Harga Emas Antam dan UBS 25/1/2026: Naik atau Turun? Cek Rinciannya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMIHarga emas batangan di pasar domestik pada Minggu, 25 Januari 2026, tercatat bergerak stabil di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah dan dinamika ekonomi global. Bagi masyarakat yang berinvestasi emas fisik maupun tabungan emas digital, pembaruan ini menjadi acuan untuk menentukan waktu yang tepat dalam melakukan pembelian ataupun buyback.

Penyedia emas seperti Galeri 24 dan UBS kembali merilis daftar harga terbaru untuk berbagai ukuran, mulai dari denominasi 0,5 gram hingga 1.000 gram. Berikut rangkumannya.

Harga Emas Galeri 24 – Update 25 Januari 2026

Harga beli emas batangan Galeri 24 untuk berbagai ukuran adalah:

0,5 gram: Rp 1.534.000

1 gram: Rp 2.925.000

2 gram: Rp 5.762.000

5 gram: Rp 14.299.000

10 gram: Rp 28.523.000

Baca Juga :  Harga Emas Dunia Terbaru Melonjak Hari Ini, Safe Haven Diburu di Tengah Geopolitik Memanas

25 gram: Rp 71.132.000

50 gram: Rp 142.152.000

100 gram: Rp 284.162.000

250 gram: Rp 708.661.000

500 gram: Rp 1.417.320.000

1.000 gram: Rp 2.834.640.000

Harga Emas UBS – Update 25 Januari 2026

Emas batangan produksi UBS (PT Untung Bersama Sejahtera) memiliki harga sebagai berikut:

0,5 gram: Rp 1.608.000

1 gram: Rp 2.974.000

2 gram: Rp 5.901.000

5 gram: Rp 14.299.000

10 gram: Rp 29.010.000

25 gram: Rp 72.383.000

50 gram: Rp 144.468.000

100 gram: Rp 288.823.000

250 gram: Rp 721.843.000

500 gram: Rp 1.441.992.000

Harga Tabungan Emas – Update 25 Januari 2026

Bagi investor yang memilih skema digital, harga tabungan emas per 0,01 gram adalah:

Harga beli: Rp 28.290

Harga buyback: Rp 27.290

Baca Juga :  Panglima TNI Instruksikan Status Siaga 1, Antisipasi Konflik Global

Skema ini memungkinkan pembelian emas dengan nominal sangat kecil, sehingga cocok sebagai langkah awal membangun portofolio investasi.

Analis: Perhatikan Selisih Harga Beli dan Buyback

Seorang analis pasar menekankan bahwa investor perlu memperhitungkan spread atau selisih antara harga beli dan harga buyback untuk menentukan potensi keuntungan.

Spread yang terlalu lebar membuat waktu balik modal menjadi lebih lama, sehingga strategi pembelian harus mempertimbangkan tren harga global dan kondisi makroekonomi.

Selain itu, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu dipengaruhi oleh:

pergerakan dolar AS,

suku bunga global,

sentimen pasar terhadap aset aman (safe haven),

serta stabilitas rupiah.

Masyarakat dianjurkan bertransaksi di gerai resmi atau aplikasi tepercaya agar keamanan dan keaslian emas terjamin.

Berita Terkait

IHSG September 2026 Diprediksi Volatil, Rebalancing MSCI dan FTSE Jadi Sorotan: Ini Saham yang Berpotensi Tertekan
Pemilik Bisnis Kini Dibidik Bank, Bisa Kelola Keuangan Usaha dan Pribadi Sekaligus
Indonesia Dihantam 16 Serangan Siber per Detik, 257 Juta Serangan Mengintai pada 2026
BNI Tawarkan KPR Cermat, Saldo Tabungan Bisa Bikin Cicilan Rumah Lebih Ringan
Hasil Voting Muktamar NU: Pemilihan Ketum PBNU Beralih ke Mekanisme AHWA
Purbaya Siapkan Teknologi Track and Trace untuk Cegah Pemalsuan Pita Cukai
Harga Kripto Hari Ini 30 Agustus 2026: Bitcoin Turun, Uniswap Melonjak 3,72%
Harga BBM Jambi, Sumbar dan Riau Hari Ini 30 Agustus 2026: Pertamax Turun, Cek Pertalite hingga Dexlite
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:02 WIB

IHSG September 2026 Diprediksi Volatil, Rebalancing MSCI dan FTSE Jadi Sorotan: Ini Saham yang Berpotensi Tertekan

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Pemilik Bisnis Kini Dibidik Bank, Bisa Kelola Keuangan Usaha dan Pribadi Sekaligus

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Indonesia Dihantam 16 Serangan Siber per Detik, 257 Juta Serangan Mengintai pada 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:00 WIB

BNI Tawarkan KPR Cermat, Saldo Tabungan Bisa Bikin Cicilan Rumah Lebih Ringan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hasil Voting Muktamar NU: Pemilihan Ketum PBNU Beralih ke Mekanisme AHWA

Berita Terbaru