JAKARTA-Peluang masuk sekolah kedinasan pada 2026 semakin terbuka dengan dipersiapkannya dua institusi baru. Pemerintah menghadirkan pilihan tambahan bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin kuliah gratis sekaligus memiliki prospek diangkat menjadi CPNS setelah lulus.
Sekolah kedinasan tetap menjadi jalur favorit karena bebas biaya pendidikan dan menyediakan fasilitas pendukung seperti asrama serta pembelajaran terstruktur. Lulusannya disiapkan untuk mengisi kebutuhan aparatur sipil negara sesuai formasi instansi.
Dua sekolah baru ini lahir dari penyesuaian kelembagaan pascarestrukturisasi kementerian. Pemerintah menilai perlunya penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan tugas di bidang hukum, imigrasi, dan pemasyarakatan.
Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) dipersiapkan di bawah Kementerian Hukum. Institusi ini direncanakan membuka empat program studi Hukum Terapan dengan total kuota sekitar 200 calon mahasiswa.
Selain itu, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas) akan dikelola Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pembentukan politeknik ini ditujukan untuk mencetak SDM profesional dan berintegritas di sektor keimigrasian dan pemasyarakatan.
Izin pembukaan program studi dan regulasi organisasi kedua politeknik tersebut tengah diproses. Tahapan persiapan meliputi penataan struktur organisasi, pengalihan SDM, serta pengembangan sarana prasarana pendidikan.
Kehadiran sekolah kedinasan baru diharapkan memperluas akses pendidikan gratis sekaligus meningkatkan kualitas aparatur negara. Kurikulum dirancang adaptif terhadap dinamika hukum dan pelayanan publik.
Calon peserta diimbau memantau informasi resmi melalui portal Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan situs kementerian terkait. Persiapan akademik, administrasi, dan kebugaran fisik menjadi kunci menghadapi seleksi. (***)









