BYD M6 DM Laku 850 Unit, Apa yang Membuatnya Menarik?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS.CO.ID – BYD M6 DM menjadi salah satu model yang mencuri perhatian di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia. Mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), MPV ini menawarkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik dalam satu sistem penggerak.

Kehadiran BYD M6 DM juga memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi bagi konsumen yang menginginkan mobil dengan karakter MPV, tetapi tetap ingin memperoleh efisiensi dari teknologi elektrifikasi.

Respons konsumen terhadap model tersebut terlihat selama penyelenggaraan GIIAS 2026. BYD Indonesia mencatat pemesanan M6 DM mencapai ratusan unit selama pameran berlangsung.

Dari total lebih dari 4.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) yang diklaim diperoleh BYD Indonesia selama GIIAS 2026, sekitar 850 SPK berasal dari M6 DM.

Angka tersebut menunjukkan bahwa MPV PHEV mulai mendapatkan perhatian di tengah meningkatnya pilihan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

BYD M6 DM Menggunakan Teknologi PHEV

BYD M6 DM merupakan salah satu model yang menggunakan teknologi plug-in hybrid, sehingga kendaraan dapat memanfaatkan tenaga listrik dari baterai sekaligus mesin bensin.

Teknologi tersebut memungkinkan mobil digunakan dengan karakter berkendara yang lebih fleksibel. Dalam kondisi tertentu, kendaraan dapat memanfaatkan tenaga listrik, sedangkan mesin bensin dapat membantu ketika membutuhkan perjalanan lebih jauh.

Sistem tersebut menjadi salah satu daya tarik utama M6 DM bagi konsumen yang masih mempertimbangkan keterbatasan infrastruktur pengisian kendaraan listrik murni.

Dimensi BYD M6 DM

Sebagai sebuah MPV, BYD M6 DM memiliki dimensi yang cukup besar untuk menunjang kebutuhan keluarga.

Berikut ukuran bodinya:

  • Panjang: 4.710 mm
  • Lebar: 1.810 mm
  • Tinggi: 1.690 mm
  • Wheelbase: 2.800 mm
  • Ground clearance: sekitar 170 mm

Dimensi tersebut membuat M6 DM berada pada kelas MPV yang menawarkan ruang kabin cukup luas untuk penggunaan keluarga maupun perjalanan antarkota.

Mesin 1.498 cc Dikombinasikan Motor Listrik

BYD M6 DM dibekali mesin bensin berkapasitas 1.498 cc yang bekerja bersama motor listrik melalui sistem hybrid BYD.

Teknologi tersebut memungkinkan mesin pembakaran dan motor listrik bekerja secara terintegrasi sesuai kondisi berkendara.

BYD mencatat sistem penggerak M6 DM mampu menghasilkan tenaga hingga sekitar 160 PS, sementara motor listriknya menghasilkan torsi hingga 210 Nm.

Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem transmisi khusus kendaraan hybrid yang dirancang untuk mengoptimalkan perpindahan tenaga antara mesin bensin dan motor listrik.

Konsumsi BBM Diklaim Bisa Mencapai 65 Km per Liter

Salah satu aspek yang menjadi perhatian konsumen dari kendaraan PHEV adalah efisiensi bahan bakar.

BYD mengklaim M6 DM dapat mencapai konsumsi bahan bakar hingga sekitar 65 km per liter dalam kondisi pengujian tertentu.

Namun, angka konsumsi bahan bakar dalam penggunaan sehari-hari dapat berbeda. Faktor seperti kondisi jalan, kecepatan kendaraan, beban penumpang, gaya berkendara, kondisi baterai, serta penggunaan AC dapat memengaruhi konsumsi energi.

Baca Juga :  Toyota Baby Land Cruiser 2026 Diproyeksikan Jadi Rival Suzuki Jimny, Ini Bocoran Spesifikasinya

Karena itu, angka tersebut sebaiknya dipandang sebagai klaim atau hasil pengujian, bukan sebagai konsumsi yang pasti diperoleh seluruh pengguna.

Jarak Tempuh Gabungan Lebih dari 1.600 Km

Keunggulan lain yang ditawarkan M6 DM adalah jarak tempuh gabungan.

Dengan baterai dan tangki bahan bakar dalam kondisi penuh, BYD mengklaim kendaraan ini dapat menempuh perjalanan lebih dari 1.600 km.

Kemampuan tersebut menjadi salah satu keuntungan kendaraan PHEV karena pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian daya ketika melakukan perjalanan jauh.

Untuk penggunaan sehari-hari, pemilik tetap perlu memahami kapasitas baterai, metode pengisian, serta pola penggunaan kendaraan agar efisiensi yang diperoleh dapat maksimal.

Tersedia Lima Varian

BYD M6 DM ditawarkan dalam beberapa pilihan varian. Perbedaan varian memungkinkan konsumen memilih kendaraan sesuai kebutuhan dan anggaran.

Untuk wilayah Jakarta, harga yang tercantum pada Agustus 2026 adalah:

Varian Kapasitas Harga
Classic Standard 7 Seater Rp298 juta
Classic Dynamic 7 Seater Rp318 juta
Cross Advance 7 Seater Rp360 juta
Cross Superior 7 Seater Rp380 juta
Cross Superior Captain Seat 6 Seater Rp390 juta

Harga tersebut merupakan harga yang disebutkan untuk wilayah Jakarta dan dapat berbeda berdasarkan wilayah, kebijakan dealer, pajak, maupun program penjualan yang sedang berlangsung.

Varian Captain Seat untuk Kenyamanan Lebih Premium

Bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan penumpang belakang, tersedia varian Cross Superior Captain Seat.

Berbeda dari konfigurasi tujuh penumpang, varian ini menggunakan konfigurasi enam tempat duduk dengan captain seat.

