Friderica Widyasari Resmi Jadi Ketua OJK, Gantikan Mahendra Siregar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Friderica Widyasari Dewi resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggantikan Mahendra Siregar yang mengundurkan diri dari jabatannya. Pengangkatan tersebut diputuskan pada Jumat, 31 Januari 2026, sebagai langkah menjaga stabilitas dan kesinambungan pengawasan sektor jasa keuangan nasional di tengah dinamika pasar yang sedang bergejolak.

Penunjukan Friderica dilakukan menyusul gelombang pengunduran diri sejumlah pimpinan lembaga keuangan, termasuk di OJK dan Bursa Efek Indonesia. Pemerintah menilai diperlukan figur internal yang memahami secara menyeluruh kondisi dan tantangan sektor jasa keuangan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan efektif.

Selain dipercaya sebagai Ketua Dewan Komisioner, Friderica juga merangkap jabatan sebagai Wakil Ketua OJK. Penugasan ganda ini bersifat sementara sambil menunggu proses penetapan struktur definitif Dewan Komisioner OJK sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Daftar Leasing Mobil Resmi OJK 2025, Aman untuk Kredit Mobil Baru dan Bekas

Friderica bukan sosok baru di lingkungan OJK. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen. Pengalaman panjangnya di sektor pengawasan dinilai menjadi modal penting dalam memimpin OJK pada fase krusial saat ini.

Sementara itu, pengunduran diri Mahendra Siregar disebut berkaitan dengan tanggung jawab moral atas kondisi pasar modal yang mengalami tekanan signifikan. Pemerintah menghormati keputusan tersebut dan memastikan transisi kepemimpinan berjalan tertib tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Pasca pengumuman penunjukan Friderica, sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara terpantau mendatangi kantor pusat OJK di Wisma Danantara, Jakarta. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandakan perhatian serius pemerintah terhadap kondisi sektor keuangan nasional.

Baca Juga :  Cara Memilih Asuransi Mobil yang Tepat, Sesuaikan dengan Usia Kendaraan

Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk mendorong reformasi pasar keuangan, termasuk penguatan tata kelola, transparansi, serta perlindungan investor dan konsumen jasa keuangan. OJK di bawah kepemimpinan baru diharapkan mampu mempercepat agenda tersebut.

Dengan penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK, publik berharap kepercayaan pasar dapat segera pulih dan stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga. OJK diharapkan terus memainkan peran strategis sebagai regulator dan pengawas yang independen, kredibel, serta responsif terhadap tantangan ekonomi ke depan. (***)

Berita Terkait

Sido Muncul Bagikan Dividen Interim Rp300 Miliar, Ini Jadwal Cair dan Nilai per Saham
BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Pengunjung Tembus 65.800 Orang
Token Nvidia Melonjak 224 Persen, Minat Investor terhadap Saham AS Meningkat
Cara Daftar Pelatihan Vokasi Kemenaker 2026, Cek Syarat dan Fasilitasnya
Pendapatan Meta Tembus Rp 1.151 Triliun, Investasi AI Makin Besar
QRIS Dipakai untuk Judi Online? BI Siapkan Sanksi hingga Cabut Izin
Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai EV, Investasi Tembus Rp21 Triliun
Pemerintah Siapkan Aturan Data Center, Investor Asing Diminta Gandeng Pengusaha Lokal
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Sido Muncul Bagikan Dividen Interim Rp300 Miliar, Ini Jadwal Cair dan Nilai per Saham

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:00 WIB

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Pengunjung Tembus 65.800 Orang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:05 WIB

Token Nvidia Melonjak 224 Persen, Minat Investor terhadap Saham AS Meningkat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Cara Daftar Pelatihan Vokasi Kemenaker 2026, Cek Syarat dan Fasilitasnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Pendapatan Meta Tembus Rp 1.151 Triliun, Investasi AI Makin Besar

Berita Terbaru