BANDUNG-Persib Bandung kembali jadi sorotan jelang duel kontra PSBS Biak di lanjutan BRI Super League 2025/2026, Minggu (25/1/2026) malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Bukan hanya karena target tiga poin di kandang, tetapi juga karena satu kabar penting yang langsung mengubah peta kekuatan Maung Bandung.
Gelandang Persib, Eliano Reijnders, dipastikan absen pada laga krusial ini akibat akumulasi kartu kuning. Kehilangan Eliano bukan hal sepele, sebab perannya di lini tengah selama ini menjadi penyeimbang antara bertahan dan menyerang. Absennya pemain ini memaksa Persib melakukan penyesuaian besar dalam skema permainan.
Pelatih Bojan Hodak diprediksi akan memaksimalkan Marc Klok sebagai poros utama permainan. Bersama Thom Haye dan Luciano Guaycochea, lini tengah Persib dituntut tetap dominan meski tanpa Eliano. Transisi cepat dan penguasaan bola akan menjadi kunci untuk menekan PSBS Biak sejak awal pertandingan.
Di sektor belakang, Persib masih mengandalkan kekuatan lini pertahanan yang relatif stabil. Dukungan penuh Bobotoh di GBLA diharapkan mampu menambah tekanan mental bagi tim tamu, sekaligus memompa kepercayaan diri pemain Persib sepanjang laga.
PSBS Biak sendiri datang tanpa beban besar, namun membawa misi mencuri poin di kandang lawan. Tim asal Papua ini diperkirakan bermain lebih rapat dan mengandalkan serangan balik cepat, strategi yang kerap merepotkan tim-tim besar di kompetisi Super League.
Meski unggul secara materi pemain dan bermain di kandang, Persib tak bisa menganggap laga ini sebagai pertandingan mudah. Kehilangan Eliano Reijnders bisa menjadi celah yang dimanfaatkan PSBS Biak jika Maung Bandung lengah di lini tengah.
Bojan Hodak disebut masih menunggu kondisi akhir beberapa pemain jelang kick-off. Namun satu hal yang pasti, Persib wajib tampil agresif sejak menit awal demi mengamankan poin penuh dan menjaga momentum persaingan di papan atas klasemen.
Laga Persib vs PSBS Biak pun bukan sekadar pertandingan biasa. Tanpa Eliano Reijnders, pertandingan ini menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Persib dan kecerdikan Bojan Hodak dalam meramu strategi.
Editor : Fanda Yosephta









