Bunga Deposito Digital Terbaik Juli 2026: Bank Mana Paling Untung? Simak Perbandingan Lengkapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Deposito digital semakin menjadi pilihan masyarakat Indonesia yang ingin menyimpan dana dengan risiko rendah sekaligus memperoleh imbal hasil lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Memasuki Juli 2026, persaingan antarbank digital semakin ketat. Berbagai bank menawarkan bunga deposito yang kompetitif melalui aplikasi, sehingga nasabah dapat membuka deposito kapan saja tanpa harus datang ke kantor cabang.

Tingginya minat terhadap deposito digital tidak lepas dari kemudahan proses pembukaan rekening dan fleksibilitas pilihan tenor. Di sisi lain, perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia juga membuat produk deposito kembali diminati sebagai instrumen investasi yang relatif aman. Meski demikian, calon nasabah tetap perlu membandingkan besaran bunga, ketentuan pencairan, serta status penjaminan simpanan sebelum memilih produk yang paling sesuai.

Berdasarkan berbagai penawaran yang beredar pada Juli 2026, Krom Bank menjadi salah satu bank digital dengan bunga deposito paling kompetitif, yakni hingga sekitar 8 persen per tahun pada tenor tertentu. Superbank juga menawarkan bunga hingga sekitar 7,5 persen per tahun. Sementara itu, sejumlah bank digital lain seperti SeaBank, Allo Bank, Bank Jago, blu by BCA Digital, Bank Saqu, dan Amar Bank turut menghadirkan deposito digital dengan bunga yang bersaing. Besaran bunga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan masing-masing bank dan periode promosi.

Selain mengejar bunga tinggi, nasabah perlu memperhatikan syarat pembukaan deposito. Beberapa bank menetapkan setoran awal yang relatif ringan, mulai dari ratusan ribu rupiah. Ada pula yang menawarkan fleksibilitas tenor mulai satu bulan hingga dua belas bulan. Semakin panjang tenor, biasanya bunga yang ditawarkan akan semakin menarik. Namun, nasabah sebaiknya menyesuaikan tenor dengan kebutuhan likuiditas agar dana tidak perlu dicairkan sebelum jatuh tempo.

Baca Juga :  Cara Buka Rekening Bank Digital 2026 Terbaru, Praktis Tanpa ke Kantor Cabang dan Banyak Promo Menarik

Keamanan dana juga menjadi faktor penting. Masyarakat disarankan memilih bank yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, simpanan yang memenuhi syarat akan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga batas nominal yang berlaku. Perlu diperhatikan bahwa apabila bunga deposito melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, simpanan tersebut berpotensi tidak memperoleh jaminan. Oleh karena itu, mengejar bunga tertinggi tetap harus disertai pemahaman terhadap ketentuan yang berlaku.

Sebelum membuka deposito digital, ada baiknya membandingkan beberapa aspek utama. Pertama, besaran bunga bersih setelah dipotong pajak. Kedua, biaya administrasi apabila ada. Ketiga, kemudahan pembukaan dan pencairan melalui aplikasi. Keempat, pilihan tenor yang tersedia. Kelima, reputasi bank dalam memberikan layanan kepada nasabah. Dengan mempertimbangkan seluruh aspek tersebut, keputusan investasi menjadi lebih tepat dan sesuai kebutuhan.

Sebagai ilustrasi, apabila seseorang menempatkan dana sebesar Rp100 juta pada deposito dengan bunga 8 persen per tahun selama 12 bulan, maka potensi bunga kotor yang diperoleh mencapai sekitar Rp8 juta sebelum pajak. Sebaliknya, apabila bunga yang ditawarkan hanya 5 persen, bunga kotor yang diperoleh sekitar Rp5 juta dalam periode yang sama.

Meski demikian, deposito bukan satu-satunya pilihan investasi. Bagi investor yang menginginkan potensi keuntungan lebih tinggi, tersedia instrumen seperti reksa dana, obligasi, atau saham. Namun, instrumen tersebut memiliki tingkat risiko yang lebih besar dibandingkan deposito. Karena itu, deposito digital tetap cocok bagi masyarakat yang mengutamakan keamanan modal, kebutuhan dana darurat, atau tujuan keuangan jangka pendek hingga menengah.

