Dosen Matematika Jadi Miliarder, Ini Rahasia Investasi Jim Simons

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Seorang dosen matematika membuktikan bahwa ilmu yang dianggap rumit justru bisa menjadi jalan menuju kekayaan luar biasa. Sosok tersebut adalah James Harris Simons, yang sukses membangun kerajaan investasi hingga mengantarkannya menjadi miliarder dunia.

Kisah sukses ini bermula dari kecintaan Simons terhadap matematika sejak muda. Ia berhasil meraih gelar doktor di usia 23 tahun dari University of California, Berkeley dan kemudian mengajar di Harvard University. Tak hanya itu, ia juga sempat membantu pemerintah Amerika Serikat dalam memecahkan kode rahasia berbasis matematika.

Meski memiliki karier akademik yang cemerlang, Simons merasa penghasilannya sebagai dosen belum cukup. Ia kemudian mulai mencari cara lain untuk meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan keahliannya dalam matematika dan analisis data.

Baca Juga :  Best Tablets for Students on Amazon 2026: Complete Guide from Budget Picks to Premium Study Devices

Langkah berani itu membawanya mendirikan perusahaan investasi berbasis kuantitatif bernama Renaissance Technologies pada 1982. Di perusahaan ini, ia mengumpulkan para ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu untuk mengembangkan model matematika dalam membaca pergerakan pasar.

Pendekatan tersebut terbukti sangat sukses. Salah satu produk unggulannya, Medallion Fund, mampu menghasilkan keuntungan lebih dari US$100 miliar dalam kurun waktu 1988 hingga 2018. Imbal hasil tahunannya bahkan mencapai sekitar 66% sebelum biaya dan 39% setelah biaya.

Kinerja luar biasa itu membuatnya melampaui investor legendaris seperti Warren Buffett, George Soros, hingga Peter Lynch. Namun, dana tersebut tidak terbuka untuk publik dan hanya dikelola secara internal.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Menguat, Emas 1 Kg Sentuh Rp2,57 Miliar

Berkat kesuksesan di dunia investasi, Simons berhasil mengumpulkan kekayaan mencapai US$30,7 miliar atau sekitar Rp482 triliun. Ia pun masuk dalam daftar orang terkaya dunia dan dikenal sebagai pelopor investasi berbasis data dan algoritma.

Simons meninggal dunia pada 10 Mei 2024 di New York City pada usia 86 tahun. Di akhir hidupnya, ia aktif dalam kegiatan filantropi dengan menyumbangkan sebagian besar hartanya untuk pendidikan dan riset, meninggalkan warisan besar di dunia sains dan investasi.(*/Tim)

Berita Terkait

Cara Menggunakan ShopeePay untuk Belanja Grosir Online dan Offline
Leasing Mobil Terbaik di Indonesia 2026, Pilihan Kredit Mobil Bunga Rendah yang Banyak Dicari
Huawei Luncurkan Watch Kids X1 Series, Smartwatch Anak Bisa Video Call dan Pantau Lokasi
Bank Buka Pelayanan Terbatas Minggu 17 Mei 2026, Cek Jadwal BRI, BCA, Mandiri hingga BSI Selama Long Weekend
Daftar ATM dan CRM Bank Jambi yang Aktif 2026, Lengkap Semua Wilayah untuk Tarik Tunai dan Setor Tunai
Harga iPhone 17e di Indonesia Bocor, Bawa Desain Premium dan Modem 5G Baru
Bank Tutup 15 Mei 2026? Berikut Jadwal Layanan BCA, BRI, Mandiri dan BNI Saat Cuti Bersama
Garuda Indonesia Rombak Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Lengkap Terbaru 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:00 WIB

Cara Menggunakan ShopeePay untuk Belanja Grosir Online dan Offline

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:01 WIB

Leasing Mobil Terbaik di Indonesia 2026, Pilihan Kredit Mobil Bunga Rendah yang Banyak Dicari

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:00 WIB

Huawei Luncurkan Watch Kids X1 Series, Smartwatch Anak Bisa Video Call dan Pantau Lokasi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:01 WIB

Bank Buka Pelayanan Terbatas Minggu 17 Mei 2026, Cek Jadwal BRI, BCA, Mandiri hingga BSI Selama Long Weekend

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:00 WIB

Daftar ATM dan CRM Bank Jambi yang Aktif 2026, Lengkap Semua Wilayah untuk Tarik Tunai dan Setor Tunai

Berita Terbaru