Jakarta-Berikut informasi terbaru mengenai harga BBM Pertamina di wilayah Jawa-Jabodetabek per 11 Maret 2026. Pertamax mengalami penyesuaian menjadi Rp12.300 per liter, sementara Pertalite tetap stabil di harga Rp10.000 per liter dan Solar (Biosolar) dipatok Rp6.800 per liter. Untuk jenis non-subsidi lain, Pertamax Turbo berada di Rp13.100 per liter dan Dexlite Rp14.200 per liter.
Rincian harga BBM Pertamina per Maret 2026 di DKI Jakarta dan wilayah Jawa adalah sebagai berikut: Pertalite (RON 90) Rp10.000 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, Pertamax (RON 92) Rp12.300 per liter, Pertamax Green 95 Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo (RON 98) Rp13.100 per liter, Dexlite (CN 51) Rp14.200 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) Rp14.500 per liter.
Harga ini berlaku di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Untuk wilayah lain, seperti Sumatra (misalnya Jambi), harga sedikit berbeda, contohnya Pertamax dijual Rp12.600 per liter.
Selain BBM Pertamina, beberapa jenis BBM dari perusahaan lain juga mengalami penyesuaian. Shell Super dijual Rp12.390 per liter, Shell V-Power Rp12.500 per liter, dan Vivo Revvo 92 Rp12.390 per liter.
Perubahan harga ini mencerminkan penyesuaian pasar energi dan biaya produksi BBM, namun Pertalite dan Solar tetap disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya stabil. Pengguna kendaraan diimbau memantau harga secara berkala karena harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu.
Kebijakan ini bertujuan untuk menyeimbangkan kebutuhan energi masyarakat sekaligus mendukung kestabilan ekonomi daerah, khususnya menjelang periode mudik dan libur nasional. Bagi konsumen, penting mengetahui jenis BBM sesuai kendaraan agar performa mesin tetap optimal.
Untuk kendaraan bermesin bensin, Pertalite dan Pertamax masih menjadi pilihan utama. Sedangkan kendaraan diesel dapat menggunakan Solar, Dexlite, atau Pertamina Dex sesuai spesifikasi mesin. Jenis non-subsidi seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Dex disarankan bagi kendaraan performa tinggi.
Perusahaan BBM menegaskan seluruh harga ini sudah termasuk pajak dan biaya distribusi, sehingga konsumen dapat memperkirakan pengeluaran bahan bakar harian dengan lebih akurat. Pertamina juga menyediakan aplikasi dan layanan digital untuk memantau harga di SPBU terdekat.
Secara keseluruhan, meski ada kenaikan pada beberapa jenis BBM, pemerintah dan Pertamina menjaga ketersediaan stok agar pasokan tetap lancar di seluruh wilayah Jawa dan Jabodetabek. Konsumen dianjurkan menyesuaikan anggaran bahan bakar sesuai harga terbaru. (fyo/*)
Editor : Fanda Yosephta









