Gelombang Pengunduran Diri Guncang Pasar Modal, Lima Petinggi BEI–OJK Mundur dalam Sehari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Gelombang Pengunduran Diri Guncang Pasar Modal, Lima Petinggi BEI–OJK Mundur dalam Sehari
Dinamika besar mengguncang pasar modal Indonesia. Dalam satu hari, Jumat (30/1/2026), sebanyak lima pimpinan di lingkungan Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan resmi menyatakan pengunduran diri dari jabatannya. Fenomena ini menjadi sorotan luas di tengah tekanan berat yang sedang dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Gelombang pengunduran diri diawali oleh Iman Rachman, yang melepas jabatannya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia. Pengunduran diri tersebut diumumkan pada Jumat (30/1/2026) dan langsung memicu spekulasi di kalangan pelaku pasar terkait stabilitas dan arah kebijakan bursa ke depan.

Tak lama berselang, pengunduran diri juga datang dari pucuk pimpinan OJK. Mahendra Siregar menyatakan pamit dari posisinya sebagai Ketua Dewan Komisioner. Langkah ini memperkuat sinyal adanya perubahan besar di tubuh otoritas pengawas sektor keuangan nasional.

Baca Juga :  IHSG Ditutup Menguat 0,91% ke 6.231, Saham BNBR, TLKM, dan BBRI Pimpin Reli Bursa

Selanjutnya, Inarno Djajadi, yang menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, turut menyampaikan pengunduran diri. Posisi ini selama ini memegang peran strategis dalam pengawasan perdagangan saham dan instrumen derivatif.

Gelombang tersebut berlanjut dengan mundurnya I.B. Aditya Jayaantara, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK. Pengunduran dirinya menambah panjang daftar pejabat kunci yang meninggalkan jabatan dalam waktu hampir bersamaan.

Terbaru, OJK secara resmi mengumumkan pengunduran diri Mirza Adityaswara dari posisi Wakil Ketua Dewan Komisioner. Dengan demikian, total lima petinggi BEI dan OJK mundur dalam satu hari yang sama, sebuah peristiwa yang terbilang langka dalam sejarah pasar modal Indonesia.

Baca Juga :  Harga Emas 98 Persen di Padang dan Sungai Penuh Turun Tajam, Anjlok Rp800 Ribu

Hingga kini, belum ada penjelasan terperinci terkait alasan personal maupun institusional di balik pengunduran diri serentak tersebut. Namun, pengamat menilai momentum ini tidak bisa dilepaskan dari tekanan pasar, sorotan internasional, serta tuntutan penguatan tata kelola dan transparansi di sektor keuangan nasional.

Pasar kini menanti langkah lanjutan pemerintah dan regulator terkait pengisian jabatan-jabatan strategis tersebut. Stabilitas pasar modal, kepercayaan investor, serta kesinambungan kebijakan menjadi perhatian utama di tengah situasi yang dinilai krusial bagi perekonomian Indonesia. (***)

Berita Terkait

Sido Muncul Bagikan Dividen Interim Rp300 Miliar, Ini Jadwal Cair dan Nilai per Saham
BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Pengunjung Tembus 65.800 Orang
Token Nvidia Melonjak 224 Persen, Minat Investor terhadap Saham AS Meningkat
Cara Daftar Pelatihan Vokasi Kemenaker 2026, Cek Syarat dan Fasilitasnya
Pendapatan Meta Tembus Rp 1.151 Triliun, Investasi AI Makin Besar
QRIS Dipakai untuk Judi Online? BI Siapkan Sanksi hingga Cabut Izin
Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai EV, Investasi Tembus Rp21 Triliun
Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Sido Muncul Bagikan Dividen Interim Rp300 Miliar, Ini Jadwal Cair dan Nilai per Saham

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:00 WIB

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Pengunjung Tembus 65.800 Orang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:05 WIB

Token Nvidia Melonjak 224 Persen, Minat Investor terhadap Saham AS Meningkat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Cara Daftar Pelatihan Vokasi Kemenaker 2026, Cek Syarat dan Fasilitasnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Pendapatan Meta Tembus Rp 1.151 Triliun, Investasi AI Makin Besar

Berita Terbaru