OTOMOTIF – Pilihan mobil listrik di Indonesia semakin berkembang. Jika sebelumnya kendaraan listrik identik dengan harga tinggi, kini konsumen sudah memiliki lebih banyak pilihan pada kisaran Rp400 jutaan.
Menariknya, segmen tersebut tidak hanya diisi mobil listrik berjenis hatchback atau SUV. Sejumlah pabrikan juga menawarkan MPV listrik yang lebih cocok untuk kebutuhan keluarga.
Beberapa merek yang memiliki produk di rentang harga tersebut antara lain Aion, Aletra, BYD, Chery, Geely, MG, VinFast, dan Wuling.
Harga yang tercantum dapat berbeda berdasarkan varian, kebijakan dealer, promo, maupun skema pembelian, terutama untuk model yang menawarkan pilihan sewa baterai.
Aion Punya Beberapa Pilihan di Bawah Rp500 Juta
Aion menjadi salah satu merek yang menawarkan beberapa model kendaraan listrik di rentang harga Rp400 jutaan.
Aion Y Plus Exclusive menjadi salah satu pilihan dengan harga sekitar Rp419 juta, sedangkan varian Aion Y Plus Premium berada di kisaran Rp479 juta.
Ada pula Aion V Exclusive yang merupakan SUV listrik dengan harga sekitar Rp499 juta.
Dengan pilihan tersebut, konsumen dapat memilih berdasarkan kebutuhan, mulai dari mobil dengan karakter lebih praktis hingga SUV dengan posisi berkendara yang lebih tinggi.
Aletra L8 EV untuk Konsumen yang Membutuhkan MPV
Bagi keluarga yang membutuhkan kabin lebih luas, Aletra L8 EV menjadi salah satu pilihan menarik.
MPV listrik tersebut dipasarkan sekitar Rp488 juta. Konsepnya lebih mengutamakan ruang kabin dan kebutuhan perjalanan keluarga.
Kehadiran Aletra juga memperlihatkan bahwa persaingan mobil listrik di Indonesia tidak lagi hanya didominasi merek yang sudah lama bermain di pasar otomotif.
BYD Tawarkan Atto 3, Dolphin hingga M6
BYD memiliki sejumlah model di kelas harga Rp400 jutaan.
Salah satunya adalah BYD Atto 3 Advanced yang dibanderol sekitar Rp415 juta.
Ada pula BYD Dolphin Premium dengan harga sekitar Rp429 juta. Model ini memiliki karakter lebih kompak dibandingkan SUV.
Untuk konsumen keluarga, BYD menawarkan M6, sebuah MPV listrik yang tersedia dalam konfigurasi tujuh penumpang maupun captain seat.
Harga BYD M6 Superior 7-Seater berada di kisaran Rp423 juta, sementara varian Superior Captain Seat sekitar Rp433 juta.
Kehadiran M6 membuat pilihan mobil listrik BYD cukup luas karena konsumen dapat memilih antara SUV, hatchback, dan MPV.
Chery E5 Dibanderol Rp419,9 Juta
Chery juga ikut meramaikan segmen kendaraan listrik menengah melalui Chery E5.
SUV listrik tersebut ditawarkan dengan harga sekitar Rp419,9 juta.
Model ini menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan bentuk SUV tetapi masih berada di bawah batas harga Rp500 juta.
Geely EX5 Pro di Kisaran Rp475 Juta
Geely menawarkan EX5 Pro untuk konsumen yang mencari SUV listrik pada kelas menengah.
Harga Geely EX5 Pro berada di kisaran Rp475 juta.
Dengan semakin banyaknya merek asal China yang masuk ke pasar Indonesia, konsumen kini mempunyai pilihan yang semakin beragam dari sisi desain, teknologi, fitur dan harga.
MG Punya Beberapa Model Mobil Listrik
MG termasuk merek yang memiliki cukup banyak pilihan mobil listrik di rentang harga Rp400 jutaan.
MG 4 EV Magnify menjadi salah satu model dengan harga sekitar Rp405 juta, sedangkan MG 4 EV Magnify Max berada di sekitar Rp419 juta.
Ada pula MG ZS EV yang dibanderol sekitar Rp417,5 juta.
Untuk konsumen yang menginginkan SUV dengan spesifikasi lebih tinggi, tersedia MG S5 EV Magnify Max dengan harga sekitar Rp455,9 juta.
VinFast Hadir dengan Beragam Model
VinFast juga menawarkan beberapa kendaraan listrik di Indonesia dengan rentang harga yang cukup luas.
Model yang berada di kelas ini antara lain VinFast V6 Eco dengan harga sekitar Rp404,2 juta.
Kemudian terdapat V6 Plus sekitar Rp461,6 juta dan V6 Plus dengan skema sewa baterai sekitar Rp413,7 juta.
VinFast juga menawarkan VF E34 sekitar Rp411,86 juta serta MPV 7 dengan harga sekitar Rp420 juta.
Untuk VF 7 Eco, harga yang tercantum sekitar Rp464 juta dengan skema sewa baterai.
Perbedaan skema kepemilikan baterai perlu diperhatikan konsumen karena dapat memengaruhi biaya kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.