Konfigurasi tersebut memberikan ruang yang lebih leluasa bagi penumpang baris kedua dan dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan nuansa kabin lebih premium.

Kenapa BYD M6 DM Menarik?

Ada beberapa faktor yang membuat M6 DM menarik perhatian di pasar otomotif Indonesia.

Pertama, teknologi PHEV menawarkan kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin.

Kedua, bentuk MPV membuat kendaraan ini relevan bagi konsumen keluarga yang membutuhkan kapasitas penumpang dan ruang kabin lebih besar.

Ketiga, harga awal M6 DM berada di bawah sejumlah model PHEV lain yang memiliki karakter serupa.

Keempat, kemampuan jarak tempuh gabungan yang panjang dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen yang sering melakukan perjalanan luar kota.

Namun, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan penggunaan, biaya perawatan, ketersediaan fasilitas pengisian, garansi baterai, serta layanan purnajual sebelum menentukan pilihan.

BYD M6 DM Laris di GIIAS 2026

Performa penjualan selama GIIAS 2026 menjadi salah satu indikator awal tingginya perhatian konsumen terhadap M6 DM.

Baca Juga :  Hyundai Ioniq 5 Terbaru Pakai Baterai 66,8 kWh, Jarak Tempuh Tembus 620 Km Setara Jakarta-Surabaya

Dari lebih dari 4.000 SPK yang diklaim BYD Indonesia selama pameran, sekitar 850 SPK disebut berasal dari M6 DM.

Jika angka tersebut dibandingkan dengan total SPK BYD, kontribusinya berada di kisaran 20 persen.

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kendaraan PHEV mulai memiliki pasar tersendiri di Indonesia, terutama bagi konsumen yang menginginkan efisiensi kendaraan listrik tetapi masih membutuhkan fleksibilitas mesin bensin.

Apakah BYD M6 DM Layak Dipertimbangkan?

BYD M6 DM dapat menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang sedang mencari MPV elektrifikasi dengan teknologi PHEV.

Kombinasi mesin 1.498 cc, motor listrik, konfigurasi hingga tujuh penumpang, serta harga mulai Rp298 juta membuat model ini memiliki posisi yang cukup kompetitif.

Meski demikian, keputusan membeli kendaraan tidak sebaiknya hanya berdasarkan harga dan angka konsumsi bahan bakar.

Calon pembeli perlu mempertimbangkan kebutuhan harian, jarak perjalanan, biaya kepemilikan, layanan purnajual, garansi baterai, serta ketersediaan fasilitas pengisian listrik di wilayah tempat tinggal.

Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut, konsumen dapat menentukan apakah BYD M6 DM sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki.

Kesimpulan

BYD M6 DM menjadi salah satu MPV PHEV yang menarik perhatian pasar Indonesia pada 2026. Dengan teknologi hybrid plug-in, mesin bensin 1.498 cc, motor listrik, serta pilihan konfigurasi hingga tujuh penumpang, mobil ini menawarkan alternatif bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi secara bertahap.

Harga mulai Rp298 juta untuk wilayah Jakarta membuat M6 DM berada di segmen yang cukup kompetitif.

Namun, harga, konsumsi BBM, dan jarak tempuh bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Konsumen sebaiknya melakukan perbandingan langsung dengan model PHEV maupun hybrid lain sebelum mengambil keputusan.


FAQ BYD M6 DM

Berapa harga BYD M6 DM 2026?

Harga BYD M6 DM yang tercantum untuk wilayah Jakarta mulai sekitar Rp298 juta untuk varian Classic Standard dan mencapai Rp390 juta untuk varian Cross Superior Captain Seat.

BYD M6 DM menggunakan mesin berapa cc?

BYD M6 DM menggunakan mesin bensin berkapasitas 1.498 cc yang bekerja bersama motor listrik dalam sistem plug-in hybrid.

Apakah BYD M6 DM mobil listrik murni?

Bukan. M6 DM merupakan mobil plug-in hybrid (PHEV) yang menggunakan kombinasi mesin bensin dan sistem penggerak listrik.

Berapa kapasitas penumpang BYD M6 DM?

Sebagian besar varian menggunakan konfigurasi 7 penumpang, sedangkan varian Cross Superior Captain Seat menggunakan konfigurasi 6 penumpang.

Berapa konsumsi BBM BYD M6 DM?

BYD mengklaim konsumsi bahan bakarnya dapat mencapai sekitar 65 km per liter dalam kondisi pengujian tertentu. Hasil penggunaan sehari-hari dapat berbeda.

Berita Terkait

Toyota Rangga Dimodifikasi Bergaya FJ Cruiser, Pakai Soft Top dan Ban Gambot
Suzuki Carry Minivan 2026: Estimasi Harga, Spesifikasi Mesin dan Kapasitas
Motor Listrik untuk Harian: Apakah Baterai 100 Km Sudah Memadai?
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Menang, Martin Posisi 4
Ekspor Motor Indonesia Tembus 487.940 Unit hingga September 2026
Honda Umumkan Nama Baru Sistem Hybrid, Meluncur Mulai 2027
Modal dan Prospek Bengkel Motor Listrik 2026, Ini yang Perlu Dihitung
MotoGP 2027 Punya Dua Grid, Ini Perubahan Format Balap yang Wajib Diketahui
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Toyota Rangga Dimodifikasi Bergaya FJ Cruiser, Pakai Soft Top dan Ban Gambot

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Suzuki Carry Minivan 2026: Estimasi Harga, Spesifikasi Mesin dan Kapasitas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Motor Listrik untuk Harian: Apakah Baterai 100 Km Sudah Memadai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Menang, Martin Posisi 4

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Ekspor Motor Indonesia Tembus 487.940 Unit hingga September 2026

Berita Terbaru