Rp4.385
Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.806 per Dolar AS, Ada Kabar dari The Fed
Harga BBM Hari Ini 17 Agustus 2026: Pertalite, Pertamax hingga Shell dan Vivo
Harga Emas Antam Hari Ini 17 Agustus 2026 Naik? Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg
Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Agustus 2026: 1 Gram Rp2,78 Juta, Cek Harga Lengkap dan Buyback
Harga Emas Dunia Diprediksi Menguat Pekan Depan, Cek Target hingga Rp2,83 Juta per Gram
KUR BRI Rp20 Juta 2026: Cek Angsuran per Bulan, Bunga, Syarat dan Cara Pengajuan
Pertamina Beri Diskon BBM Rp450 per Liter, Cek Syarat dan Jadwalnya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 17 Agustus 2026, RM1 = Rp4.385

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.806 per Dolar AS, Ada Kabar dari The Fed

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Harga BBM Hari Ini 17 Agustus 2026: Pertalite, Pertamax hingga Shell dan Vivo

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 17 Agustus 2026 Naik? Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Agustus 2026: 1 Gram Rp2,78 Juta, Cek Harga Lengkap dan Buyback

Berita Terbaru