Wuling Punya Dua MPV Listrik
Wuling juga menghadirkan pilihan kendaraan listrik untuk keluarga.
Ada Wuling Eksion EV EX yang berada di kisaran Rp469 juta.
Sementara itu, Wuling Cortez Darion EV EX ditawarkan sekitar Rp459 juta.
Keduanya menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan dengan ruang kabin lebih besar dibandingkan mobil listrik perkotaan berukuran kecil.
Daftar Harga Mobil Listrik Rp400 Jutaan
Berikut rangkuman model yang berada pada kisaran harga Rp400 jutaan berdasarkan data yang tersedia:
| Merek | Model | Harga sekitar |
|---|---|---|
| Aion | Y Plus Exclusive | Rp419 juta |
| Aion | Y Plus Premium | Rp479 juta |
| Aion | V Exclusive | Rp499 juta |
| Aletra | L8 EV | Rp488 juta |
| BYD | Atto 3 Advanced | Rp415 juta |
| BYD | Dolphin Premium | Rp429 juta |
| BYD | M6 Superior 7-Seater | Rp423 juta |
| BYD | M6 Superior Captain Seat | Rp433 juta |
| Chery | E5 | Rp419,9 juta |
| Geely | EX5 Pro | Rp475 juta |
| MG | 4 EV Magnify | Rp405 juta |
| MG | 4 EV Magnify Max | Rp419 juta |
| MG | ZS EV | Rp417,5 juta |
| MG | S5 EV Magnify Max | Rp455,9 juta |
| VinFast | V6 Eco | Rp404,2 juta |
| VinFast | V6 Plus | Rp461,6 juta |
| VinFast | V6 Plus Sewa Baterai | Rp413,7 juta |
| VinFast | VF E34 | Rp411,86 juta |
| VinFast | MPV 7 | Rp420 juta |
| VinFast | VF 7 Eco Sewa Baterai | Rp464 juta |
| Wuling | Eksion EV EX | Rp469 juta |
| Wuling | Cortez Darion EV EX | Rp459 juta |
Jangan Hanya Membandingkan Harga
Membeli mobil listrik tidak cukup hanya dengan melihat angka pada daftar harga.
Konsumen juga perlu memperhatikan kapasitas baterai, jarak tempuh, waktu pengisian daya, garansi baterai, jaringan servis, ketersediaan stasiun pengisian, serta biaya kepemilikan.
Khusus kendaraan dengan skema sewa baterai, calon pembeli sebaiknya menghitung biaya bulanan atau biaya penggunaan baterai secara keseluruhan.
Selain itu, kapasitas penumpang juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Mobil listrik berjenis hatchback mungkin lebih praktis untuk penggunaan perkotaan, sementara SUV menawarkan posisi berkendara yang lebih tinggi. Untuk keluarga besar, MPV dapat menjadi pilihan yang lebih rasional.
Mobil Listrik Rp400 Jutaan Semakin Kompetitif
Banyaknya pilihan pada kisaran Rp400 jutaan menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik Indonesia semakin kompetitif.
Konsumen tidak lagi hanya dihadapkan pada satu atau dua model. Saat ini tersedia pilihan dari berbagai merek dengan karakter berbeda, mulai dari mobil kompak, hatchback, SUV hingga MPV.
Persaingan tersebut juga berpotensi mendorong produsen menghadirkan teknologi, fitur dan layanan purnajual yang semakin baik.
Pada akhirnya, pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing konsumen. Harga pembelian hanyalah salah satu faktor yang perlu diperhitungkan sebelum memutuskan membeli mobil listrik.
FAQ
Apa saja mobil listrik Rp400 jutaan di Indonesia?
Beberapa pilihan antara lain Aion Y Plus, BYD Atto 3, BYD Dolphin, BYD M6, Chery E5, Geely EX5 Pro, MG 4 EV, MG ZS EV, VinFast V6, dan sejumlah model Wuling.
Mobil listrik termurah dalam daftar ini apa?
Berdasarkan daftar harga tersebut, MG 4 EV Magnify berada di sekitar Rp405 juta, sementara VinFast V6 Eco sekitar Rp404,2 juta. Harga aktual dapat berubah mengikuti kebijakan produsen dan dealer.
Apakah ada MPV listrik Rp400 jutaan?
Ada. Beberapa di antaranya BYD M6, Aletra L8 EV, VinFast MPV 7 serta model MPV listrik dari Wuling.
Apa yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil listrik?
Selain harga, perhatikan jarak tempuh, kapasitas baterai, garansi, waktu pengisian, jaringan servis, ketersediaan charging station dan biaya kepemilikan.
Apakah mobil listrik dengan sewa baterai lebih murah?
Harga awal kendaraan dapat terlihat lebih rendah, tetapi konsumen perlu menghitung biaya sewa baterai secara keseluruhan sebelum menentukan pilihan.
Apakah mobil listrik Rp400 jutaan cocok untuk keluarga?
Tergantung kebutuhan. Untuk keluarga dengan anggota lebih banyak, MPV listrik dapat menjadi pilihan karena menawarkan kapasitas kabin dan tempat duduk yang lebih besar.
Editor : Dedi Dora









