TEKNOLOGI – Meta Platforms mencatatkan pendapatan kuartalan mencapai 64 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.151 triliun. Hasil tersebut melampaui perkiraan analis sekaligus menunjukkan pertumbuhan bisnis perusahaan teknologi yang menaungi Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Dalam laporan keuangan yang diberitakan Kompas.com pada 22 Oktober 2026, pendapatan Meta berada di atas estimasi analis sebesar 63,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.139 triliun. Selain mencatatkan kinerja pendapatan yang kuat, perusahaan juga mengumumkan rencana pemecahan saham atau stock split dengan rasio 2:1.
Langkah tersebut menjadi perhatian investor karena dilakukan ketika Meta terus meningkatkan investasi untuk pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Pendapatan Meta Lampaui Ekspektasi Analis
Pendapatan Meta pada kuartal III menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada kuartal III tahun lalu, perusahaan membukukan pendapatan sebesar 51,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 921 triliun.
Jika dibandingkan dengan pencapaian tersebut, pendapatan terbaru Meta memperlihatkan pertumbuhan tahunan yang cukup signifikan.
Namun, kinerja perusahaan tidak hanya dilihat dari pendapatan. Investor juga memperhatikan laba per saham atau earnings per share (EPS), yang menggambarkan besaran laba yang diperoleh untuk setiap saham berdasarkan perhitungan akuntansi.
Meta melaporkan EPS berdasarkan prinsip akuntansi GAAP sebesar 3,83 dollar AS atau sekitar Rp 68.900 per saham. Angka itu masih lebih tinggi daripada proyeksi analis sebesar 3,56 dollar AS atau sekitar Rp 64.000 per saham.
Meski demikian, hasil EPS tersebut dipengaruhi biaya hukum terkait penyelesaian perkara mengenai kesehatan mental remaja. Tanpa memperhitungkan beban hukum tersebut, EPS Meta diperkirakan mencapai 7,40 dollar AS atau sekitar Rp 133.100 per saham.
Perbedaan tersebut memperlihatkan pentingnya memahami komponen biaya ketika menilai kinerja keuangan perusahaan teknologi besar. Laba yang dilaporkan berdasarkan GAAP perlu dibedakan dari angka yang telah disesuaikan atau tidak memasukkan beban tertentu.
Meta Umumkan Stock Split dengan Rasio 2:1
Bersamaan dengan laporan keuangan, Meta mengumumkan pemecahan saham dengan rasio 2:1. Dalam skema yang dijelaskan pada laporan sumber, pemegang saham Meta Kelas A akan menerima satu saham Kelas C yang tidak memiliki hak suara.
Struktur tersebut memungkinkan perusahaan memberikan saham tambahan kepada pemegang saham tanpa secara langsung mengurangi kendali CEO Mark Zuckerberg atas perusahaan.
Kebijakan ini juga berkaitan dengan struktur kepemilikan saham Meta yang memiliki perbedaan hak suara antarkelas saham.
Bagi investor, stock split perlu dipahami secara tepat. Pemecahan saham atau pemberian saham tambahan tidak dengan sendirinya meningkatkan nilai ekonomi perusahaan maupun menjamin kenaikan harga saham di pasar.
Dampaknya terhadap nilai investasi bergantung pada ketentuan pelaksanaan, struktur saham yang digunakan, dan pergerakan pasar setelah pengumuman.
Karena itu, investor perlu membaca rincian resmi perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi berdasarkan kabar pemecahan saham.
Belanja Modal AI Meta Makin Besar
Di luar kinerja pendapatan dan pengumuman saham, Meta juga meningkatkan batas bawah proyeksi belanja modal atau capital expenditure (capex) tahunannya.
Sebelumnya, perusahaan memperkirakan belanja modal berada pada rentang 130 miliar hingga 145 miliar dollar AS, setara dengan sekitar Rp 2.338 triliun sampai Rp 2.608 triliun.
Kini, batas bawah proyeksi tersebut dinaikkan menjadi 135 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.428 triliun. Sementara itu, batas atas tetap sebesar 145 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.608 triliun.
Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan investasi infrastruktur teknologi masih menjadi perhatian utama perusahaan.
Pengembangan AI membutuhkan dukungan pusat data, komputasi berperforma tinggi, jaringan, serta perangkat keras pendukung lainnya. Infrastruktur tersebut diperlukan untuk melatih dan menjalankan model AI sekaligus mendukung pengembangan produk digital.
Meta juga perlu menjaga kapasitas teknologinya untuk melayani miliaran pengguna di berbagai platform. Oleh sebab itu, peningkatan belanja modal dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat kemampuan AI dan mempertahankan daya saing.
Meski begitu, besarnya belanja modal juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan investor. Pengeluaran infrastruktur dalam jumlah besar dapat memengaruhi arus kas dan profitabilitas apabila hasil investasi tidak sesuai dengan target perusahaan.
Apa Artinya bagi Investor Saham Meta?
Kinerja pendapatan yang melampaui ekspektasi dapat menjadi sinyal positif mengenai perkembangan bisnis Meta. Namun, keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada satu laporan keuangan atau pengumuman stock split.
Investor perlu mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain pertumbuhan pendapatan, laba bersih, arus kas, perkembangan bisnis iklan digital, biaya operasional, serta efektivitas investasi AI.
Pengumuman pemecahan saham juga perlu dibedakan dari faktor fundamental perusahaan. Secara umum, stock split mengubah struktur atau jumlah saham sesuai mekanisme yang ditetapkan, tetapi tidak otomatis menambah nilai keseluruhan investasi.
Sementara itu, kenaikan belanja modal Meta memperlihatkan besarnya sumber daya yang dialokasikan untuk memperkuat infrastruktur AI. Keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan menghasilkan pertumbuhan pendapatan dan keuntungan dari investasi tersebut.
Dengan pendapatan kuartalan yang mencapai 64 miliar dollar AS dan rencana belanja modal yang semakin besar, perkembangan Meta berikutnya akan menjadi perhatian pelaku pasar, terutama dalam persaingan industri AI dan periklanan digital global.
Investor tetap perlu memeriksa laporan resmi perusahaan, rincian pelaksanaan pemecahan saham, serta risiko pasar sebelum menentukan langkah investasi.
FAQ: Pendapatan Meta dan Stock Split 2:1
1. Berapa pendapatan kuartalan Meta pada laporan terbaru?
Meta mencatatkan pendapatan sebesar 64 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.151 triliun, berdasarkan materi laporan yang diterbitkan pada 22 Oktober 2026.
2. Apa itu stock split 2:1?
Stock split 2:1 merupakan aksi korporasi yang mengubah jumlah atau struktur saham berdasarkan ketentuan tertentu. Mekanisme spesifik yang diumumkan Meta perlu diperiksa melalui dokumen resmi perusahaan.
3. Apakah stock split otomatis membuat investor untung?
Tidak. Pemecahan saham tidak otomatis meningkatkan nilai ekonomi perusahaan atau menjamin keuntungan investor. Harga saham dan hasil investasi tetap dipengaruhi kondisi pasar serta kinerja bisnis.
4. Mengapa Meta meningkatkan belanja modal?
Salah satu fokus investasinya adalah pengembangan infrastruktur teknologi, termasuk pusat data dan kebutuhan komputasi untuk mendukung kecerdasan buatan.
5. Berapa proyeksi belanja modal Meta setelah direvisi?
Berdasarkan informasi sumber, Meta menaikkan batas bawah proyeksi belanja modal menjadi 135 miliar dollar AS, sedangkan batas atas tetap 145 miliar dollar AS.
6. Apakah laporan keuangan yang kuat menjamin saham Meta naik?
Tidak. Pergerakan harga saham dipengaruhi banyak faktor, termasuk ekspektasi investor, valuasi, kondisi ekonomi, persaingan, dan prospek keuntungan perusahaan.
Catatan: Berita ini disusun berdasarkan materi sumber yang tersedia. Informasi mengenai rincian stock split dan laporan keuangan sebaiknya dicocokkan dengan dokumen resmi Meta sebelum publikasi.









