Cara Menghitung Pengeluaran Bulanan

Secara Efektif agar Keuangan Tetap Stabil

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Cara menghitung pengeluaran bulanan yang efektif meliputi pencatatan semua transaksi (kebutuhan & keinginan) selama 30 hari, mengkategorikannya, dan membandingkannya dengan pendapatan menggunakan metode seperti 50-30-20 (50% kebutuhan, 30% keinginan, 20% tabungan/investasi).
Gunakan aplikasi, spreadsheet, atau buku catatan untuk memantau pengeluaran agar tetap terkendali.
Langkah-langkah Mengatur Pengeluaran Bulanan:
Hitung Total Pemasukan Bersih:
Ketahui jumlah pasti pendapatan bersih (gaji pokok, tunjangan, atau bonus) setiap bulan.
Catat Seluruh Pengeluaran (30 Hari):
Catat setiap pengeluaran, sekecil apapun (jajan, ongkir, kopi harian), untuk menyadari pola konsumsi.
Kategorikan Pengeluaran:
Bagi pengeluaran ke dalam dua kelompok utama:
Kebutuhan Pokok (Needs): Biaya sewa/cicilan, listrik, air, makan, transportasi.
Keinginan (Wants): Hiburan, belanja hobi, jajan/nongkrong.
Terapkan Metode Budgeting:
50-30-20 Rule: 50% pendapatan untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan/investasi/dana darurat.
Zero-Based Budgeting: Pastikan total pendapatan dikurangi total pengeluaran sama dengan nol, artinya setiap rupiah memiliki tujuan.
Evaluasi & Review:
Tinjau catatan pengeluaran di akhir bulan untuk mengevaluasi apakah ada pengeluaran yang bisa dikurangi.
Tips Mengontrol Pengeluaran:
Otomatisasi Tabungan:
Pindahkan dana tabungan/investasi di awal bulan, bukan menyisakan di akhir.
Kurangi Small Spending:
Batasi jajan harian/kopi, karena bisa memakan 10–30% anggaran.
Terapkan No-Spend Days:
Usahakan ada hari tanpa pengeluaran sama sekali (misal 4 hari per bulan).
Gunakan Aplikasi/Amplop:
Gunakan aplikasi keuangan (seperti Sribuu, Financialku) atau sistem amplop fisik/digital untuk memisahkan anggaran per kategori. (***)
Baca Juga :  Tips Lolos BI Checking 2026, Syarat Penting Agar Pengajuan Kredit Disetujui Bank

Berita Terkait

Purbaya Siapkan Teknologi Track and Trace untuk Cegah Pemalsuan Pita Cukai
Bidik Pasar BSD, Bank Sinarmas Buka Priority Lounge
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Kategori, Bansos, dan Cara Mengetahui Statusnya
BCA Bagikan Dividen Interim Rp3,07 Triliun
Bank Mandiri Minta Maaf Terkait Rekening Koordinator AMPB, Ini Penjelasannya
PPh Final UMKM Dibatasi, Ini 3 Wajib Pajak yang Masih Bisa Menggunakannya
Kisah Hui Ka Yan: Dari Miliarder Dunia, Kini Divonis Seumur Hidup
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Track and Trace untuk Cegah Pemalsuan Pita Cukai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Bidik Pasar BSD, Bank Sinarmas Buka Priority Lounge

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Kategori, Bansos, dan Cara Mengetahui Statusnya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:00 WIB

BCA Bagikan Dividen Interim Rp3,07 Triliun

Berita Terbaru