Baca Juga :  WhatsApp Plus Resmi Hadir di Indonesia, Langganan Mulai Rp13.900 per Bulan, Fitur Premium Ini Jadi Incaran Pengguna

Dengan semakin banyaknya pilihan bank digital di Indonesia, masyarakat memiliki kesempatan memperoleh bunga deposito yang lebih kompetitif dibandingkan beberapa tahun lalu. Sebelum memutuskan menempatkan dana, pastikan membandingkan bunga terbaru, tenor, syarat pencairan, serta status penjaminan simpanan. Langkah sederhana tersebut dapat membantu memaksimalkan hasil investasi sekaligus menjaga keamanan dana.

FAQ

1. Apa itu deposito digital?
Deposito digital adalah produk simpanan berjangka yang dapat dibuka dan dikelola sepenuhnya melalui aplikasi bank tanpa harus datang ke kantor cabang.

2. Bank digital mana yang menawarkan bunga deposito tertinggi pada Juli 2026?
Beberapa bank digital menawarkan bunga kompetitif hingga sekitar 8 persen per tahun pada tenor tertentu. Besaran bunga dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing bank.

3. Apakah deposito digital aman?
Ya, selama ditempatkan di bank yang diawasi OJK dan memenuhi syarat penjaminan LPS.

4. Berapa setoran minimum deposito digital?
Setoran minimum berbeda di setiap bank, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah.

5. Apakah deposito bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?
Bisa, tetapi beberapa bank mengenakan penalti atau mengurangi bunga yang diterima.

6. Apakah bunga deposito dikenakan pajak?
Ya. Bunga deposito dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.

7. Bagaimana memilih deposito digital terbaik?
Bandingkan bunga, tenor, biaya, kemudahan aplikasi, reputasi bank, dan pastikan simpanan memenuhi syarat penjaminan LPS. (Tim)

Berita Terkait

88% Gen Z Pilih ShopeePay, Ini Alasan Top Up E-Wallet Makin Jadi Kebutuhan Harian
Kurs Dolar AS Hari Ini 4 September 2026 di BCA, Mandiri dan BNI: Cek Kurs Beli-Jual USD
Harga Kripto Terbaru Hari Ini 4 September 2026: Bitcoin Melemah, Ethereum dan Solana Justru Naik
Antrean ASN di Bank Jambi Jadi Cermin: Bagaimana Jika Payroll BPD Dipindahkan?
Indeks Bisnis-27 Anjlok 0,95% Hari Ini, TAPG, ASII dan JPFA Jadi Saham Paling Tertekan
IHSG Hari Ini 4 September 2026 Turun 0,47% ke Level 6.636, Saham CUAN dan BUMI Masih Menguat
Harga BBM Pertamina 4 September 2026 di Sumatera: Pertamax, Turbo, Dexlite, Pertamina Dex dan Pertalite
Pertamina Batalkan Aturan Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi, Ini Penjelasan Terbarunya
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 02:02 WIB

88% Gen Z Pilih ShopeePay, Ini Alasan Top Up E-Wallet Makin Jadi Kebutuhan Harian

Jumat, 4 September 2026 - 23:21 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini 4 September 2026 di BCA, Mandiri dan BNI: Cek Kurs Beli-Jual USD

Jumat, 4 September 2026 - 20:00 WIB

Harga Kripto Terbaru Hari Ini 4 September 2026: Bitcoin Melemah, Ethereum dan Solana Justru Naik

Jumat, 4 September 2026 - 19:04 WIB

Antrean ASN di Bank Jambi Jadi Cermin: Bagaimana Jika Payroll BPD Dipindahkan?

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

Indeks Bisnis-27 Anjlok 0,95% Hari Ini, TAPG, ASII dan JPFA Jadi Saham Paling Tertekan

Berita Terbaru