Harga BBM Naik Imbas Perang, Mobil Listrik Laris Manis di Asia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran dan aliansi Amerika Serikat–Israel berdampak besar pada industri otomotif global. Salah satu efek paling terasa adalah meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil listrik di berbagai negara Asia.

Lonjakan ini terlihat jelas di sejumlah dealer kendaraan listrik. Di Manila, sebuah dealer BYD mencatat penjualan dalam dua pekan pertama Maret 2026 sudah menyamai angka penjualan satu bulan penuh. Kondisi ini menunjukkan perubahan perilaku konsumen yang mulai beralih dari mobil berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.

Fenomena serupa juga terjadi di Vietnam. Salah satu dealer VinFast berhasil menjual hingga 250 unit mobil listrik hanya dalam waktu tiga pekan sejak konflik memanas. Angka ini meningkat signifikan dibanding rata-rata penjualan mingguan sebelumnya yang hanya sekitar 50 unit.

Baca Juga :  Insentif mobil listrik 2026 diprediksi membuat harga EV lebih murah dan penjualan menin

Seorang konsumen di Vietnam mengaku beralih ke mobil listrik demi efisiensi biaya. Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik jauh lebih hemat dibandingkan mobil berbahan bakar minyak di tengah harga BBM yang terus melonjak.

Kenaikan harga minyak global sendiri dipicu oleh terganggunya distribusi energi, terutama setelah penutupan Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu rute vital perdagangan minyak dunia, di mana sekitar 80 persen pasokan minyak ke Asia melewati kawasan tersebut.
Kepala Ekonom Asian Development Bank, Albert Park, menyebut kondisi ini justru mempercepat transisi ke kendaraan listrik.

Harga minyak yang tinggi menciptakan insentif ekonomi bagi masyarakat untuk beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga :  Krisis BBM Australia Makin Parah, Ratusan SPBU Kosong!

Di Thailand, tren serupa juga terjadi. Meski pemerintah mulai mengurangi subsidi kendaraan listrik, tingginya harga BBM tetap mendorong masyarakat untuk memilih mobil listrik dibandingkan kendaraan konvensional berbahan bakar fosil.

Di sisi lain, China menjadi pihak yang paling diuntungkan dari situasi ini. Ekspor mobil listrik dan plug-in hybrid dari negara tersebut mengalami lonjakan signifikan. Bahkan, pada dua bulan pertama 2026, ekspor kendaraan elektrifikasi China tercatat meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan kondisi geopolitik yang belum stabil dan harga minyak yang berpotensi terus naik, permintaan mobil listrik diperkirakan akan terus meningkat secara global dalam waktu dekat.(*/Timnas)

Berita Terkait

VinFast Rasad Meluncur, Skuter Listrik 100 Km/Jam Penantang Honda PCX dan Yamaha NMax
Mitsubishi ASX VR-e Resmi Diperkenalkan, Mobil Listrik 400 HP Berbasis Foxtron
Harga Mobil Terbaru Agustus 2026, Toyota hingga BYD Mulai Rp170 Jutaan
Honda Click 160 vs Yamaha Aerox SP: Mana Lebih Unggul? Ini Perbandingannya
Perbandingan Honda Super One vs Wuling Aira EV, Mana yang Lebih Cocok untuk Harian?
OMOWAY OMO-X Resmi Hadir di Indonesia, Motor Listrik Canggih dengan Self-Balancing
Harga Honda PCX 160 dan Yamaha Nmax Agustus 2026
Suzuki Burgman Street 2026 Resmi Meluncur
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:00 WIB

VinFast Rasad Meluncur, Skuter Listrik 100 Km/Jam Penantang Honda PCX dan Yamaha NMax

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Mitsubishi ASX VR-e Resmi Diperkenalkan, Mobil Listrik 400 HP Berbasis Foxtron

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Harga Mobil Terbaru Agustus 2026, Toyota hingga BYD Mulai Rp170 Jutaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Honda Click 160 vs Yamaha Aerox SP: Mana Lebih Unggul? Ini Perbandingannya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Perbandingan Honda Super One vs Wuling Aira EV, Mana yang Lebih Cocok untuk Harian?

Berita Terbaru