Harga Emas Antam Meroket, Pecahkan Rekor Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pasar emas dalam negeri kembali menunjukkan geliat kuat. Harga emas Antam 24 karat resmi menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah, setelah pada Sabtu (24/1/2026) mengalami kenaikan Rp 7.000 per gram dan menyentuh angka Rp 2.887.000 per gram. Lonjakan ini memperpanjang tren penguatan yang telah terjadi sejak awal 2026, sejalan dengan menguatnya harga emas dunia akibat meningkatnya sentimen risiko global.

Data resmi dari Logam Mulia Antam mencatat, seluruh varian satuan emas ikut mengalami penyesuaian harga. Pecahan terkecil 0,5 gram kini berada di level Rp 1.493.500, sementara emas ukuran menengah seperti 10 gram dijual Rp 28.420.000. Untuk ukuran terbesar, yakni 1 kilogram, banderolnya mencapai Rp 2.827.600.000.

Pergerakan harga emas dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tren yang sangat agresif. Dalam rentang sepekan, harga emas Antam berfluktuasi di kisaran Rp 2.663.000 – Rp 2.887.000 per gram. Bahkan dalam sebulan terakhir, grafiknya terus menanjak dari Rp 2.488.000 menuju rekornya saat ini.

Baca Juga :  Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp2,401 Juta per Gram, Simak Besaran Pajaknya

Buyback Naik, Minat Investor Tetap Tinggi

Nilai buyback—harga yang ditawarkan Antam kepada konsumen yang ingin menjual kembali emasnya—juga mengalami kenaikan paralel. Hari ini buyback dipatok Rp 2.722.000 per gram, naik Rp 7.000 dari hari sebelumnya.

Namun pembeli perlu mengingat adanya ketentuan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% untuk transaksi buyback di atas Rp 10 juta, sesuai aturan PMK No. 81 Tahun 2024. Pajak ini dipotong otomatis pada saat transaksi berlangsung.

Baca Juga :  8 Kartu Kredit Digital Terbaik Indonesia 2026: Aman, Praktis, dan Cashback Menarik

Meskipun ada kewajiban pajak, tingginya minat masyarakat terhadap emas fisik tidak surut. Harga yang terus mencetak rekor membuat banyak investor memandang emas sebagai aset pelindung yang paling stabil di tengah ketidakpastian nilai tukar dan volatilitas pasar global.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

0,5 gram: Rp 1.493.500

1 gram: Rp 2.887.000

2 gram: Rp 5.724.000

3 gram: Rp 8.568.000

5 gram: Rp 14.250.000

10 gram: Rp 28.420.000

25 gram: Rp 70.885.000

50 gram: Rp 141.605.000

100 gram: Rp 283.060.000

250 gram: Rp 707.340.000

500 gram: Rp 1.414.400.000

1.000 gram: Rp 2.827.600.000

Dengan catatan-catatan ini, emas semakin kokoh sebagai instrumen investasi jangka panjang yang diminati berbagai kalangan, dari investor ritel hingga lembaga besar.

Berita Terkait

Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun, Apa Dampaknya bagi Ekonomi, Pajak, dan Investasi?
10 Aplikasi Nonton Video Penghasil Uang Terbaik 2026
Bunga Deposito Bank Digital Terbaru Juli 2026: Krom Bank dan Allo Bank Tawarkan Hingga 8%, Simak Daftar Lengkapnya
DPR Resmi Sahkan UU PFII, Indonesia Bidik Investasi Rp500 Triliun dan Siap Saingi Singapura hingga Dubai
Harga Pertamax Berpotensi Turun Agustus 2026? Bahlil Buka Peluang, Ini Syarat dan Perkiraan Dampaknya
Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Konflik AS-Iran Jadi Pemicu Utama
Harga Emas Antam Terbaru Selasa, 21 Juli 2026: Berikut Daftar Harga di Pegadaian
Best High-Yield Savings Accounts 2026: Top Accounts Offering Up to 4.50% APY
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:51 WIB

Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun, Apa Dampaknya bagi Ekonomi, Pajak, dan Investasi?

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

10 Aplikasi Nonton Video Penghasil Uang Terbaik 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:04 WIB

Bunga Deposito Bank Digital Terbaru Juli 2026: Krom Bank dan Allo Bank Tawarkan Hingga 8%, Simak Daftar Lengkapnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:33 WIB

Harga Pertamax Berpotensi Turun Agustus 2026? Bahlil Buka Peluang, Ini Syarat dan Perkiraan Dampaknya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:20 WIB

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Konflik AS-Iran Jadi Pemicu Utama

Berita Terbaru

Ekonomi

10 Aplikasi Nonton Video Penghasil Uang Terbaik 2026

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:09 WIB